BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Sabtu, 30 November 2019 12:47
Teknologi Ovenless, Auto2000 BP Balikpapan Raih Most Excellence Award Tingkat Asia Pasifik
Operation Manager Auto2000 Wilayah Kalimantan Bali Nusa Tenggara Royen Bonggal.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Auto2000 Body & Paint (BP) Balikpapan berhasil menciptakan fasilitas perbaikan bodi cat kendaraan yang efisien. Tak hanya mampu memangkas waktu, inovasi ini telah diakui hingga level internasional.

Berbeda dengan cara konvensional yang menggunakan combi booth, Auto2000 BP Balikpapan menciptakan alat ovenless, tindakan spraybooth tanpa atau minim oven.

Inovasi ini meraih penghargaan best innovation tingkat nasional oleh Toyota Astra Motor (TAM) pada 2018. Hingga teranyar pada Rabu (27/11) kemarin, ovenless berhasil mendapat penghargaan The Most Excellence Award Tingkat Asia Pasifik. Tepatnya dalam ajang 2019 Asia Pacific Kaizen Evolution Cup yang berlangsung di Singapura.

Seperti yang dikatakan Operation Manager Auto2000 Wilayah Kalimantan Bali Nusa Tenggara Royen Bonggal dalam Yokoten Forum, ovenless merupakan teknologi sederhana, namun aplikatif dan efisien. Sehingga sangat cocok diterapkan di service station.

“Improvement ini mendapat penghargaan tingkat nasional dan layak kalau pada akhirnya inovasi ini mendapat predikat The Most Excellence Award tingkat Asia Pacifik,” katanya.

Proyek ovenless hanya diawali dengan modal dasar sekitar Rp 25 juta. Kemudian terus mengalami penyempurnaan, hingga kini ovenless sudah masuk pada generasi kelima.

Di mana mesin ovenless ini sudah dalam bentuk portabel alias bisa dibawa kemana-mana.

Sementara yang bisa dikunjungi di Auto2000 BP Balikpapan adalah satu unit ovenless generasi keempat. Dengan total modal pembuatan sekitar Rp 85 juta. Jangan salah, alat ini bahkan sudah terstandarisasi TAM.

Artinya sudah memenuhi syarat kualitas TAM. Combi booth tanpa oven dengan kualitasnya setara combi booth yang seharga Rp 600 juta.

"Ini inovasi dari bengkel BP Balikpapan. Kita ditantang untuk bikin penemuan yang dilombakan tingkat nasional. Setelah berhasil nasional, sekarang dilombakan ke Asia Pasifik," kata Kepala Cabang Auto2000 Balikpapan Sudirman Muhammad Zainuri.

Awak media diajak berkunjung langsung melihat ovenless. Salah satu dalam rangkaian agenda Auto2000 Media Regional Exploration Kalimantan.

Zainuri menjelaskan, secara umum ovenless memiliki keunggulan dalam efisiensi waktu.

Alat ini bisa mempercepat pengerjaan yang membuat kenyamanan bagi pelanggan. "Misalnya cukup pengerjaan selama 4 jam, namun dengan hasil kualitas yang terjamin standar," bebernya.

Bukan hal mudah untuk menapat standarisasi dari TAM. Auto2000 harus memenuhi item yang menjadi kewajiban dalam perbaikan bodi cat.

Seperti suhu ruangan, pembuangan spray, hingga kelembaban udara. Bahkan karena ovenless turut memanfaatkan air, maka harus ada uji standar laboratorium untuk memastikan tidak ada dampak lingkungan.

Teknisnya ovenless hanya menggunakan 2 stall yakni supporting dan ovenless. Dalam supporting ada pembongkaran, pengetokan, dan dempul.

Selanjutnya mobil masuk ke stall ovenless untuk dilakukan masking, surfacer, dan painting. Setelah itu ramping, mobil akan masuk lagi ke supporting untuk pemasangan, pemolesan dan dry wash.

Ada tiga kriteria perbaikan kendaran yang bisa masuk ovenless. Pertama super light repair dengan perbaikan 0,5 panel hanya butuh waktu 3 jam.

Kemudian light repair dengan 1-3 panel butuh waktu selama 6 jam. Serta kaategori medium repair dengan 4-6 panel yang menghabiskan waktu selama 9 jam. 

Soal material peralatan, ovenless kurang lebih sama dengan stall reguler pada combi booth. Sisi perbedaannya karena ovenless menggunakan material khusus non sanding surfacer dan fast dry clear coat.

Di mana fast dry ini tidak membutuhkan pemanasan dengan oven. Dengan alat ovenless, pengeringan cukup 15 menit. Sementara dengan combi booth yang biasa, pengeringan hingga 45 menit.

Dari penampakannya, ovenless memiliki desain tirai yang dilengkapi dengan inlet filter. Kemudian perlengkapan lainnya seperti stall ovenless with ramp, exhaust filter, ducting exhaust, water pump, water filterisasi, exhaust blower, dan ducting blower. Aliran udara akan dihisap oleh blower. Tentu udara yang masuk akan tersaring beberapa filter.

Lalu udara keluar lewat ducting exhaust di belakang. Sebagian udara yang membawa partikel cat akan jatuh dan masuk ke aliran air di bawah lewat stall ovenless ramp.

Aliran air mengunakan pompa air spesial yang bisa memecah partikel cat. Jadi air didorong oleh pompa masuk ke dalam filter. Nanti baru disaring, lalu air digunakan kembali.

Sehingga air yang menangkap sisa cat nanti difilter lagi dengan water filter. Semua sistem aliran air tertutup, airnya memutar saja.

Jadi tidak ada dampak lingkungan  Konsepnya mirip seperti aquarium. Sisa air mengalir lagi. Filterisasi air ini terdiri dari beberapa tahap. 

Pertama menggunakan dakron untuk menyaring cairan cat dan partikel kasar. Kemudian arang yang berfungsi sebagai saringan untuk penjernihan air dan menghilangkan bau pada air.

Selanjutnya filter dengan ijuk yang berfungsi sebagai penyaring partikel halus. Serta bioball agar mencegah pertumbuhan lumut.

Kepala Bengkel Auto2000 BP Balikpapan Wahju Prajitno menjelaskan, ada beberapa standar item dalam perbaikan bodi cat yang wajib dipenuhi, termasuk oleh ovenless.

Seperti cahaya lampu, aliran udara di antara 0,13-1 meter per second. Kalau ovenless aliran udara sekitar 0,3 meter per second. Aturan temperatur harus tergolong masih nyaman digunakan orang untuk bekerja. 

Ovenless BP Balikpapan memiliki temperatur 31-33 derajat selsius. Kemudian kelembaban harus standar 20-70 persen. Hal yang tak kalah penting perbedaan ovenless dan combi booth terletak dalam investment dan maintenance.

Jika bangun combi booth butuh struktur, pain booth, elektrikal dan sirkulasi udara. Total dana sampai Rp 624 juta.

Namun membuat ovenless cukup Rp 85 juta. Combi booth yang biasa dipakai juga butuh perawatan operasional. Misalnya dari listrik dan solar untuk pemanasan hingga penggantian filter.

Butuh servis bulanan dengan biaya sekitar Rp 7,8 juta. Sedangkan perawatan ovenless sangat mudah cukup dilakukan mekanik hanya sekitar Rp 600 ribu per bulan. Jadi perbedaan sangat signifikan.

"Hasil pengecatan ovenless sama dengan combi booth. Jadi ini bukan masalah alat, tinggal mekanik menjalankan SOP. Misalnya sebelum pengecatan harus bersihkan noda dengan baik," ungkapnya.

Namun semua kelebihan itu juga seimbang. Apabila ovenless bisa menghemat dana dari sisi pembuatan alat, tapi pengerjaan bodi cat membutuhkan material khusus yang cepat kering.

Itu juga memiliki harga yang mahal dibanding material biasa. "Bahan yang dipakai ini teknologi terbaru, tidak pakai proses pengeringan, bahannya lebih mahal," sebutnya.

Sebab ovenless tidak menggunakan pengeringan paksa dengan oven seperti combi booth. Sehingga lebih cepat dalam waktu pengerjaannya.

Ini yang jadi keunggulan ovenless karena bisa menghemat waktu pengerjaan hingga 25 persen. Jika menggunakan combi booth, proses pengerjaan bisa sampai 8 jam.

Tapi dengan ovenless, waktu pengerjaan sekitar 6 jam. Sedangkan biaya tergantung dari tingkat kerusakan dan jenis kendaraan. 

Sebagai contoh perbaikan Avanza per panel sekitar Rp 800 ribu, Innova Rp 900 ribu per panel, dan sebagainya. Selain unggul dalam efisiensi waktu, ovenless memiliki hasil pengecatan yang lebih glossy. Jika keluaran pabrikan memiliki level glossy 80 persen, ovenless bisa mencapai tingkat glossy 94 persen. 

Keunggulan lainnya pada sisi fleksibelitas, alat ini bisa digunakan untuk remote area. Selain berada di Auto2000 BP Balikpapan, ovenless juga berada di BP Clinic Service Station Auto2000 di Tanah Grogot, Paser.

Terlebih ovenless sangat cocok untuk pasar di remot area. Di mana, investasi lebih ekonomis dengan kondisi market tidak begitu besar.

Awalnya konsumen di Tanah Grogot harus rela bolak balik Balikpapan untuk proses bodi cat. Butuh waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Berawal dari kepedulian konsumen itu, pihaknya berinisiatif membuat model baru dari combi booth yang lebih ekonomis.

"Sebenarnya ovenless di bengkel ini hasil pengembangan dari Tanah Grogot. Kita pikir bisa diterapkan di Balikpapan, apalagi bisa mempercepat layanan," bebernya.

Keunggulan fasilitas BP clinic karena material fast dry, tanpa oven, super light repair hanya butuh waktu 3 jam. Metode hanya gunakan 2 stall, sedangkan yang biasa 4-7 stall.

Ovenless juga cukup dilakukan oleh dua mekanik. Di mana setiap mekanin mampu melakukan proses dari awal supporting, perbaikan ovenless, sampai finishing.

Tahun pertama kontribusinya BP clinic sangat signifikan. Setelah kehadiran ovenless, setidaknya rata-rata perbaikan di BP clinic mencapai 33 unit per bulan dari yang sebelumnya hanya 5 unit per bulan. Saat ini mencapai revenue sekitar Rp 42 juta per bulan.

Jadi memungkinkan bagi pasar atau daerah yang kecil cukup miliki BP clinic dibanding ke BP center. Bahkan berlaku untuk konsumen pengguna asuransi, klaim dan persetujuan cukup lewat WhatsApp agar semakin mudah dan cepat. (pro/one) 

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Sabtu, 15 Februari 2020 23:16

Event Static Show Lanud Dhomber Menambah Wawasan Masyarakat pada Militer Udara

BALIKPAPAN - Acara Static Show yang digelar di Base Ops…

Jumat, 14 Februari 2020 08:23

Generasi Milenial Punya Peran Strategis, PWI dan KPU Kukar Sosialisasi Pemilu ke Pelajar

TENGGARONG- Bertempat di ruang serba guna SMK 3 Kecamatan Tenggarong…

Jumat, 14 Februari 2020 07:24

KEREEN..! MAN I Balikpapan Juarai Kompetisi Young Innovation Project Pertamina

BALIKPAPAN– MAN 1 Balikpapan berhasil boyong juara pertama kompetisi Young…

Kamis, 13 Februari 2020 21:50

Pertamina Gandeng IWAPI DPC Balikpapan Jadi Mitra Binaan UMKM Pertamina

BALIKPAPAN- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan melaksanakan roadshow…

Kamis, 13 Februari 2020 20:54

Over Kapasitas, Bangunan Blok Rutan II B akan Dibuat Bertingkat

BALIKPAPAN- Kondisi Rutan Klas II B Balikpapan saat ini sudah…

Kamis, 13 Februari 2020 10:09

Efek Harga Batu Bara Lesu, Target Penerimaan DJBC Kalbagtim 2019 Turun

BALIKPAPAN - Target penerimaan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kalimantan…

Kamis, 13 Februari 2020 02:13

Pemprov Sulut Pertama di Indonesia Tolak Kerja Sama Media Abal-Abal

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil…

Rabu, 12 Februari 2020 13:14

KEREEN INI..! Lahan Pasca Tambang Disulap Jadi Komplek Mini Ranch

Berdekatan dengan pusat lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru, kawasan…

Rabu, 12 Februari 2020 10:52

Februari Penuh Cinta, Hotel di Balikpapan Ini Beri Promo Kamar hingga Paket Pernikahan Harga Spesial

BALIKPAPAN- Bagi sebagian orang, bulan Februari diidentikkan dengan bulan kasih…

Selasa, 11 Februari 2020 21:18

Bupati AGM dan BKPM akan "Bersihkan" Oknum Penghambat Investasi di PPU

BALIKPAPAN- Penajam Paser Utara (PPU) sebagai Ibu Kota Negara baru…

FSB 2020, Gali Potensi Siswa di Bidang Sains

Haru Sambut Kedatangan Lima Mahasiswa Kaltim yang Kuliah di China, Dikarantina di Natuna

Event Static Show Lanud Dhomber Menambah Wawasan Masyarakat pada Militer Udara

Korban Penikaman Mengaku Diterlantarkan di Ruang IGD, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit..

Pengusaha Roy Nirwan Dirugikan Oknum Pimpinan Bank, Tabungannya Rp 37,8 Miliar Disalahgunakan

EDAAN NIH ORANG.. Mabuk CT, Tusuk Seorang Perempuan yang Lagi Tidur

Dua Pelaku Pencongkel Rumah Kosong Diamankan Polsekta Balikpapan Selatan

Generasi Milenial Punya Peran Strategis, PWI dan KPU Kukar Sosialisasi Pemilu ke Pelajar

KEREEN..! MAN I Balikpapan Juarai Kompetisi Young Innovation Project Pertamina

Pertamina Gandeng IWAPI DPC Balikpapan Jadi Mitra Binaan UMKM Pertamina
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers