BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Rabu, 01 April 2020 09:21
Ada 47 Perusahaan Hasil Pekerjaan Proyek di Paser Masih Terhutang Temuan

Kejari Paser Sebut Nilainya Mencapai Rp 37 Miliar

M Syarif

PROKAL.CO, TANA PASER - Berdasarkan hasil penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser terkait pengembalian aset dan uang daerah yang selama ini belum sepenuhnya bisa kembali ke negara.

Kejari Paser menemukan indikasi temuan terkait Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) yang belum dikembalikan pihak ketiga yakni perusahaan yang mengerjakan proyek di wilayah Kabupaten Paser. Baik itu perusahaan yang beroperasi di Paser maupun dari luar.

Bahkan temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harusnya ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah ini, tidak tertagihkan sejak 2006 hingga 2018 ke pihak ketiga atau rekanan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Paser M. Syarif didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Mangasitua Simanjuntak kepada Kaltim Post membeberkan, sejak penyelidikan awal tahun ini. Ada 47 perusahaan yang masih belum melunasi temuannya, dan harus ganti rugi ke negara. Namun belum dikembalikan. 

"Nilai uang tersebut jika dikalkulasikan mencapai Rp 45 miliar. Dari total 47 perusahaan yang sudah kita pegang datanya. Saat ini baru 3 perusahaan yang sudah mengembalikan uang hasil temuan tersebut ke kas daerah," kata Mangasitua kepada Kaltim Post, kemarin (31/3).

Namun dari angka Rp 45 miliar tersebut, pasca ditagihkan kejaksaan, sudah berkurang menjadi Rp 37 miliar, karena 3 perusahaan telah menunaikan haknya. Belum lama ini salah satu perusahaan baru saja mengembalikan senilai Rp 1,5 miliar dan uang tersebut dititipkan langsung ke kas daerah.

Temuan BPK ini lanjut dia, dari hasil proyek di sejumlah Dinas teknis di Kabupaten Paser. Mayoritas proyek fisik, namun ada juga sebagian proyek pengadaan. Termasuk pengadaan kendaraan dinas.

Tidak tegasnya aturan yang dilakukan pemerintah daerah, menjadi salah satu penyebab para perusahaan yang proyeknya ada temuan ini enggan membayar. Padahal itu merupakan hak negara dan sampai kapan pun harus dikembalikan ke kas negara.

"Bahkan dari data yang kami temukan, ada perusahaan yang sudah jelas tiap tahunnya memiliki track record buruk yakni tiap tahun ada temuan, namun ditahun berikutnya tetap saja mendapatkan pekerjaan di Kabupaten Paser. Harusnya ada reviu untuk seleksi pekerjaan yang diserahkan ke rekanan," tuturnya.

Terhitung 1 Mei 2020 ini, Kejari Paser sebagai pengacara negara, menghimbau tagihan ini harus segera dilunasi oleh para perusahaan tersebut. Jika tidak ada respon, maka temuan hasil penyelidikan ini akan dinaikkan ke tahap penyidikan.

Pihaknya menegaskan tidak akan tebang pilih perusahaan mana yang akan dituntut menunaikan haknya. Selama datanya ada memiliki tanggungan temuan, maka harus segera mengembalikan uang negara tersebut ke kas daerah. 

"Pemerintah daerah sendiri, setelah kita wawancarai tiap kepala OPD yang proyeknya ada temuan, mengaku sudah menagihkan ke pihak ketiga. Namun tak kunjung dibayarkan, sementara nilainya cukup besar dan ini memang sudah kewajiban rekanan melunasi," pungkasnya. (/jib/pro/one) 


BACA JUGA

Selasa, 26 Mei 2020 03:59

673 Warga Binaan di Lapas Klas 2A Balikpapan Terima Remisi

BALIKPAPAN - Sebanyak 673 orang warga binaan yang berada di…

Minggu, 24 Mei 2020 03:49

Aktif Memutus Mata Rantai Covid-19, Pemkot Balikpapan Apresiasi Relawan Banda Indonesia

BALIKPAPAN- Kerja keras tim covid - 19 Relawan Banda Indonesia…

Kamis, 21 Mei 2020 20:39

Karyawan Jamkrindo Donasikan Miliaran Rupiah untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Balikpapan – Direksi dan karyawan/ti PT Jamkrindo serta anak usahanya,…

Rabu, 20 Mei 2020 20:35

Rahmad Mas'ud Apresiasi Kegiatan Banda Indonesia Kota Balikpapan Membantu Masyarakat

BALIKPAPAN- Keberadaan relawan Bantuan Darurat (Banda) Indonesia Kota Balikpapan mendapat…

Rabu, 20 Mei 2020 17:11

Kunjungi Batuah, Bupati Senang BLT Tersalurkan

SAMARINDA- Mimik wajah Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah terlihat senang…

Rabu, 20 Mei 2020 16:02

Warga Bantu Warga ala RT 58 Kelurahan Graha Indah

AKSI warga RT 58, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara,…

Rabu, 20 Mei 2020 06:39

Mengawal Demi Masyarakat, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman saat Idulfitri

BALIKPAPAN – PLN siap mengawal suplai listrik yang andal untuk…

Selasa, 19 Mei 2020 15:31

Yayasan RMC Berbagi dengan Komunitas Driver Online

BALIKPAPAN—Mewabahnya covid-19 telah memberikan dampak besar bag sendi-sendi kehidupan masyarakat…

Senin, 18 Mei 2020 07:54

Bocah 8 Tahun Bikin dan Jual Lukisan, Hasilnya Disumbangkan untuk Penanganan Corona

BALIKPAPAN - Lukisan-lukisan indah milik Aditya Pratama Putra itu tergantung…

Minggu, 17 Mei 2020 14:08

Emosi Meledak-Ledak, Tanda Kesehatan Mental yang Tidak Stabil?

Halodoc, Jakarta – Meluapkan kekecewaan dengan amarah bukan menjadi sesuatu hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers