BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Selasa, 13 Agustus 2019 20:27
SPS Desak Menkeu Bebaskan Pajak Kertas
Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Upaya Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat untuk memperjuangkan "Bebas Pajak bagi Pengetahuan" (No Tax for Knowledge) kembali kandas di tangan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Melalui surat tertanggal 7 Agustus 2019, Sri Mulyani merespons negatif permohonan Pengurus SPS Pusat untuk mendiskusikan ikhwal No Tax for Knowledge di atas.

"Kami dengan menyesal belum bisa memenuhi permohonan pengurus SPS Pusat untuk bertemu Menteri Keuangan," bunyi kutipan surat yang ditandatangani Nufransa Wira Sakti, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, tanpa ada penjelasan memadai. 

Untuk diketahui, Pengurus SPS Pusat pada tanggal 9 Juli 2019 berkorespondensi dengan Menkeu, guna mencari momentum mendiskusikan isu No Tax for Knowledge.

Upaya ini adalah tindak lanjut dari saran Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pengurus SPS Pusat beraudiensi dengannya di Kantor Wapres Jalan Merdeka Utara, Jakarta, pada 18 Maret 2019 lalu.

Jauh sebelumnya Pengurus SPS Pusat pernah bertemu dengan Sri Mulyani tahun 2008, ketika menjabat Menkeu di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat itu, Menkeu menolak usulan No Tax for Knowledge SPS. 

"No Tax for Knowledge" pada hakikatnya merupakan sebuah perjuangan para penerbit media cetak guna mendapatkan keringanan terhadap pajak pembelian kertas dan penjualan produknya.

Hal yang sama telah dikenyam oleh penerbit buku di Tanah Air, yang memperoleh insentif atas pajak penjualan buku. Perjuangan ini tentu punya dasar yang kuat.

Sebagai satu-satunya asosiasi penerbit pers cetak di Indonesia yang beranggotakan 450 penerbit, SPS  meyakini, pemberian insentif atas pembelian kertas koran dan penjualan media cetak, tidak akan membuat pundi-pundi keuangan Negara tergerus.

"Justru melalui insentif tersebut, akan mengundang minat baca masyarakat semakin tinggi terhadap media cetak. Pada gilirannya budaya membaca yang kuat akan berkontribusi terhadap pencerdasan bangsa. Ada sisi "intangible advantage" yang luput dari perhitungan Menkeu jika menolak kampanye No Tax for Knowledge penerbit media cetak," ungkap Sekretaris Jenderal SPS Pusat Asmono Wikan.

Sebagai bagian dari media arus utama, kontribusi penerbit pers cetak terhadap informasi yang utuh juga sangat kuat. Dalam berbagai kesempatan, pemerintah pun mengakui peran penting pers cetak dalam mendukung kampanye besar anti hoax.

"Patut disayangkan jika Menkeu terlalu dini menutup pintu dialog dengan SPS Pusat ikhwal No Tax for Knowledge. Padahal ikhtiar pers cetak dalam ikut meliterasi dan mengkonsolidasi keutuhan bangsa selama ini tak terhitung lagi banyaknya," imbuh Asmono.

Sekadar mengingatkan, di berbagai negara maju yang tingkat literasinya tinggi, seperti Norwegia, Jerman, Denmark, Swedia, dan bahkan India, insentif atas kertas koran juga diberlakukan.

Tak heran jika peran pers cetak di negara-negara tersebut masih sangat kuat dalam ikut mendidik masyarakat. 

"Pada akhirnya, ini soal keberpihakan. Barangkali Menkeu tidak melihat pentingnya memberi keberpihakan pada industri yang tiap tahun menyumbang pajak ke Negara puluhan bahkan mungkin ratusan milyar. Itulah industri pers cetak di tanah air," pungkas Asmono. (far/one) 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 14:44

Petugas Medis di Ruang Isolasi RSUD Paser Disiapkan Penginapan di Hotel Sadurengas

TANA PASER - Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima…

Kamis, 02 April 2020 20:22

Rendi Solihin Ajak Milenial Peduli Covid-19

RENDI Solihin tak mau ketinggalan. Politikus muda asal Kutai Kartanegara…

Rabu, 01 April 2020 16:16

Grab Perangi COVID-19 di Balikpapan lewat Gerakan #KitaVSCorona

BALIKPAPAN- Sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi kepada masyarakat Indonesia untuk…

Rabu, 01 April 2020 09:21

Ada 47 Perusahaan Hasil Pekerjaan Proyek di Paser Masih Terhutang Temuan

TANA PASER - Berdasarkan hasil penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser…

Rabu, 01 April 2020 00:31

Mulai 1 April, Bandara SAMS Sepinggan Terapkan Pembatasan Operasi

BALIKPAPAN- PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara Internasional…

Selasa, 31 Maret 2020 19:18

Relawan Corona dari Banda Indonesia Balikpapan Siang-Malam Semprot Rumah Warga

Bukan hanya relawan medis yang bersusah payah saat ini menangani…

Selasa, 31 Maret 2020 10:39

Kapolda Kaltim Turun Langsung Penyemprotan Disinfektan di Rumah Warga

BALIKPAPAN- Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, Kapolda Kaltim…

Senin, 30 Maret 2020 21:50

Prakiraan dari BMKG, Balikpapan Waspada Cuaca Ekstrem

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan mengeluarkan…

Senin, 30 Maret 2020 12:39

Bupati Semprotkan Disinfektan dan Bagi Vitamin

UJOH BILANG – Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh tak kenal…

Senin, 30 Maret 2020 12:36

Bupati Tinjau Pos Wasdalkes Long Pahangai, Minta Warga Tetap Tenang

Jajaran Pemkab Mahulu aktif melakukan upaya pencegahan virus corona. Bupati …

Pemkot Balikpapan Imbau Sementara Stop Penyemprotan Disinfektan, Ini Alasannya..

Bupati Pastikan Sembako Bantuan Bagi Warga Terdampak Covid-19 akan Disebar

Pasutri Serempet Warga, Dikejar Polantas, Eh Ternyata Bawa Sabu 20 Gram

KABAR BAIK.. Tiga Pasien Positif Corona di Balikpapan Kini Kondisinya Dinyatakan Negatif

Mandiri Syariah Gelar Doa Bersama Pegawai Seluruh Indonesia Secara Online

Diduga Idap Penyakit Lambung, Pria Tua Nekat Gantung Diri di Rumah

Petugas Medis di Ruang Isolasi RSUD Paser Disiapkan Penginapan di Hotel Sadurengas

Anak Libur Sekolah, Guru Juga Libur

Penambahan Penutupan Ruas Jalan di Balikpapan Mulai Diberlakukan

Pemuda Curi Enam Motor, Jualnya di Facebook
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers