BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Senin, 15 Juli 2019 22:24
Mendikbud Apresiasi Samarinda

Sikapi Zonasi, Langkah Cepat Dengan Dirikan Sekolah Baru

Wali Kota Syaharie Jaang saat meninjau salah satu sekolah di hari pertama masuk sekolah.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengapresiasi Walikota Samarinda, Syaharie Jaang dengan membuat kebijakan mendirikan sekolah baru untuk menampung warga yang belum tertampung meskipun sementara sifatnya menumpang di sekolah yang sudah ada.

"Tadi setelah Pak Walikota kunjungan pertama di SDN 001 dan SMPN 46 Samarinda Seberang, kami langsung share di grup Kemendikbud. Pak Menteri mengapresiasi sangat tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali. Begitu juga disampaikan Pak Dirjen," ungkap Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Diknas Abdul Kahar dalam sambutannya pada

Kegiatan Kunjungan Hari Pertama Masuk Sekolah di SDN 016 Sungai Pinang Jl Proklamasi, Senin (15/7) pagi. Kahar mengutarakan informasi yang didapatnya hanya ada dua daerah yang membuat kebijakan mendirikan sekolah untuk mengatasi persoalan zonasi sekolah. "Apalagi Pak Wali sudah berencana untuk membangun gedung sekolah untuk mengatasi kekurangan daya tampung di sekolah negeri," imbuhnya.

Menurutnya Kemendikbud mendapat mandat langsung dari Presiden agar tidak ada anak yang tidak bersekolah. "Yang dicontohkan Samarinda akan kami viralkan. Karenanya Pak Menteri dan Pak Dirjen sangat mengapresiasi tinggi kebijakan Pak wali yang luar biasa. Terima kasih Pak Wali dan Pak Asli Kadisdik serta jajaran," kata Kahar. Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda Asli Nuryadin mengatakan dengan kebijakan diambil Walikota, sehingga berdirilah dua sekolah baru.

"Kita langsung bergerak cepat menyiapkan SDM untuk dua sekolah baru atas kebijakan Pak wali. Karena pak wali selalu berpesan jangan sampai ada anak yang tidak bersekolah," ucap Asli. Terwujudnya sekolah baru ini menurutnya juga tak terlepas berkat kerjasama pemerintah, orang tua dan masyarakat. Walikota sendiri menerangkan mereka mendirikan sekolah baru untuk menyikapi banyaknya lulusan SD sehingga tak tertampung.

Apalagi sebutnya setelah sistem zonasi dan kecamatan Samarinda Seberang dimekarkan, sehingga tinggal ada satu SMP negeri saja di kecamatan itu. "Makanya kita mendirikan SMP baru (SMPN 46) walaupun masih menumpang. Begitu pula di Kecamatan Sungai Pinang dimana Kelurahan Sungai Pinang merupakan banyak penduduknya, sehingga juga didirikan SMP baru," beber Jaang. Menurutnya di Samarinda Seberang adalah SMPN 46 dan di Kecamatan Sungai Pinang SMPN 48.

"Sementara menumpang dulu. Tahun depan kita usahakan berpisah. Kita Pemkot tahun 2020 akan lebih banyak lagi membangun gedung sekolah. Mudahan mendapat dukungan dari dewan agar lancar," tuturnya. Jaang berharap dengan membentuk dua sekolah SMP tadi bisa tercukupi.

"Saya selalu ingatkan jangan ada orang susah dibuat susah untuk bersekolah. Karena saya ini anak desa, yang kampung saya ini lebih dekat ke Malaysia. Saya anak petani, saya tidak mau dengar anak-anak tukang, anak pedagang pasar tidak sekolah. Jika ada yang menyulitkan, saya akan lantik kepala sekolah baru," ancam Jaang. Terkait kunjungan ke sekolah di hari pertama masuk sekolah, Jaang mengatakan sudah beberapa tahun membuat kebijakan agar orang tua wajib mengantar anaknya ke sekolah sampai masuk. "Saya juga melakukan kunjungan. Cuma beda tahun ini saya ke sekolah-sekolah yang lebih jauh lagi seperti di Samarinda Seberang, Sungai Pinang dan Sungai Siring gerbang Kota Samarinda," bebernya.

Jaang berpesan juga agar anak-anak tidak dipaksa membeli buku terlebih lagi jika sampai ada pungutan-pungutan. "Bagi yang belum ada seragam baru, pakai baju yang ada saja dulu. Bagi yang masuk SMP bisa pakai baju SD dulu," pungkas Jaang yang mengakhiri kunjungannya di SMPN 19 Sungai Siring Samarinda Utara.(kmf2)


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 10:02

Tokopedia Gerakkan Perekonomian Dalam Negeri, Termasuk Kaltim

BALIKPAPAN- Tokopedia kini ada di mana-mana. Data terbaru, kini menjangkau…

Rabu, 11 Desember 2019 20:03

Laka Laut di Perairan Teluk Balikpapan, Dua Orang Tewaas!

BALIKPAPAN- Lanal Balikpapan, Basarnas, dan Tagana melakukan penyelamatan pada lima…

Senin, 09 Desember 2019 08:36

Takjub Masjid Tua, Salat Ashar Berjamaah

SAFARI RELIGI. Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono di sela-sela agenda…

Minggu, 08 Desember 2019 08:44

BRI Dukung UMKM Kembangkan Usaha

BALIKPAPAN- Bank BRI kantor cabang Ahmad Yani mengajak para pelaku…

Sabtu, 07 Desember 2019 23:22

Anjing-Anjing Lucu Berbagai Jenis Meriahkan Event Dogs Day Festival di Plaza Balikpapan

BALIKPAPAN- Ratusan anjing dari berbagai jenis hadir di event Dogs…

Jumat, 06 Desember 2019 23:29

Hujan Deras Disertai Petir, Beberapa Kawasan di Balikpapan Banjir

BALIKPAPAN- Hujan disertai petir mengguyur Kota Balikpapan, Jumat (6/12) pagi…

Jumat, 06 Desember 2019 18:57

Cara Mudah Urus Pajak Kendaraan Bermotor di Pegadaian, Anti Ribet dan Anti Antre!

BALIKPAPAN- Membayar pajak tahunan kendaraan bermotor kini semakin mudah. Tak…

Jumat, 06 Desember 2019 11:43

Merasa Kematian Polisi Muda Ada Kejanggalan, Sang Bapak Minta Makamnya Dibongkar

BALIKPAPAN- Kamarudin, ayah dari almarhum Bripda Budi Setiawan, meminta dilakukan…

Jumat, 06 Desember 2019 08:03

Mayjen TNI Richard TH Tampubolon Beri Warna Berbeda pada Tradisi Pengantar Kasdam VI/Mulawarman

BALIKPAPAN- Mayjen TNI Richard Tampubolon S.H., M.M. hari ini secara…

Jumat, 06 Desember 2019 07:58

Saling Sinergi, Peran Masyarakat Penting Jaga NKRI

BALIKPAPAN-Baru dua pekan menjabat, silaturahmi dengan instansi, lembaga dan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.