BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Rabu, 09 Oktober 2019 21:40
Dapur Umum dan Layanan Kesehatan ACT Terus Bantu Korban Gempa Ambon

PROKAL.CO, MALUKU TENGAH - Berdasarkan data terakhir ACT, lebih dari 50 ribu warga mengungsi di Kabupaten Maluku Tengah, 42 ribu pengungsi di Kabupaten Seram Bagian Barat, dan hampir tiga ribu pengungsi di Kota Ambon.

Sejumlah pengungsi tersebut masih enggan kembali ke rumah akibat trauma. Selama dua pekan pascagempa ini, para pengungsi pun mulai mengeluhkan sejumlah penyakit.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memberikan pelayanan kesehatan dan suplai pangan melalui program “Dapur Umum” bagi para penyintas gempa .

Relawan Medis ACT dokter Adriana Wiwi Padundung mengatakan, sejumlah penyakit yang muncul lebih banyak dialami anak-anak.

Selain sistem kesehatan anak-anak lebih rentan, kondisi pengungsian yang tidak layak, kotor, lembab, dan dingin turut menjadi sumber penyakit. "Kalau malam dingin. Pengungsi hanya tidur di tenda terpal beralaskan tikar," terang dr. Wiwi.

Menurut dr. Wiwi, antisipasi penyakit bisa dilakukan dengan pindah ke tempat yang lebih bersih. Pengungsi harus benar-benar menjaga kebersihan tenda. "Itu tantangannya. Memang sangat sulit menjaga kebersihan di kondisi terbatas seperti di pengungsian," lanjut dr. Wiwi.

Selain pelayanan kesehatan, sejak hari pertama gempa mengguncang, ACT telah membuka posko kemanusiaan, pendistribusian logistik, dan aktivasi lima dapur umum.

"Lokasi Dapur Umum ACT terdapat di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Dapur Umum yang kami upayakan diaktivasi di bukit-bukit, sebab para pengungsi di atas bukti kurang mendapat bantuan karena bantuan yang datang sudah lebih dulu habis di titik pengungsian di tepi jalan di bawah bukit," terang Komandan Disaster Emergency Response (DER) - ACT Bambang Triyono.

Hingga kini, Tim ACT masih terus melakukan pendataan terkait keadaan pengungsi maupun kerusakan fasilitas umum. "Saat ini para pengungsi masih membutuhkan sejumlah keperluan mendesak seperti air bersih, makan, tenda, dan alas tenda. Belum lagi, kondisi pengungsi yang tidak tersebar dalam kelompok-kelompok kecil," ungkap Bambang. 

Selain di Maluku Tengah, aktivasi dapur umum juga telah dilakukan di pos pengungsian Rindam XVI/Pattimura, Kairatu, Seram Bagian Barat. Dua ekor sapi disembelih untuk disajikan sebagai menu makan pengungsi gempa di pos Rindam.

Lukman Salahuddin dari tim DER-ACT juga menambahkan, masih terus mendukung suplai makanan bagi para penyintas yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. "Banyak para penyintas yang belum kembali ke rumah karena khawatir dengan gempa susulan yang kerap terasa," terangnya.  

"Dua ekor sapi kami sembelih di pos pengungsian Rindam Kairatu. Alhamdulillah, sekitar 6000 jiwa menikmati santapan dapur umum ACT dengan lauk daging sapi," tambah Lukman. Selain suplai makanan untuk pengungsi,  kata Lukman, melalui aktivasi dapur umum juga terjalin kerja sama ACT dengan TNI di Rindam XVI SBB.

ACT mengajak untuk membantu saudara sebangsa terdampak gempa bumi di Kota Ambon, Maluku.

Kepedulian dan Kedermawanan Masyarakat Indonesia akan menjadi sumber energi kehidupan saudara terdampak bencana indonesiadermawan.id/PeduliGempaAmbon.

Lukman mengatakan, kebutuhan para pengungsi masih harus dipenuhi. "Kebutuhan para pengungsi antara lain tenda, sembako, air bersih, keperluan kebersihan, perlengkapan bayi dan balita, MCK, dan musala darurat," tandas Lukman. 

Di Kabupaten Seram Bagian Barat, lebih dari 40 ribu orang mengungsi. Sebanyak 10 jiwa tercatat meninggal dunia, 29 orang luka ringan, dan 3 orang luka berat.

Puluhan jiwa juga terdampak di Kabupaten Maluku Tengah, 50 ribu orang mengungsi, 15 orang meninggal dunia, 72 orang luka berat, dan 18 orang luka ringan.

Di Kota Ambon, hampir tiga ribu orang mengungsi. 13 jiwa tercatat menjadi korban meninggal dunia. (adv/pro) 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 10:19

SAWA dan HPM Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Kesehatan

BUSANG- PT Subur Abadi Wana Agung (SAWA) bersama PT Hamparan…

Jumat, 22 Mei 2020 13:09

PT EBL Salurkan Bantuan APD, Bantu Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Tangani Covid-19

SANGATTA— PT Etam Bersama Lestari (EBL) menyerahkan bantuan pencegahan Virus…

Jumat, 22 Mei 2020 08:22

Bupati Bagikan BLT DD Desa Sangatta Utara, Warga Diminta Tetap di Rumah

SANGATTA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bulan Mei…

Jumat, 22 Mei 2020 07:41

Bupati Ikuti Rakor Virtual Bersama Satgas Pencegahan-KPK Wilayah IV

SANGATTA– Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi…

Kamis, 21 Mei 2020 20:33

Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan BBM dan LPG di Kalimantan Jelang Idulfitri

BALIKPAPAN – Menjelang Idul Fitri 1441 H, Pertamina Marketing Operation…

Kamis, 21 Mei 2020 20:33

Jelang Idulfitri, Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat untuk BBM dan LPG di Kalimantan

BALIKPAPAN – Menjelang Idul Fitri 1441 H, Pertamina Marketing Operation…

Kamis, 21 Mei 2020 18:48

Lelang Amal All New N MAX 2020 Capai Rp 30 Juta

BALIKPAPAN- Selama satu bulan sejak April hingga Mei 2020, berbagai…

Kamis, 21 Mei 2020 13:58

Sambut Idulfitri, Direksi, Dewan Komisaris, dan Karyawan Pupuk Kaltim Salurkan Donasi Rp 2,2 Miliar

BONTANG - Jelang Idulfitri 1441 H, Pupuk Kaltim menyiapkan ribuan…

Kamis, 21 Mei 2020 09:24

Gandeng ACT, Pertamina Peduli Penuhi Kebutuhan Pangan Pejuang Nafkah Balikpapan

Balikpapan -- Sejak penerapan lockdown lokal pasca pandemi covid-19 di…

Kamis, 21 Mei 2020 08:20

Masa Kepemimpinan akan Berakhir, Sekda Pastikan Anggaran Sudah Diplot Kerjakan Proyek Multiyears

Masa kepemimpinan pasangan Ismunandar-Kasmidi Bulang akan berakhir 2021 mendatang. Sehingga,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers