BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

BREAKING NEWS

Kamis, 02 April 2020 12:39
TERUS OPTIMIS..! Lima Pasien Positif Corona di Kota Ini Sembuh
-

PROKAL.CO,

SURABAYA- Kasus pasien positif Covid-19 berangsur mulai pulih. Di Jawa Timur (Jatim) terdapat ada lima pasien yang sembuh. Empat pasien yang sembuh itu dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya. Sedangkan satu pasien lainnya berasal dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Lima pasien tersebut telah berubah menjadi negatif korona. Bahkan, ada yang sudah kembali ke kediaman masing-masing. Sebelumnya mereka harus melalui pemeriksaan berulang untuk memastikan benar-benar sembuh. ”Alhamdulillah, ini kabar baik untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Insya Allah akan lebih banyak lagi pasien yang sembuh. Mari kita doakan mereka yang dirawat segera sembuh,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi kemarin (24/3).

Khofifah mengimbau setiap orang agar tetap waspada dan menjaga kesehatan secara mandiri. Salah satu caranya, lanjut dia, dengan membangun imun (daya tahan tubuh) serta untuk sementara waktu membatasi aktivitas di luar rumah.

Imun yang baik itulah yang membuat lima pasien tersebut sembuh. Sebab, hingga kini belum ada vaksin untuk Covid-19. Tindakan medis yang dilakukan RS terhadap pasien-pasien korona ialah meningkatkan daya tahan tubuh mereka.

Khofifah juga mengatakan, pemprov sedang menyiapkan dana tanggap darurat untuk membantu penanganan wabah korona. Saat ini sedang dibahas dengan DPRD Jatim jumlah dana yang akan dialokasikan. Nilai sementara Rp 264 miliar. ”Itu masih sementara. Kepastiannya nanti diumumkan lagi,” imbuh dia.

Sementara itu, update kasus secara nasional kemarin disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto. Dia menyatakan, ada penambahan kasus positif sebanyak 107. Jika diakumulasi, penderita Covid-19 yang terdeteksi sebanyak 686 orang

Untuk melakukan skrining, pemerintah telah menggunakan rapid test. Yuri –sapaan Achmad Yurianto– menyatakan bahwa metode tersebut dipakai untuk memeriksa antibodi. ”Bukan pemeriksaan langsung ke virus. Kalau virus dengan swab,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yuri menjelaskan, metode rapid test itu untuk penjaringan secara kasar. Dia mengakui bahwa hasil negatif pada rapid test bukan berarti bebas Covid-19. Ada kemungkinan peserta tes baru memasuki tahap awal terinfeksi Covid-19 sehingga belum terlihat antibodi dalam darahnya. ”Dibutuhkan waktu enam sampai tujuh hari sampai terlihat,” katanya.

Karena itu, bagi mereka yang rapid test pertamanya negatif, akan diulang pada hari kesepuluh. Mereka yang hasil rapid test pertamanya negatif tetap harus menjaga jarak dalam komunikasi sosial.

Yuri menambahkan bahwa rapid test diutamakan bagi mereka yang kontak dekat dengan kasus positif yang sudah terkonfirmasi di rumah sakit (RS) atau sedang diisolasi di rumah. Selain itu ditujukan kepada tenaga kesehatan yang menangani pasien korona. ”Kalau nanti alat tes yang datang semakin banyak, rapid test akan berbasis pada wilayah,” ucapnya.

Kemarin sudah ada 125 ribu kit rapid test yang dibagikan ke 34 provinsi. Nanti dinas kesehatan provinsi yang memandu pelaksanaan tracing di daerah. Termasuk menentukan siapa saja yang dites.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksi jajaran kepala daerah untuk menyiapkan teknis pelaksanaan rapid test yang aman. Dia mengingatkan, jangan sampai rapid test justru menjadi peluang persebaran virus gara-gara manajemen yang tidak baik.

”Ada kemungkinan petugas kesehatan dan masyarakat yang akan dites lalai, bergerombol, dan tak mematuhi prosedur saat tes berlangsung,” ujarnya kemarin. Apalagi, proses itu relatif baru di Indonesia. Sehingga banyak orang maupun petugas yang belum berpengalaman. (jp/pro) 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Mei 2020 23:58

Pengendara Tewas Dilindes Truk Tanki di Km 3

BALIKPAPAN - Sore tadi, sekitar pukul 16.50 Wita terjadi laka…

Minggu, 17 Mei 2020 06:17

Pemkot Baliipapan Imbau Warga Salat Id dari Rumah Saja

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan bahwa pelaksanaan…

Sabtu, 16 Mei 2020 02:49

PDP di Balikpapan Mengalami Kenaikan

BALIKPAPAN - Ketua Gugus Tugas kota Balikpapan, Wali Kota Balikpapan…

Kamis, 14 Mei 2020 06:22

Ngamuk di Atas Motor, Jatuh, Pria Ini Meregang Nyawa di Pinggir Jalan

BALIKPAPAN - Siang tadi, warga dikejutkan dengan kejadian laka tunggal…

Selasa, 12 Mei 2020 16:31

Polda Kaltim Ungkap Sabu 65 Kilogram Jaringan Malaysia- Indonesia

BALIKPAPAN - Tim Opsnal Subdit I Dit Resnarkoba Polda Kaltim …

Senin, 11 Mei 2020 21:16

Perempuan Ini Ketahuan Numpang Truk Sembako Menuju Balikpapan, Katanya Pengen Ketemu Suami

BALIKPAPAN - Seorang wanita bernama Nirwana (37) diamankan oleh anggota…

Sabtu, 09 Mei 2020 22:32

Tiga Calon Penumpang Pesawat Batal Terbang, Ada Reaktif Covid 19

BALIKPAPAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri…

Sabtu, 09 Mei 2020 20:55

Tanah Amblas di Jalan Serobong Prapatan, Akses Dua RT Terputus

BALIKPAPAN - Warga wilayah Jalan Serobong RT 24 Balikpapan Kota,…

Kamis, 07 Mei 2020 09:18

Uji Swab Corona Kini Bisa di Balikpapan

BALIKPAPAN - Alat pendeteksi virus Corona, PCR (Polymerase Chain Reaction)…

Rabu, 06 Mei 2020 18:42

Ya Allah.. Sebuah Masjid di Sepinggan Ludes Terbakar

BALIKPAPAN - Kebakaran terjadi di masjid Da'watul Falah, tepatnya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers