BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Rabu, 11 Maret 2020 14:14
Pemerintah Dongkrak Kualitas Guru Lewat Organisasi Penggerak 
Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Supriano saat ditemui usai konferensi pers di Gedung Kemendikbud , Jakarta. (foto : humas kemendikbud for kaltim post)

PROKAL.CO,

 
 
JAKARTA--Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali melakukan terobosoan guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di kalangan guru dan tenaga pendidik. Yakni, melalui program Organisasi Penggerak yang merupakan program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan organisasi secara masif.
 
"Dengan dukungan pemerintah tentunya peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah akan dilakukan berdasarkan model-model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa,” terang Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Supriano, di Jakarta, Selasa (10/3).
 
Pria yang akrab  disapa Ono ini menjelaskan, melibatkan sejumlah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, terutama organisasi-organisasi yang sudah memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program pelatihan guru dan kepala sekolah, dengan tujuan meningkatny kemampuan profesional para pendidik dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa.
 
Pelaksanaan Program Organisasi Penggerak pada tahap awal mencakup sekolah pada satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP yang berpartisipasi dalam proyek rintisan. Program berlangsung di kabupaten/kota yang sudah diidentifikasi oleh Organisasi Penggerak dalam koordinasi Dinas Pendidikan dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan. 
 
Fase pertama program akan dilaksanakan dari tahun 2020 sampai dengan 2022. Pada periode ini, Program Organisasi Penggerak akan meningkatkan kompetensi 50.000 guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di 5.000 PAUD, SD, SMP.
 
Dukungan yang diberikan oleh Kemendikbud berupa bantuan dana, pemantauan dan evaluasi dampak, serta integrasi program yang terbukti baik ke dalam program Kemendikbud. "Besar bantuan yang akan diterima bervariasi, tergantung pada hasil evaluasi terhadap kapasitas Organisasi Kemasyarakatan dan kualitas rencana program peningkatan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang akan dijalankan," lanjut Ono. 
 
Diketahui, pendaftaran Program Organisasi Penggerak dibuka mulai 2 Maret hingga  16 April 2020 melalui laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id. Selanjutnya, proposal pengajuan program dibuka mulai tanggal 16 Maret sampai 16 April 2020, dan akan diseleksi melalui berbagai proses. 
 
Proses seleksi tersebut antara lain terdiri dari identifikasi kelayakan berupa tinjauan dokumen yang diajukan, evaluasi teknis dan keuangan oleh tim independen untuk menjamin tidak ada intervensi dari pihak dalam dan luar Kemendikbud, serta verifikasi dengan mengunjungi ke organisasi penggerak yang terpilih. Pengumuman hasil verifikasi proposal akan dilakukan paling lambat 8 Juni 2020 melalui laman Organisasi Penggerak dan surat elektronik. (*/cha/pro)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 09 Februari 2021 10:01

KSPN dan KSBSI Soal Kasus BPJAMSOSTEK, Begini Tanggapan Sarbumusi..

JAKARTA –   Penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terhadap…

Kamis, 17 Desember 2020 22:49

Industri Sawit Mampu Bertahan Ditengah Pandemi COVID-19, Eddy : "Tahun 2021 Tantangan Semakin Besar"

BALIKPAPAN - Ditengah kondisi sulit menghadapi pandemi COVID-19, pengelolaan industri…

Selasa, 03 November 2020 09:23

Anggota Moge Pukuli TNI, Ahmad Sahroni; Arogan dan Sok Hebat di Jalan Harus Ditindak Tegas

JAKARTA: Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai…

Jumat, 11 September 2020 14:33

Mengembalikan Khitah ICJS

RENCANA pembahasan RUU Kejaksaan sebagai revisi atas Undang-Undang Nomor 16…

Minggu, 26 Juli 2020 18:53

PGRI Putuskan Tidak Bergabung POP

JAKARTA--Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memutuskan bahwa tidak bergabung dengan…

Senin, 01 Juni 2020 23:15

Makna Pancasila di Tengah Pandemi

HARI ini merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Yaitu diperingatinya…

Sabtu, 02 Mei 2020 18:32

Rhenald Kasali : Guru Jangan Cemas Karena "Gaptek"

JAKARTA--Pandemi infeksi virus Covid-19 yang terjadi saat ini secara tidak…

Sabtu, 02 Mei 2020 17:52

Pandemik Covid-19, Guru Diminta Adaptif dengan Teknologi

JAKARTA--Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di masa pandemi…

Kamis, 30 April 2020 15:45

Angin Segar Lembaga Pendidikan

BALIKPAPAN–Komisi X DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers