BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Rabu, 05 Februari 2020 11:25
Awasi Investasi BPJAMSOSTEK, KPK Tidak Temukan Kerugian

PROKAL.CO, JAKARTA- Maraknya informasi mengenai kondisi investasi Industri Asuransi yang berkembang, termasuk tentang BPJAMSOSTEK di ruang publik membuat Agus Susanto, Direktur Utama BPJAMSOSTEK angkat bicara.

Dirinya menegaskan bahwa kondisi pengelolaan dana BPJAMSOSTEK dalam kondisi aman di tengah maraknya pemberitaan terpuruknya investasi beberapa BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak di bidang jasa asuransi.

"Saya tegaskan bahwa kinerja investasi BPJAMSOSTEK dalam kondisi aman, tidak ada kerugian, dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan meraih capaian yang baik", tegasnya. Dirinya menambahkan bahwa di tengah dinamika kondisi investasi global dan Indonesia, kinerja investasi BPJAMSOSTEK masih on the track.

Agus menguraikan dana kelolaan BPJAMSOSTEK telah mencapai Rp431,7 triliun pada akhir Desember 2019, dan mencatatkan hasil investasi sebesar Rp29,2 triliun. Bahkan pada capaian YOI pada tahun 2019 tersebut mencapai sebesar 7,3 persen, lebih atau lebih tinggi dari kinerja IHSG yang hanya mencapai 1,7%. BPJAMSOSTEK juga telah memberikan hasil pengembangan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada pesertanya mencapai 6,08 persen p.a.

"Kami selalu berpegang teguh pada aturan yang berlaku, seperti PP No. 99 tahun 2013 dan PP No. 55 tahun 2015, yang mengatur jenis instrumen-instrumen investasi yang diperbolehkan berikut dengan batasan-batasannya. Ada juga Peraturan OJK No. 1 tahun 2016 yang juga mengharuskan penempatan pada Surat Berharga Negara sebesar minimal 50 persen", terang Agus. 

Untuk mengantisipasi kondisi pasar modal, Agus menjelaskan pihaknya telah mengalihkan mayoritas portofolio pada instrumen fixed income hingga mencapai 71% dari total portofolio, sehingga tidak terpengaruh langsung dengan fluktuasi IHSG.

Agus juga menjelaskan kepemilikan saham BPJAMSOSTEK mayoritas merupakan saham kategori Blue Chip atau LQ45 yang mencapai sekitar 98 persen.

Namun ada juga saham yang pernah di LQ45, namun sudah keluar, seperti antara lain saham PGAS dan ANTM. Jumlah saham non LQ45 tersebut hanya sekitar 2% besarannya dari total portofolio saham BPJAMSOSTEK.

"Untuk saham, BPJAMSOSTEK hanya berinvestasi pada emiten BUMN, emiten dengan saham yang mudah diperjualbelikan, berkapitalisasi besar, memiliki likuiditas yang baik dan memberikan deviden secara periodik. Tentunya faktor analisa fundamental dan review risiko menjadi pertimbangan utama dalam melakukan seleksi emiten. Jadi tidak ada investasi di saham yang biasa disebut saham gorengan", tegas Agus.

Agus juga menjelaskan dengan kinerja pengelolaan dana diatas, sebagai Badan Hukum Publik, kegiatan operasional BPJAMSOSTEK termasuk pengelolaan dana telah diawasi dan diaudit oleh berbagai lembaga berwenang seperti BPK, OJK dan KPK. 

Senada dengan Agus, Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan Korupsi KPK, mengatakan bahwa kinerja BPJAMSOSTEK dalam bidang pengelolaan investasi secara keseluruhan telah mencapai hasil yang baik, dan tidak ada temuan KPK tentang kerugian pada investasi BPJAMSOSTEK.

Deputi Pencegahan Korupsi KPK menyatakan BPJAMSOSTEK merupakan salah satu pengelola dana publik terbesar di Indonesia, sehingga pastinya masuk radar KPK.

"Kami di KPK tentunya akan terus mengawasi kinerja BPJAMSOSTEK, terutama bidang investasi. Dalam pengawasan kami, tidak ada ditemukan kerugian Rp13 Triliun seperti isu yang diedarkan pihak tidak bertanggungjawab. BPJAMSOSTEK juga selalu kooperatif dalam menerima saran dari kami dan selalu berkonsultasi agar tidak terjadi kesalahan dalam operasionalnya", tutur Deputi Pencegahan Korupsi KPK.

Dirinya berpesan BPJAMSOSTEK yang saat ini tengah menjadi sorotan karena besarnya dana yang dikelola, harus terus fokus menjaga Good Governance, dan mengelola kegiatan operasional secara prudent, serta jangan takut menghadapi intervensi dari pihak manapun.

"Kami siap memdampingi BPJAMSOSTEK untuk menghadapi intervensi dari dalam atau luar dalam pengelolaan dananya. Bagi KPK ini merupakan cara strategis pencegahan korupsi dan bagian dari pelayanan publik," pesan Deputi Pencegahan Korupsi KPK.

Menanggapi pesan dari Deputi Pencegahan Korupsi KPK, Agus sangat berterimakasih dan berjanji akan terus mengawal dan memastikan kegiatan operasional selalu berjalan pada koridor yang telah ditentukan. 

"Semua masukan positif dari stakeholder selalu kami tindaklanjuti, apalagi dari KPK. Kami juga berharap masyarakat juga ikut andil dalam mengawal operasional BPJAMSOSTEK karena pada dasarnya pengelolaan kami sangat transparan dan seluruh pekerja bisa ikut mengawasi operasional kami", tutup Agus. (edw/pro/adv) 


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 20:26

Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Hari Ini

JAKARTA- PLN langsung menjalankan langkah taktis untuk melaksanakan kebijakan Presiden…

Kamis, 02 April 2020 20:18

Perusahaan Wajib Kontribusi Tangani Covid-19

PENAJAM - Mengatasi wabah virus corona atau Covid-19 perlu banyak…

Kamis, 02 April 2020 18:36

Dewan Minta Kinerja Gugus Tugas Maksimal

PENAJAM - Mengantisipasi pandemi virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten…

Kamis, 02 April 2020 14:52

Banggar DPRD Paser Panggil TAPD Bahas Penganggaran Covid-19

TANA PASER - Menjalankan fungsinya dalam penganggaran dan pengawasan, Badan…

Kamis, 02 April 2020 07:42

DPRD Tinjau Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Panglima Sebaya

TANA PASER - Untuk memastikan anggaran yang telah dikucurkan pemerintah…

Rabu, 01 April 2020 20:15

Reses Harus Tanpa Kumpulkan Massa

PENAJAM - Rapat badan musyawarah bergulir di kantor Dewan Perwakilan…

Rabu, 01 April 2020 14:37

Pertamina Penyemprotan Desinfektan di 9 Titik Fasilitas Umum di Balikpapan

Balikpapan– Pertamina terus menyerahkan bantuan kepada sejumlah masyarakat secara bertahap…

Rabu, 01 April 2020 14:35

Lindungi Jurnalis saat Peliputan, Pertamina Serahkan Bantuan ke Awak Media

Balikpapan - Mencegah penyebaran COVID-19, Pertamina memberikan 35 paket bantuan…

Rabu, 01 April 2020 13:48

Bupati PPU Abdul Gafur Masud Serahkan Semua Gajinya untuk Penanganan Covid-19

  PENAJAM PASER UTARA- Aksi terpuji dilakukan Bupati Penajam Paser…

Rabu, 01 April 2020 12:48

Cegah Covid-19, Ketua DPRD Minta Pintu Keluar- Masuk PPU Disterilkan

PENAJAM - Rapat koordinasi antara DPRD, bupati, Kapolres, dan Dandim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers