BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Sabtu, 04 Desember 2021 13:27
Gaya Berbeda Edwin Santoso Reses, Pilih Tempat di Kandang Ayam Bersama Peternak

TANA PASER- Anggota DPRD Paser sekaligus ketua komisi III bidang pembangunan Edwin Santoso menggelar reses ketiganya pada 2021 ini. Tempat berbeda dipilih, jika biasanya di rumah warga atau gedung pertemuan, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu memilih kandang ayam milik kelompok Tani atau ternak Suryani Abadi.

"Ini sangat spesial, karena kandang ayam ini ialah usulan peternak tahun lalu dan kali ini sudah terwujud," kata Edwin, Jum'at (3/12).

Pria murah senyum itu menyebut, baru kali ini usulan kandang ayam direalisasikan anggota DPRD Paser dan dia yang pertama. Biasanya berupa ternak seperti ayam, kambing dan sapi. Menurutnya dipilihnya kandang ayam sebagai pokok pikiran (pokir) agar ekonomi peternak bisa naik kelas dan makin sukses. 

Peternakan ayam broiler sangat menjanjikan. Apalagi IKN (Ibu Kota Negara) akan pindah di Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser menjadi penyangga. Berdasarkan survey,  konsumsi daging ayam semakin  meningkat. Dengan begitu, pemerintah mesti terus memperhatikan kelompok-kelompok tani dan ternak baik itu pertanian sawah, perikanan, peternakan seperti ayam broiler.

Edwin menyebut pengembangan ekonomi kerakyatan mesti didampingi dan didukung penuh oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Tanam Pangan dan Hortikultura dan juga Dinas Perikanan. 

"Istilahnya kita bukan hanya memberikan ikannya saja, tapi pancingnya juga biar para petani bisa mandiri. Di sini dinas tidak hanya meminta masyakarat madiri ekonomi, namun diperlukan pendampingan baik permodalan, saat menjalani usaha hinga pada manajemen bisnisnya," terang Edwin.

Dia berharap pemerintah tidak bosan menyosialisasikan dalam memberikan pemahaman masyarakat mengenai potensi ekonomi yang bisa digali dari berbagai sumber. Dinas bisa membantu dengan memberikan informasi terbaru mengenai potensi bisnis. Seperti apa dunia peternakan, pertanian karena kemajuan teknologi sangat cepat.

Petani butuh pendampingan serius. Agar kedepan petani tidak hanya menjadi penonton saja. Tapi benar-benar mejadi pelaku ekonomi yang bisa meningkatkan taraf hidupnya dan keluarga. (adv/jib) 


BACA JUGA

Senin, 23 Mei 2022 20:24
PLN UIKL KALIMANTAN

Manfaatkan Abu Sisa Pembakaran Batubara, PLN Bedah Rumah Marbot Masjid

  JAKARTA – PT PLN (Persero) manfaatkan fly ash bottom…

Minggu, 22 Mei 2022 20:38

Proyek Jumelai On Stream, Tingkatkan Produksi Gas PHM

BALIKPAPAN– PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) terus meningkatkan asa produksi…

Jumat, 20 Mei 2022 20:11

Luncurkan Produk Hair Care, Podiy Beauty Makin Seriusi Industri Kecantikan

    BALIKPAPAN - Nanda Adi Surya dan Putri Rachmadania…

Jumat, 20 Mei 2022 19:59

PLN Sabet 4 Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2022

  Saat ini PLN fokus dalam melayani pelanggan untuk memperluas…

Jumat, 20 Mei 2022 19:57

Sukses Percepat Layanan Lewat Digitalisasi, Pengelolaan Arsip BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan ANRI

Pekanbaru- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali ukir prestasi dalam ajang penghargaan…

Jumat, 20 Mei 2022 16:51

Wapres Serahkan Manfaat Program dan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Kepada Keluarga Pekerja

Kendari-. Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyerahkan santunan kematian dan manfaat…

Rabu, 18 Mei 2022 07:55

BPJAMSOSTEK Konsisten Realisasikan PP Nomor 37 Tentang JKP Pekerja Korban PHK

Pontianak- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan-BPJamsostek tetap konsisten merealisasikan…

Sabtu, 14 Mei 2022 00:08

Terus Produktif Namun Tetap Healing? Coba Tips Ampuh Ini..

Jakarta– Riset dari WHO dan ILO menunjukkan, kerja lebih dari…


Kamis, 12 Mei 2022 18:20

Dua Gardu Induk Mobile PLN Siap Dukung Pembangunan IKN

    Pembangunan gardu induk mobile dapat lebih cepat dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers