BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Senin, 30 Maret 2020 23:48
Data Pedagang Kecil, Pemerintah Siapkan BLT

Paling Terdampak Ekonomi Akibat Covid-19

PASTIKAN AMAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengecek langsung kondisi Pasar Induk Tanjung Selor, guna memastikan stabilitas pangan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie memastikan stabilitas harga dan pasokan barang pokok di Kaltara masih dalam taraf aman, meski Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih terus mewabah. Walau demikian, Gubernur mengatakan, daya beli masyarakat ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional harus terus dipantau, berikut stabilitas harganya. Mengingat Covid-19 terus berkembang, di saat itu pula harus dilakukan pengecekan harga dan pasokan barang pokok secara berkelanjutan.

"Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada seluruh Kepala Daerah agar senantiasa terus mengikuti dampak ekonomi Covid-19. Untuk itu juga, saya sudah meminta Sekda, Disperindagkop, Dinas Ketahanan Pertanian dan Ketahanan Pangan, termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan pemantauan harian, bahkan per jam di pasar," ujar Gubernur, Jumat (27/3) lalu.

Di Pasar Induk Bulungan, Gubernur mendengar keluhan pedagang sayuran yang beberapa hari ini kesulitan mendapatkan omset normal seperti lazimnya akibat pasar yang sepi pembeli. Kurangnya pembali dipastikan Gubernur, akibat rasa khawatir masyarakat terhadap wabah virus Corona. "Yang sangat kasihan memang adalah pegadagang kecil, khususnya penjual sayur atau pedagang yang memang penghasilan per harinya adalah pembelian masyarakat," ujarnya.

"Memang saat ini pasar-pasar umumnya sepi, termasuk di Bulungan. Kalau dulu mereka mendapat Rp 100 ribu sehari tidak terlalu susah, beberapa hari ini dapat Rp 50 ribu saja mulai agak berat. Cukup beli beras 1 kilogram dan lauk sedikit. Kalau satu hari mereka tidak laku, mereka tidak bisa makan," ujarnya.

Pemprov Kaltara sebut Gubernur Irianto akan segera mendata pedagang-pedagang kecil yang sangat terdampak dari sisi ekonomi akibat wabah Covid-19. Kata Gubernur, hal ini akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator yang akan menggelontorkan social safety net (bantuan sosial) berupa Bantuan Langsung Tunai. "Ini dikoordinir langsung pemerintah (pusat). Akan ada pembaruan data penerima BLT atau keluarga-keluarga prasejahtera ini," ujarnya.

Gubernur Irianto mengatakan, bantuan sosial ini disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai ke 29,3 juta masyarakat yang masuk dalam 40 persen rumah tangga termiskin dan dianggap paling terdampak dari tekanan wabah Covid-19. “Sebagaimana pernyataan Presiden bahwa sektor usaha mikro dan kecil di Kaltara yang akan terberat terdampak Covid-19. Pendapatan mereka akan turun sampai 36 persen," ujarnya.

MINTA PEDAGANG WASPADA

Di Pasar Induk Bulungan, Gubernur Irianto sekaligus bersosialisasi kepada pedagang dan pembeli agar lebih berhati-hati serta menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Penyebaran virus Corona yang begitu cepat, semua masyarakat dituntut mawas diri dan menerapkan gerakan jara jarak atau social distancing. “Apalagi mulai adanya kasus positif di daerah kita, harus lebih hati-hati. Pedagang dan pembeli yang tadinya tidak memakai masker, sekarang harus gunakan. Jaga jarak, jangan lengah, jangan menganggap remeh karena sispapun bisa terjangkit. Kalau masker enggak ada, sementara berinisiatif bikin sendiri dulu. Kita harus menyelamatkan diri sendiri, keluarga kita, dan orang lain," tuturnya.

Diingatkan Gubernur, distributor dan pedagang tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok. Jajaran Polda Kaltara akan menerapkan sanksi hukum yang berat. "Akan ada tindakan hukum tegas dari Polda Kaltara. Kita ini sama-sama susah, harus ada saling peduli, toleransi, bergotong royonglah. Tidak bisa jika pemerintah saja yang berusaha mengatasi dampak ekonomi dan sosial akibat Corona ini," tuturnya.

Sementara itu, dipastikan harga pangan di Pasar Induk Bulungan relatif masih normal, baik telur ayam, beras, gula, ayam, daging, dan bawang-bawangan. Hanya saja, cabai, tembus Rp 67 ribu per kilogram ditengarai pasokan yang kurang dari petani. “Gula lokal berada di Rp 17 ribu, tetapi dari laporan Disperindagkop dan pantauan harian di pasar-pasar, justru gula Malaysia harganya Rp 16 ribu saja. Itu karena faktor transportasi. Kalau gula lokal karena datang dari Jawa, ajak jauh jadi mahal," kata Gubernur.

Persediaan beras di gudang Bulog juga dilaporkan masih aman hingga 3 bulan ke depan. Begitu pun persediaan petani dan pedagang di sejumlah wilayah di Kaltara. "Kita tidak terlalu khawatir untuk beras. Karena Bulungan khususnya dan Kaltara secara umum bisa memproduksi beras secara lokal," tuturnya.(humas)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 10:19

SAWA dan HPM Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Kesehatan

BUSANG- PT Subur Abadi Wana Agung (SAWA) bersama PT Hamparan…

Jumat, 22 Mei 2020 13:09

PT EBL Salurkan Bantuan APD, Bantu Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Tangani Covid-19

SANGATTA— PT Etam Bersama Lestari (EBL) menyerahkan bantuan pencegahan Virus…

Jumat, 22 Mei 2020 08:22

Bupati Bagikan BLT DD Desa Sangatta Utara, Warga Diminta Tetap di Rumah

SANGATTA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bulan Mei…

Jumat, 22 Mei 2020 07:41

Bupati Ikuti Rakor Virtual Bersama Satgas Pencegahan-KPK Wilayah IV

SANGATTA– Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi…

Kamis, 21 Mei 2020 20:33

Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan BBM dan LPG di Kalimantan Jelang Idulfitri

BALIKPAPAN – Menjelang Idul Fitri 1441 H, Pertamina Marketing Operation…

Kamis, 21 Mei 2020 20:33

Jelang Idulfitri, Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat untuk BBM dan LPG di Kalimantan

BALIKPAPAN – Menjelang Idul Fitri 1441 H, Pertamina Marketing Operation…

Kamis, 21 Mei 2020 18:48

Lelang Amal All New N MAX 2020 Capai Rp 30 Juta

BALIKPAPAN- Selama satu bulan sejak April hingga Mei 2020, berbagai…

Kamis, 21 Mei 2020 13:58

Sambut Idulfitri, Direksi, Dewan Komisaris, dan Karyawan Pupuk Kaltim Salurkan Donasi Rp 2,2 Miliar

BONTANG - Jelang Idulfitri 1441 H, Pupuk Kaltim menyiapkan ribuan…

Kamis, 21 Mei 2020 09:24

Gandeng ACT, Pertamina Peduli Penuhi Kebutuhan Pangan Pejuang Nafkah Balikpapan

Balikpapan -- Sejak penerapan lockdown lokal pasca pandemi covid-19 di…

Kamis, 21 Mei 2020 08:20

Masa Kepemimpinan akan Berakhir, Sekda Pastikan Anggaran Sudah Diplot Kerjakan Proyek Multiyears

Masa kepemimpinan pasangan Ismunandar-Kasmidi Bulang akan berakhir 2021 mendatang. Sehingga,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers