BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 30 Mei 2019 21:27
Fokus Upaya Pelestarian Budaya Adat Paser

DPRD Minta Pembangunan Kuta Adat Paser Dilanjutkan

DIHENTIKAN : Pembangunan Kuta Adat Paser diupayakan bisa dilanjutkan pada tahun ini. DPUPR segera mengusulkan Rp 5 miliar pada APBD Perubahan Tahun 2019.

PROKAL.CO, PENAJAM- DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berharap agar pembangunan Kuta atau rumah adat Paser bisa dilanjutkan pada tahun ini.

Pasalnya Pembangunan Kuta Adat Paser tersebut merupakan upaya Pemkab PPU untuk melestarikan budaya lokal. Khususnya budaya adat Paser. 

Ketua DPRD Kabupaten PPU Nanang Ali mengatakan pembangunan Kuta Adat Paser tersebut masuk dalam pengembangan taman budaya.

Yang di dalamnya bisa memasukkan unsur pendidikan dan kesenian. “Jadi melalui Taman Budaya nanti, budaya adat Paser bisa terus dilestarikan bagi generasi selanjutnya,” pesan dia.

Menurut Politikus Partai Golkar ini, pembangunan Kuta Adat Paser tersebut terbilang cukup lama. Pasalnya perjuangan untuk pembangunan Kuta Adat Paser ini, telah dimulai Lembaga Adat Paser (LAP) dimulai sejak 17 tahun lalu.

Setelah Kabupaten PPU menjadi daerah otonomi baru (DOB) pada 2002. “Walaupun terlambat, tapi pemerintah sudah memulainya. Tentunya harus dibarengi kerja bersama antara pemerintah dan tokoh adat Paser untuk melaksanakan kegiatan ini. Karena baru tahap awal dari pembangunan program pelestarian budaya,” pesan Nanang.  

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Supardi mengatakan anggaran kelanjutan proyek pembangunan Kuta Adat Paser akand diusulkan pada APBD Perubahan 2019.

Sebelumnya pada tahun lalu, telah dialokasikan sebesar Rp 2,7 miliar untuk pembangunan tahap awal. Namun hanya mampu memenuhi 30 persen dari perencanaan keseluruhan bangunan.

“Kalau untuk full design memerlukan Rp 24 miliar.Makanya untuk tahun ini, kami akan usulkan di APBD Perubahan sebesar Rp 5 miliar. Untuk menyelesaikan atap dan lantai bangunan,” kata dia. 

Sebelumnya, pembangunan Kuta Adat Paser telah dimulai 3 Juli 2018. Dengan waktu pengerjaan selama 180 hari. Dengan waktu perpanjangan 60 hari, sehingga baru berakhir pada Maret 2019 lalu.

Bangunan tahap awal, adalah kerangka Kuta Adat Paser tanpa dinding. Dengan atap yang hanya menutupi sebagian bangunan. 

Jika tidak dilanjutkan pada tahun ini, maka konstruksi bangunan Kuta Adat Paser tersebut dikhawatirkan banyak yang mengalami kerusakan.

Akibat kondisi cuaca. “Makanya kami mengusulkan anggaran di APBD Perubahan untuk fokus menyelesaikan atap dan lantainya,” tandas Supardi. (adv/*/kip/pro/one) 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 20:06

Ratusan Penumpang Numpuk di Bandara SAMS Sepinggan, Penerbangan ke Berau Belum Ada Kepastian

BALIKPAPAN - Ratusan penumpang pesawat APT Pranoto Samarinda harus kembali…

Senin, 16 September 2019 19:00

Jaga Keandalan Listrik Kaltim, PLN Tambah ULTG Paser

BALIKPAPAN- Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menambah satu unit layanan…

Rabu, 11 September 2019 16:19

ACT Inisiasi Gerakan Nasional #IndonesiaDermawan, Sebarkan Energi Optimisme

JAKARTA – Di Indonesia, kedermawanan telah menjadi sebuah kegiatan yang…

Senin, 09 September 2019 12:01

Sudah Tiga Kali, SMA Patra Dharma Balikpapan Selalu Sukses Gelar Edufair

BALIKPAPAN- Sekolah Menengah Atas Patra Dharma Balikpapan sukses melaksanakan event…

Rabu, 04 September 2019 15:52

Senyum Pelanggan, PLN Semarakkan Hari Pelanggan Nasional

BALIKPAPAN-Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang jatuh di tanggal…

Rabu, 04 September 2019 09:03

SERUU..! BNI Nongkrong Interaktif bareng Millenial

BALIKPAPAN- Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September,…

Selasa, 03 September 2019 00:12

Bank Indonesia Balikpapan Ajak Wanita Matilda Kampanye Bijak Berbelanja

Sebagai upaya pengendalian inflasi secara lebih masif, Kantor Perwakilan Bank…

Jumat, 30 Agustus 2019 14:46

Mayoritas Kebakaran Justru di Lahan Non-Sawit

Langit kemarau menaungi Kaltim, setidaknya dua bulan terakhir. Awal Juli…

Kamis, 29 Agustus 2019 17:34

Ribuan Sumur Wakaf-ACT, Solusi Jangka Panjang Kekeringan di Berbagai Daerah

JAKARTA- Direktur Social Distribution Program (SDP) Aksi Cepat Tanggap (ACT)…

Kamis, 29 Agustus 2019 10:16

Antisipasi Karhutla, HPM dan SAWA Sosialisasi Program DMPA di Busang

PT Hamparan Perkasa Mandiri (HPM) dan PT Subur Abadi Wana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*