BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

KRIMINAL

Senin, 29 Juli 2019 20:02
Terdakwa Dugaan Ekspor Kepiting Ilegal Sampaikan Pledoi, Ini Isinya..

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Sidang dugaan ekspor kepiting ilegal dengan terdakwa Rudy Lee warga Manggar, Balikpapan Timur kembali digelar pada Senin (29/7) siang.

Dalam agenda sidang kali ini, Kuasa Hukum terdakwa Jerry Fernandez SH, CLA menyampaikan Pledoi atas kasus kliennya tersebut.

Jerry Fernandez SH, CLA sebagai kuasa hukum terdakwa Rudy Lee selaku pengusaha ekspor kepiting, merasa adanya tindakan kriminalisasi.

Padahal menurutnya kliennya tidak ada melanggar hukum seperti yang di sangkakan pihak Polda Kaltim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Hari ini kami sampaikan pledoi, jika klien saya merasa telah ada tindakan kriminalisasi oleh aparat penegak hukum. Dan tadi pada majelis hakim telah kami sampaikan. Dan kami berharap klien kami ini bisa dibebaskan,” ujar Jerry Fernandez SH, CLA usai sidang, Senin (29/7).

Tim kuasa hukum terdakwa menduga kuat adanya upaya kriminalisasi terhadap klien mereka yang tertangkap Sudit Tipiter Ditkrimsus Polda Kaltim saat hendak melakukan ekspor ke Singapura pada tanggal 13 September 2018 melalui bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Tim kuasa hukum menegaskan jika klien mereka tidak ada yang menyalahi aturan terkait pasal 16 ayat 1 Undang-undang nomer 31 tentang Perikanan. Bahkan juga tidak ada unsur kesengajaan melakukan mengeskpor kepiting betina bertelur.

“Hal tersebut yang dituduhkan kepada klien kami kan jelas tidak terbukti dari 1.300 ekor kepiting yang siap ekspor  tidak ada yang bertelur,” tegasnya.

Menurutnya kliennya yang sudah menekuni bisnis selama kurang lebih 12 tahun, baru kali ini ditangkap, padahal sebelum dikirim, pihak Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) telah memeriksa kemudian mengeluarkan Sertifikat Instalasi Karantina Ikan (SIKI). Sebelum melakukan pengiriman, khususnya ekspor, pemilik wajib memenuhi sejumlah dokumen.

Mulai Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), sertifikat kesehatan, sertifikat Cara Karantina Ikan Baik (CKIB), surat pemberitahuan ekspor barang, NPWB, CV perusahaan, dll. Jika dokumen tidak lengkap, tentu tak bisa lolos.

“Sebelum dikirim, diperiksa petugas BKIPM kemudian dikeluarkan sertifikat SIKI dan CKIB. Kalau kepiting tersebut bertelur, tentu sudah dilarang oleh BKIPM,” terang Jerry.

“Pihak Singapura selama ini pesannya jantan. Tidak mau bertelur,” tambahnya. 

Lanjut Jerry selaku Tim kuasa hukum juga akan melakukan banding jika mejelis hakim menjatuhi hukuman 2 tahun seusai tuntutan dari JPU.

Pasalnya selain tidak menyalahi aturan seusai pasaln yang di sangkakan terdakwa juga di ketahui telah mendapatkan ijin usaha perikanan, sertifikasi kesehatan dan telah di periksa oleh balai karantina ikan pengendalian mutu.

“Apa pun hasilnya jika tidak dibebaskan kami akan banding. Itu jelas jelas sudah kan ya,” ujarnya. (pro/one) 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 20:27

Jukir Liar dan Preman di Sepanjang BP sampai Klandasan Dirazia, 12 Orang Diangkut

BALIKPAPAN- Para juru parkir (Jukir) liar dan preman di sepanjang…

Kamis, 23 Januari 2020 17:34

SIKAAT TERUS, NDAAN..! Polresta Ringkus Lima Anak Buah Bandar Narkoba di Balikpapan

BALIKPAPAN - Polresta Balikpapan tak gentar dan tiada henti memberantas…

Kamis, 23 Januari 2020 00:19

Maling lewat Jendela, Raja Ditangkap Warga

BALIKPAPAN - Raja (18), dibekuk aparat kepolisian atas aksinya yang…

Rabu, 22 Januari 2020 23:29

Keenakan Sering Dipinjami, Motor Teman Sendiri Diembat

BALIKPAPAN - Pelaku pencurian motor (curanmor) dibekuk aparat kepolisian setelah…

Rabu, 22 Januari 2020 21:40

Muncikari yang Diamankan Polresta Balikpapan Ternyata Juga "Jajakan" Anak Tetangga

BALIKPAPAN - Rahmadi (22), warga Kelurahan Baru Tengah ini hanya…

Rabu, 22 Januari 2020 20:47

Tuntut Keadilan, Kuasa Hukum Notaris Sebut Alat Bukti JPU Tidak Sempurna

BALIKPAPAN- Notaris Balikpapan yang merasa dikriminalisasi Bareskrim Polri beberapa waktu…

Selasa, 21 Januari 2020 20:17

Tawarkan Perempuan Dewasa dan Bawah Umur, Muncikari Diciduk Polresta Balikpapan di Hotel

BALIKPAPAN - Tim Beruang Hitam Polresta Balikpapan berhasil meringkus Rahmadi…

Selasa, 21 Januari 2020 19:55

Copet di Area Permainan Anak-Anak di Pusat Perbelanjaan Diciduk Polisi

BALIKPAPAN – Ramlah (39) harus pasrah saat aparat mendatangi kos-kosannya,…

Selasa, 21 Januari 2020 19:35

Penikam Dua Pria di Warkop Prapatan Masih Buron, Polisi Blokir Semua Akses Pelaku

BALIKPAPAN - Polisi masih memburu pelaku kasus panikaman di Jalan…

Senin, 20 Januari 2020 20:10

Pria Ini Diamankan saat Bawa Koper Hitam, Pas Digeledah Isinya Sabu 10 Kg asal Tawau

BALIKPAPAN - Ditresnarkoba Polda Kaltim mengamankan seorang pria bernama Hadi…

Kronologi dan Penyebab Tabrakan Kelotok dan Kapal Feri, Ternyata Kelotoknya...

Wiiiihh... Kapal Kelotok Ditabrak Kapal Feri di Perairan Kampung Baru

Shio Tikus Logam, Cerdik dan Pantang Menyerah Capai Tujuan

Satlantas Polresta Balikpapan Berhasil Temukan Mobil Pick Up Penabrak Motor di Sepinggan

Antisipasi Virus Corona, Masyarakat Diimbau Hindari Bepergian ke Negara Terjangkit

Paser Dianggap Darurat Narkoba, Gepenta Kecam Gelar Aksi ke Jalan Suarakan untuk Pemerintah

DPRD Bersama Bapelitbang Paser Kunjungi MAP UGM

Jukir Liar dan Preman di Sepanjang BP sampai Klandasan Dirazia, 12 Orang Diangkut

DPD PKS Targetkan 4.000 Kader Baru di Balikpapan, Harun: Jangan Jadi Penonton di IKN

SIKAAT TERUS, NDAAN..! Polresta Ringkus Lima Anak Buah Bandar Narkoba di Balikpapan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers