BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

BREAKING NEWS

Kamis, 27 Juni 2019 15:40
0
Balikpapan Perlu Badan Pengendali Bahan Pokok
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Selama ini Kota Balikpapan mengandalkan pasokan bahan pokok dari daerah luar Kalimantan, seperti Jawa Timur dan Sulawesi. Terkait hal ini, maka perlu dibentuk badan yang bertugas mengendalikan bahan pokok. Bebrrapa waktu lalu DPRD telah melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) terkait hal ini.

FGD tersebut dilaksanakan oleh Komisi II DPRD Balikpapan, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan dihadiri akademisi dari Universitas Gajah Mada Jogjakarta.

Disebutkan guru besar Universitas Gajah Mada Profesor Ahmad Munawar, pengendalian pasokan dan harga bahan pokok di Kota Balikpapan akan bergantung pada kondisi cuaca terutama jalur distribusi perairan.

Masalah harga kebutuhan yang masih tak menentu juga kerap dipengaruhi oknum yang ingin mempermainkan harga. "Ada upaya oknum atau spekulan yang mencoba untuk menaikan harga, caranya dengan melakukan penimbunan. Maka perlu lembaga pengendali," jelasnya.

Balikpapan sebagai kota konsumtif, lanjut Ahmad, menandakan pendapatan atau penghasilan warganya cukup tinggi. Sedangkan kebutuhan pokok harus didatangkan dari luar daerah.

"Ada juga sistem logistik nasional dari pemerintah pusat pada 2025 agar sistemnya terintegrasi dengan daerah. Perlu juga kota ini membuat nota kesepahaman dengan daerah-daerah penyalur terbesar," sarannya.

Sehingga ia pun mendorong terbentuknya perusda seperti di DKI Jakarta agar stabilitas pasokan dan harga bahan pokok lebih terjamin. "Kalau konsumen panik dan membeli dalam jumlah besar, harga komoditas jadi malah melonjak. Maka harus dikendalikan," ucapnya.

Pihaknya pun mengusulkan agar dibentuk industri hilir yakni mengolah bahan baku menjadi bahan jadi seperti pengalengan ikan. Tentunya upaya tersebut juga memberi dampak positif pada pertumbuhan pendapatan daerah.

"Seperti Singapura. Di sana itu bukan negara penghasil cokelat, tapi cokelat Singapura dijual kemana-mana. Kalau Balikpapan bisa seperti itu, pasti lebih bagus lagi," ujarnya.

Itulah mengapa, penting dibentuk Badan pengendali harga bahan pokok yang bertugas mengawasi agar ada sistem yang mengatur bahan pokok dan bahan penting lainnya agar komoditasnya tersedia dan harga stabil di pasaran.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa menambahkan, pembentukan badan tersebut lantaran kota ini sangat ketergantungan pasokan bahan pokok dari daerah luar seperti Jawa Timur dan Sulawesi sangat tinggi.

"Kami sudah belajar ke beberapa kota, misalnya Jakarta dan Bandung yang telah membuat perusahaan daerah untuk mengatur alur distribusi dan harga bahan pokok," kata Taqwa.

Sehingga adanya perusahaan daerah (perusda) pangan, menurutnya, bisa menekan kelangkaan dan fluktuasi harga bahan pokok. "Jadi perlu ada perusda yang mengatur secara spesifik," ucapnya.

Selain itu, pembentukan perusda pangan juga harus berdasarkan kerangka acuan berupa peraturan daerah (perda) yang disahkan. Dirinya pun optimistis perusda tersebut bisa terbentuk.

"Insya Allah, kalau perda-nya disahkan, ya harus dijalankan karena ini menjadi kebutuhan mendasar. Tidak akan berbenturan dengan Disperindagkop dan Dinas Perdagangan karena tupoksi-nya berbeda," tandasnya. (pro/adv/one)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Mei 2020 23:58

Pengendara Tewas Dilindes Truk Tanki di Km 3

BALIKPAPAN - Sore tadi, sekitar pukul 16.50 Wita terjadi laka…

Minggu, 17 Mei 2020 06:17

Pemkot Baliipapan Imbau Warga Salat Id dari Rumah Saja

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan bahwa pelaksanaan…

Sabtu, 16 Mei 2020 02:49

PDP di Balikpapan Mengalami Kenaikan

BALIKPAPAN - Ketua Gugus Tugas kota Balikpapan, Wali Kota Balikpapan…

Kamis, 14 Mei 2020 06:22

Ngamuk di Atas Motor, Jatuh, Pria Ini Meregang Nyawa di Pinggir Jalan

BALIKPAPAN - Siang tadi, warga dikejutkan dengan kejadian laka tunggal…

Selasa, 12 Mei 2020 16:31

Polda Kaltim Ungkap Sabu 65 Kilogram Jaringan Malaysia- Indonesia

BALIKPAPAN - Tim Opsnal Subdit I Dit Resnarkoba Polda Kaltim …

Senin, 11 Mei 2020 21:16

Perempuan Ini Ketahuan Numpang Truk Sembako Menuju Balikpapan, Katanya Pengen Ketemu Suami

BALIKPAPAN - Seorang wanita bernama Nirwana (37) diamankan oleh anggota…

Sabtu, 09 Mei 2020 22:32

Tiga Calon Penumpang Pesawat Batal Terbang, Ada Reaktif Covid 19

BALIKPAPAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri…

Sabtu, 09 Mei 2020 20:55

Tanah Amblas di Jalan Serobong Prapatan, Akses Dua RT Terputus

BALIKPAPAN - Warga wilayah Jalan Serobong RT 24 Balikpapan Kota,…

Kamis, 07 Mei 2020 09:18

Uji Swab Corona Kini Bisa di Balikpapan

BALIKPAPAN - Alat pendeteksi virus Corona, PCR (Polymerase Chain Reaction)…

Rabu, 06 Mei 2020 18:42

Ya Allah.. Sebuah Masjid di Sepinggan Ludes Terbakar

BALIKPAPAN - Kebakaran terjadi di masjid Da'watul Falah, tepatnya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers