BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 23 Mei 2019 11:24
Kisruh Diklat Kepsek, Inilah 5 Kesepakatan Kemendikbud dengan Forum Rektor PTNU
(Foto : ilustrasi/ dok.Jawa Pos)

PROKAL.CO, class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-align: justify; font-family: Calibri; font-size: 10.5pt; -webkit-text-size-adjust: auto;"> 

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima masukkan dari Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) mengenai penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Penguatan Kepala Sekolah, yang disampaikan kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Supriano, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. 

 

Kami di sini berkumpul bersama Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama menerima berbagai masukkan, dan menghasilkan kesepakatan terkait layanan penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah,” ucap Supriano, pada jumpa pers usai pertemuannya dengan Forum Rektor PT NU dan Lembaga Pendidikan Maarif NU, di kantor Ditjen GTK, Kemendikbud, Senayan, Jakarta

 

Dari berbagai masukkan yang disampaikan, menghasilkan lima kesepakatan, yakni, Kemendikbud akan menggabungkan Surat Keputusan (SK) ke-2 dan ke-3 kedalam SK berikutnya; Forum Rektor PTNU akan mengajukan usulan PTNU yang akan menjadi lembaga penyelenggara diklat, dan Kemendikbud akan melakukan verifikasi lebih lanjut terhadap lembaga yang diajukan tersebut.

 

Selanjutnya, usulan dari Forum Rektor PTNU tersebut akan disampaikan sebelum cuti bersama hari raya Idul fitri; Usulan yang disampaikan akan mengikuti kriteria yang telah ditetapkan, dan; Penyelenggaraan Diklat Penguatan Kepala Sekolah oleh lembaga penyelenggara diklat (LPD) akan dilakukan berdasarkan Zonasi. 

 

Untuk menjadi penyelenggara pelatihan kepala sekolah itu, terbuka, siapa saja boleh ikut, dan sudah diumumkan di laman (web), dan sekarang sudah tiga tahap. Tahap pertama ada sekitar 42 institusi, tahap kedua sekitar 18 institusi, dan tahap ketiga ada 14 institusi. Jadi tidak ada dominasi, dan silahkan dibuka proses seleksinya dan itu terbuka sekali,” terang Mendikbud kepada awak media saat dikonfirmasi di sela-sela kunjungan kerjanya di SMPN 1 Kota Malang.

 

 

Terdapat dua jenis institusi yang ditetapkan sebagai LPD. Pertama, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kemendikbud dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) provinsi, dan kedua, Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK). 

 

Untuk UPT di lingkungan Kemendikbud dan BPSDMD provinsi harus memenuhi tiga syarat, yaitu, memiliki pengajar dengan kualifikasi akademik minimal S2 di bidang kependidikan dan bersertifikat training of trainers (ToT) pengajar diklat yang diterbitkan oleh LPPKS, memiliki Assesor bersertifikat LPPKS, dan mempunyai sarana diklat (aula, ruang kelas, asrama, ruang outbond ). Sedangkan untuk LPTK, selain memenuhi kriteria tersebut, juga wajib memiliki fakultas/jurusan kependidikan.

 

Mekanisme penetapan LPD melalui lima tahap, yaitu, calon LPD mengajukan permohonan kepada Dirjen GTK melalui LPPKS; LPPKS kemudian melakukan verifikasi persyaratan menjadi LPD; LPD menandantangani MoU dengan LPPKS setelah dinyatakan lolos verifikasi; LPPKS mengajukan permohonan penetapan sebagai LPD yang telah dinyatakan lolos verifikasi kepada Dirjen GTK dengan melampirkan bukti hasil verifikasi dan MoU; dan terakhir, Dirjen GTK menetapkan SK LPD. 

 

Dari pembicaraan yang kami sampaikan tadi, maka Dirjen GTK, Forum Rektor PT NU, dan LP Maarif NU telah menghasilkan lima kesepakatan tersebut. Perguruan tinggi NU akan mengusulkan, dan akan menyampaikannya sebelum lebaran,” jelas Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU, Arifin Junaidi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. (*/sar/pro)

 

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 Agustus 2019 20:57

52 Ilmuwan Diaspora Siap Bantu Pemerintah Dongkrak SDM di Indonesia

    JAKARTA--Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) kembali…

Selasa, 16 Juli 2019 18:11

Dongkrak SDM, Kemenristekdikti Panggil 57 Ilmuwan Diaspora

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerjasama dengan…

Selasa, 09 Juli 2019 10:11

Lewat OSN, Bentuk Generasi Berdaya Saing

YOGYAKARTA—Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar tahun 2019 akhirnya…

Minggu, 07 Juli 2019 23:38

PGRI Akui Masih Banyak Persoalan Guru

JAKARTA—Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI)…

Rabu, 03 Juli 2019 22:26

Kemendikbud Bentuk Tim Satgas Implementasi Zonasi Pendidikan

      JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus mendorong…

Rabu, 03 Juli 2019 22:16

Banjir Promo Alat Tulis Jelang Tahun Ajaran Baru 

  JAKARTA--Menjelang tahun ajaran baru, sejumlah toko penjual perlengkapan sekolah…

Senin, 01 Juli 2019 15:15

Jumlah Pendaftar Meningkat, Sekolah ini Buka Rombel Khusus

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah…

Rabu, 26 Juni 2019 13:26

Kemendikbud Diminta Kaji Ulang Soal Sentralisasi Guru

JAKARTA—Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI)…

Minggu, 16 Juni 2019 17:52

Strategi Perguruan Tinggi Ciptakan Entrepreneur Handal

    JAKARTA--Dalam rangka menanamkan jiwa dan semangat kewirausahaan di…

Senin, 27 Mei 2019 17:09

Jumlah Guru Rendah, Profesi Guru Kurang Diminati ?

JAKARTA--Meski pemerintah sudah mengeluarkan Undang - Undang no.14 tahun 2015…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*