BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Rabu, 08 September 2021 10:08
Bahas 10 Raperda, Yakin Tuntas Tiga Bulan

PENAJAM-Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Jhon Kenedy, optimistis pembahasan sepuluh rancangan peraturan daerah (Raperda) bisa tuntas maksimal dalam waktu tiga bulan ke depan.

Hal itu dia sampaikan selepas memimpin rapat paripurna penyampaian nota penjelasan bupati dan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, terhadap enam raperda dan empat raperda inisiatif di gedung DPRD PPU, Selasa (7/9).

“Kami targetkan pembahasannya bisa selesai maksimal akhir tahun nanti dan bisa diparipurnakan,” kata Jhon Kenedy.

Upaya mempercepat pembahasan juga sudah disusun dengan membentuk panitia khusus (pansus), yang berjumlah 12 anggota DPRD. Mereka bakal dibagi dalam dua pansus pembahasan sepuluh raperda ini. “Pansus I diketuai oleh Wakidi dan Pansus II diketuai oleh Sariman,” ungkap ungkap laki-laki yang kerap disapa JK ini.

Politikus Partai Demokrat ini meneruskan, satu-satunya kendala yang mungkin bakal dihadapi adalah kebijakan PPKM. Sebab, dalam pembahasan raperda nanti, ada peluang tim melakukan kajian di daerah lain.

“Tapi semoga saja PPKM levelnya turun terus, jadi tim yang sudah disiapkan bisa bekerja dengan maksimal,” beber laki-laki berdarah minang ini.

Sebagai informasi, sepuluh raperda tersebut terdiri dari enam raperda usulan pemerintah daerah. Yakni raperda tentang rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah. Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah PPU tahun 2018 – 2023. Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten PPU Tahun 2011 – 2031. Raperda tentang rencana induk pembangunan industri kabupaten. Raperda tentang cadangan pangan pemerintah daerah dan Raperda tentang retribusi penyediaan dan atau penyedotan kakus.

Sementara raperda inisiatif DPRD PPU yang akan dibahas tersebut yakni Raperda tentang paguyuban suku dan budaya. Raperda tentang pengelolaan dan pengendalian bahan berbahaya dan beracun (B3) di PPU. Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2012. Raperda tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi. (hul/adv/pro) 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 21:41

Kantor Imigrasi Balikpapan Gelar Layanan Paspor Simpatik

BALIKPAPAN – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan pada Sabtu…

Sabtu, 23 Oktober 2021 18:43

DPRD Paser Bimtek di Kota Surabaya

TANA PASER  - Selama 4 hari, tepatnya 20 - 23…

Sabtu, 23 Oktober 2021 18:40

Hendra Wahyudi Lepas 7 Atlet Paser di Peparnas XVI Papua

TANA PASER - Kabupaten Paser mengirim 7 atlet paralympic yang…

Jumat, 22 Oktober 2021 15:49

Latih Kesiapsiagaan, Pertamina Beri Pelatihan Simulasi Bencana Banjir di Teritip

Balikpapan- Bersama iCare Balikpapan berkolaborasi dengan BPBD Kota Balikpapan dan…

Jumat, 22 Oktober 2021 15:38

Pertamina Gelar Edukasi Cuci Tangan dan Sikat Gigi untuk Anak Panti Asuhan

Balikpapan – Para pekerja yang tergabung dalam Agent of Change…

Jumat, 22 Oktober 2021 10:27

DPRD Akan Panggil OPD Terkait Penanganan Banjir

TANA PASER -  DPRD Paser menindaklanjuti aspirasi mahasiswa di Kabupaten…

Kamis, 21 Oktober 2021 18:49

1.000 Bingkisan Diserahkan untuk Pasien Wisma Atlet

JAKARTA – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI menyelenggarakan bakti…

Kamis, 21 Oktober 2021 08:55

Beri Manfaat untuk Ahli Waris, BPJS Ketenagakerjaan Beri Pelatihan

BALIKPAPAN - BPJS Ketenagakerjaan menggelar pelatihan kewirausahaan kepada ahli waris…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:47

PLN UIW Kaltimra Lauching Kampus Yantek dan Gelar Peralatan

SAMARINDA- PT PLN (Persero) UP3 Samarinda menggelar dua rangkaian kegiatan…

Rabu, 20 Oktober 2021 16:45

Targetkan Sahkan 13 Perda Sampai Akhir Tahun

TANA PASER - Sampai Oktober 2021 ini, DPRD Paser telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers