BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 02 April 2020 18:36
Dewan Minta Kinerja Gugus Tugas Maksimal

Dapat Laporan Pemantauan Hanya Dilakukan Via WhatsApp

DISKUSI RINGAN: Jhon Kenedy (kiri) ketika bersama staf ahlinya Hendri (kanan) mempertanyakan kinerja penindakan kasus yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

PROKAL.CO, PENAJAM - Mengantisipasi pandemi virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah membentuk tim khusus. Yakni Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Kendati baru dibentuk, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU punya harapan besar terhadap mereka yang masuk di dalamnya. Sebab, gugus tugas tersebut merupakan garda terdepan untuk meredam wabah virus.

Ketua DPRD PPU Jhon Kenedy mengungkapkan, bagi masyarakat yang sudah masuk kategori orang dalam pantauan (ODP) perlu menerima perlakukan khusus. Karena selama ini terkesan dibiarkan begitu saja, dan ditekan untuk melakukan isolasi di rumah tanpa tindak lanjut.

"Bila tim gugus tugas bekerja sama dengan pihak puskesmas, harusnya ada yang datang untuk memantau, paling tidak seminggu sekali. Bisa melakukan pengukuran suhu tubuh serta memberikan perhatian khusus dengan memberi vitamin," harap dia.

Politisi Partai Demokrat tersebut menjelaskan, masyarakat yang sudah dikategorikan ODP justru sangat rentan terserang virus. Apalagi secara historis mereka pernah berkunjung ke daerah yang terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

"Sehingga perlu diperlakukan khusus. Ini kami sampaikan, karena ada laporan, OPD itu hanya dimonitoring lewat WhatsApp. Diberikan beberapa pertanyaan, tapi tidak dipantau kondisi yang sebenarnya," imbau Jhon.

Di sisi lain, salah satu pasien berinisial AR yang sudah dinyatakan lepas dari status ODP pada 30 Maret lalu mengaku memang kurang mendapat perhatian selama dipantau.

Disebutkan, sepulang dirinya Jakarta dan masuk pantauan, kinerja tim yang dibentuk pemerintah seperti mencatat kendaraan yang masuk dan keluar dari terminal.

Sebatas melaporkan, tetapi tidak ada tindakan apapun terhadap ODP. "Cuma di tanya via WhatsApp, bahkan ditakut-takuti. Dibilang saya rentan terpapar virus, karena faktor usia," ungkapnya.

Diklaim, terdapat perlakukan berbeda antara masyarakat biasa dengan pejabat. Diungkapkan AR bila pasien yang masuk kategori ODP merupakan orang penting di daerah, maka akan dijemput. Bahkan langsung diarahkan ke rumah sakit.

"Sementara kalau kami, diminta untuk tetap berada di rumah. Tidak boleh keluar sebelum masa isolasi selama dua Minggu berakhir. Ya, syukurnya tidak terjadi apa-apa, hingga masa 14 hari berlalu," tutupnya.

Untuk diketahui, hingga Kamis (2/4) terdapat 139 kasus yang ditangani oleh tim gugus tugas. Di antaranya 107 kasus ODP, kemudian satu orang pasien dalam pengawasan (PDP), serta 31 kasus yang telah dinyatakan selesai dari pantauan.

Sebanyak 107 ODP teridiri dari Kecamatan Penajam 47 kasus, l Waru 7 kasus, Babulu 42 kasus, dan  Sepaku sebanyak 11 kasus. Sedangkan 31 orang yang selesai, dari Penajam 22, Waru satu kasus, Babulu empat orang, dan Sepaku empat kasus. (adv/pes/pro) 


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 16:28

PLN Satu Samarinda Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

SAMARINDA - Musibah banjir yang melanda Kota Tepian hingga saat…

Kamis, 28 Mei 2020 10:19

SAWA dan HPM Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Kesehatan

BUSANG- PT Subur Abadi Wana Agung (SAWA) bersama PT Hamparan…

Jumat, 22 Mei 2020 13:09

PT EBL Salurkan Bantuan APD, Bantu Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Tangani Covid-19

SANGATTA— PT Etam Bersama Lestari (EBL) menyerahkan bantuan pencegahan Virus…

Jumat, 22 Mei 2020 08:22

Bupati Bagikan BLT DD Desa Sangatta Utara, Warga Diminta Tetap di Rumah

SANGATTA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bulan Mei…

Jumat, 22 Mei 2020 07:41

Bupati Ikuti Rakor Virtual Bersama Satgas Pencegahan-KPK Wilayah IV

SANGATTA– Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi…

Kamis, 21 Mei 2020 20:33

Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan BBM dan LPG di Kalimantan Jelang Idulfitri

BALIKPAPAN – Menjelang Idul Fitri 1441 H, Pertamina Marketing Operation…

Kamis, 21 Mei 2020 20:33

Jelang Idulfitri, Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat untuk BBM dan LPG di Kalimantan

BALIKPAPAN – Menjelang Idul Fitri 1441 H, Pertamina Marketing Operation…

Kamis, 21 Mei 2020 18:48

Lelang Amal All New N MAX 2020 Capai Rp 30 Juta

BALIKPAPAN- Selama satu bulan sejak April hingga Mei 2020, berbagai…

Kamis, 21 Mei 2020 13:58

Sambut Idulfitri, Direksi, Dewan Komisaris, dan Karyawan Pupuk Kaltim Salurkan Donasi Rp 2,2 Miliar

BONTANG - Jelang Idulfitri 1441 H, Pupuk Kaltim menyiapkan ribuan…

Kamis, 21 Mei 2020 09:24

Gandeng ACT, Pertamina Peduli Penuhi Kebutuhan Pangan Pejuang Nafkah Balikpapan

Balikpapan -- Sejak penerapan lockdown lokal pasca pandemi covid-19 di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers