BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Kamis, 21 November 2019 08:37
Soal Sertifikasi Nikah Tahun 2020, Ini Tanggapan Kemenag Balikpapan..
-

PROKAL.CO, Balikpapan - Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementrian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Shaleh menanggapi adanya persyaratan baru menikah yang lagi ramai diperbincangkan. Persyaratannya yakni berupa sertifikat nikah yang akan diberlakukan di tahun 2020. 

"Kami belum dapat kabar tentang hal tersebut. Yang jelas, saat ini yang kita adakan hanyalah berupa bimbingan perkawinan," ucap Shaleh.

Ia menuturkan bahwa bimbingan pranikah yang diberikan Kemenag kepada calon pasangan sudah dilakukan sejak tahun 2018. 

"Saat ini bimbingan kami sedang berjalan dalam waktu dua hari di rumah dinas ketua DPRD. Kalau di hitung, bimbingan ini sudah angkatan ke delapan di tahun ini," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini dari Kemenag Balikpapan belum mendapat kabar mengenai konsep sertifikasi nikah. Namun, dengan adanya bimbingan ini, artinya pasangan tersebut juga akan mendapat sertifikat dan bekal lainnya.

"Orang-orang aja yang pada ribut di media sosial. Saya dengar tiga bulan, waktu dua hari aja harus dipikirkan bagaimana waktu mereka, apakah bisa atau tidak apalagi tiga bulan," ungkapnya.

Shaleh mengungkapkan pula kekhawatirannya mengenai sertifikasi nikah  yang akan membuat orang-orang merasa dipersulit yang akhirnya akan membuat pasangan tersebut mengambil jalan pintas dalam pernikahan, seperti menikah sirih atau menikah di kampung.

Bagi para pasangan yang telah melakukan pengajuan menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) akan di buatkan undangan untuk mengikuti bimbingan tersebut. Melalui surat tersebut, mereka dapat meminta izin kepada pihak perusahaan tempat mereka bekerja.

"Jika ada pihak perusahaan yang tidak mengizinkan atau keberatan dengan undangan tersebut, dapat dilaporkan ke kami. Kami akan membuatkan surat panggilan resmi karena ini adalah perintah negara dan ada Undang-Undangnya," jelasnya.

Bagi pihak perusahaan yang menetang adanya aturan tersebut artinya perusahaan tersebut menentang aturan pemerintah.

Untuk wilayah Balikpapan, data menunjukkan terdapat 500 pasangan yang mengikuti bimbingan pranikah di tahun 2019 ini. Padahal tingkat menikah sebanyak 5.000 pasang, namun bagi pasangan yang tidak sempat ikut akan di berikan nasihat dari masing-masing KUA.

"Ya, kalaupun nantinya benar sertifikasi nikah tersebut berjalan selama tiga hari, tidak ada masalah. Kan tiga bulan bagi seumur hidup. Tapi kami kembali lagi mengingatkan bahwa belum ada kabar kemari tentang konsep tersebut," pungkasnya.

Dirinya juga menambahkan sekalipun ada pasangan yang berbeda situasi, misalnya salah satu pasangan tersebut ada yang pernah menikah, pihak nya tidak akan melarang jika ingin ikut bimbingan asalkan dari calon padangan tersebut tidaklah malu. Tetapi ia menekankan bahwa bimbingan ini diutamakan bagi pasangan yang baru memulai rumah tangga. (rin/pro/one) 


BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 21:50

Prakiraan dari BMKG, Balikpapan Waspada Cuaca Ekstrem

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan mengeluarkan…

Senin, 30 Maret 2020 12:39

Bupati Semprotkan Disinfektan dan Bagi Vitamin

UJOH BILANG – Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh tak kenal…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Bupati Tinjau Pos Wasdalkes Long Pahangai, Minta Warga Tetap Tenang

Jajaran Pemkab Mahulu aktif melakukan upaya pencegahan virus corona. Bupati …

Minggu, 29 Maret 2020 11:05

RMC Balikpapan Bantu 20 Ribu Paket Sembako Gakin

BALIKPAPAN- Penyebaran virus Korona yang makin menjadi-jadi, membuat masyarakat tetap…

Sabtu, 28 Maret 2020 13:31
Bupati: Wajib Diperiksa Masuk ke Mahulu

Cegah Corona, Siagakan Pos Wasdalkes Darat dan Sungai

UJOH BILANG- Warga yang akan masuk ke Mahakam Ulu (Mahulu)…

Sabtu, 28 Maret 2020 13:27

Bupati: Selalu Perkuat Koordinasi Tim

UJOH BILANG – Upaya pencegahan masuknya Corona Virus Disease 2019…

Jumat, 27 Maret 2020 22:53

Alat Rapid Test Bakal Segera Tiba untuk Kaltim

BALIKPAPAN - Alat periksa cepat test Covid-19 atau rapid test…

Kamis, 26 Maret 2020 17:46

ALHAMDULILLAH.. Bantuan APD dari Pemerintah Pusat untuk Kaltim Sudah Tiba

BALIKPAPAN -Sebanyak 6.000 set Alat Pelindung Diri (APD) tiba di…

Selasa, 24 Maret 2020 09:13

Kapolresta, Dandim, dan Info Bencana Beri Imbauan Cegah Corona ke Pasar Tradisional

BALIKPAPAN - Kapolresta Balikpapan bersama Komandan Kodim (Dandim) 0905 Balikpapan,…

Selasa, 24 Maret 2020 06:32

Tekan Penyebaran Covid-19, Kapolda Kaltim Ajak Masyarakat Terapkan Social Distancing

BALIKPAPAN- Polda Kaltim terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan…

Pasien Positif Corona yang Meninggal di Balikpapan Punya Riwayat Sakit Jantung

Satu Pasien Positif Corona di Balikpapan Meninggal Dunia

RMC Balikpapan Bantu 20 Ribu Paket Sembako Gakin

Cegah Penyebaran Covid-19, Pertamina dan Rumah Zakat Kembali Penyemprotan Desinfektan di Samarinda

Rapid Test dari Pemprov Tiba, Sementara Prioritaskan untuk Tenaga Medis

Pasien Positif Corona di Balikpapan Bertambah 6 Orang, Total Ada 12 Orang

Aspiana Himbau Pencegahan Covid-19 Kepada Masyarakat Batu Sopang

Kebakaran di Kawasan Perusda, Rumah sekaligus Warung Ludes Dilahap Si Jago Merah

Cegah Corona, Siagakan Pos Wasdalkes Darat dan Sungai

Bupati: Selalu Perkuat Koordinasi Tim
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers