BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 13 Februari 2020 21:12
Follow Up Enclave Cagar Alam, Gabungan Komisi DPRD Kunjungi KLHK
KEJAR KEPASTIAN: Belum tuntasnya pelepasan kawasan cagar alam di Kabupaten Paser, membuat DPRD Paser terus mengawal proses ini di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kemarin (13/2).

PROKAL.CO, JAKARTA - Menindaklanjuti kelanjutan encleve untuk kawasan Cagar Alam (CA) di Kabupaten Paser, Gabungan Komisi DPRD Paser menggelar Audensi ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kamis (13/2).

Gabungan Komisi DPRD Paser ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Abdullah, beserta anggota DPRD lainnya Ikhwan Antasari, Hamransyah, Muhammad Saleh, M.Jarnawi, Yairus Pawe, Abdul Azis, Noveri Amilia Parmiesha, dr Fahmi Fadli, Ahmad Rafi'i, Supian, Ramlie S Bakti, dan Umar.

Serta anggota lainnya Edwin Santoso, Sri Nordianti, Dian Yuniarti, Elly Ermayanti, dan Arlina. Kunjungan ini isambut hangat oleh  Kepala Sub Direktorat Pengukuhan Kawasan Hutan Wilayah II Donny August Satriayudha DH, di Ruang Rapat Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan blok 4 lantai 8, Jakarta.

"Dalam kesempatan ini kami DPRD Kabupaten Paser ingin menindaklanjuti audiensi dari pertemuan sebelumnya di KLHK, terkait persoalan status Cagar Alam di Teluk Adang dan Teluk Apar, tepatnya di Desa Petiku dan Desa Muara Telake yang saat ini sudah banyak pemukiman penduduk, pelabuhan, tanah garapan sawah/kebun dan tambak di daerah kami," ujar Politikus Demokrat itu.

Abdullah menyebut luasan daerah Kabupaten Paser saat ini sebagian besar, khususnya daerah pesisir mayoritas berstatus CA. Persoalan DPRD mendesak karena Kecamatan Tanjung Harapan Hampir semuanya adalah kawasan Cagar Alam, di dalamnya termasuk perkantoran, perumahan, usaha sarang burung, tambak, namun tidak bisa digarap sama sekali.

"Banyak masyarakat tidak hanya di Paser yang merasa dirugikan atas status cagar alam ini. Ribuan sertifikat dan lahan warga tak berlaku karena belum lepasnya status kawasan cagar alam," jelas Abdullah.

Hamransyah menambah jika tata ruang tanpa didasari Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA), Enclave terhadap lahan yang di potensikan itu maka Tata Ruang ini dipastikan pergerakannya tidak akan berjalan bagus.

Di samping itu banyak juga desa yang masuk dalam CA,dan banyak dibangun memiliki potensi memberikan pendapatan asli daerah (PAD), dan masyarakat desa ingin segera daerah mereka segera di enclave.

" Kami ingin daerah kami segera di adakan TORA, mencontoh daerah lain yang sudah mendapatkan jatah TORA, karena banyak lahan yang sudah bersertifikat masih tersangkut dalam kawasan CA. Lahan pertanian, tambak, sawah dan ebun tidak dapat berfungsi karena masih di CA, kami meminta KLHK agar segera meninjau atau memverifikasi, supaya Paser bisa mendapatkan Tora dan Enclave," kata Politikus Gerindra itu.

Hasil tata batas lahan yang akan di enclave pun sudah diteruskan ke kementerian terkait. Paser sudah mengusulkan 24 ribu hektare TORA agar tanah yang masih berstatus quo diatas cagar alam, bisa mendapatkan hak, seperti tanah umum lainnya. Termasuk di kawasan Pelabuhan Pondong.

Donny August menjelaskan terkait enclave l, ada beberapa desa yang sudah mendapatkan,ada juga yang belum sepakat,proses itu adalah kewenangan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH). Menurut identifikasi BPKH, daerah yang belum sepakat adalah Desa Muara Adang, Muara Telake, Jone, Petiku, Teluk Waru, dan Janju.

Semua itu tidak diselesaikan enclavenya karena menolak pada  2016, dan yang menerima enclave hanya desa Maruat, Padang Pengrapat, Pondong Baru, Harapan Baru, Tanjung Aru, Labuang Kalo, Sungai Langir, Selengot dan Luan.

" Bahwa kemudian tata batas sudah di selesaikan dan telah disampaikan, namun ada perbaikan yang secara teknis harus diperbaiki sampai pengesahannya karena ini sensitif. Dan telah disampaikan kembali untuk perbaikan ke BPKH. Kami akan percepat penyelesaiannya supaya dapat kita serahkan, agar desa - desa tadi dapat dikeluarkan dari tapal batas," pungkas Donny. (Adv/jib)


BACA JUGA

Rabu, 08 April 2020 22:07

DPRD Paser Tinjau Pemeriksaan Perbatasan Masuk Gerbang Paser

TANA PASER - Sebagai kepedulian wakil rakyat terhadap pencegahan dan…

Selasa, 07 April 2020 19:39

Andi M Yusuf Sosialisasi sambil Ringankan Beban Warga

PENAJAM - Masa reses sidang II Tahun 2020, dimanfaatkan Anggota…

Selasa, 07 April 2020 19:36

Syarifuddin Antisipasi Banjir di Penajam

PENAJAM - Perhatian khusus terhadap kondisi lingkungan di Kelurahan Penajam…

Selasa, 07 April 2020 17:02

Bupati Beri Keterangan Mengenai Empat Warga PPU yang Positif Corona

PENAJAM- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Gugus Tugas Penanganan…

Selasa, 07 April 2020 13:37

Pertamina Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Kaltim Dukung Pemerintah Lawan Covid-19

Balikpapan – Berdasarkan pernyataan di media yang diungkapkan oleh Walikota…

Senin, 06 April 2020 19:51

DPRD Paser Panggil Lembaga Kredit Perbankan dan Non-Perbankan

TANA PASER  - Gabungan komisi DPRD Paser menggelar rapat dengan…

Senin, 06 April 2020 19:45

Reses, Hartono Kunjungi 200 Rumah dan Penyemprotan Disinfektan

SEPAKU - Imbas penyebaran virus corona atau Covid-19 membuat perputaran…

Senin, 06 April 2020 19:36

Legeslatif Edukasi Konstituen, Serap Aspirasi sambil Sosialisasi Pencegahan Covid-19

PENAJAM - Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser…

Senin, 06 April 2020 19:33

Ketua DPRD PPU Prioritaskan Jalan, Parit, dan Masjid

PENAJAM - Kembali ke konsetuen pada masa sidang II telah…

Senin, 06 April 2020 16:42

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing di PPU

Penajam – “Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing di Kabupaten…

Andi M Yusuf Sosialisasi sambil Ringankan Beban Warga

Syarifuddin Antisipasi Banjir di Penajam

Polsek Utara Amankan Dua Pembeli dan Penjual Miras Ilegal di Karang Rejo

Dit Polairud Musnahkan 43 Gram Sabu, Ringkus 5 Tersangka di Samarinda

Bupati Beri Keterangan Mengenai Empat Warga PPU yang Positif Corona

Pertamina Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Kaltim Dukung Pemerintah Lawan Covid-19

Kapolda Kaltim Bagikan Sembako ke Masyarakat Tak Mampu

DPRD Paser Panggil Lembaga Kredit Perbankan dan Non-Perbankan

Reses, Hartono Kunjungi 200 Rumah dan Penyemprotan Disinfektan

Legeslatif Edukasi Konstituen, Serap Aspirasi sambil Sosialisasi Pencegahan Covid-19
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers