BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 30 April 2019 19:35
Kemdikbud Tetapkan 3 Fokus Pembangunan Manusia di Sektor Pendidikan
Mendikbud Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan di kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta. (Foto : Kemendikbud for Kaltim Post)

PROKAL.CO,  

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan peta jalan pembangunan manusia. Peta jalan yang disusun sesuai arahan Presiden Joko Widodo ini akan menjadi landasan dalam menyongsong bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menjelaskan tiga fokus pembangunan manusia di sektor pendidikan itu adalah, pertama, di jenjang prasekolah atau pendidikan anak usia dini (PAUD). "Saat ini dibantu Kementerian Desa (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi), Pemerintah membangun PAUD di desa-desa. Sudah ada sekitar 140 ribu PAUD untuk mendidik anak-anak kita sejak dini," disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, pada Pekan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, di kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta, Senin (29/4).

 

"Tahun lalu, Kemendikbud mengalokasikan dana alokasi khusus (DAK) sebesar 4 triliun untuk bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) PAUD. Tahun ini naik menjadi 6 triliun," jelas Muhadjir. 

 

Sedangkan yang kedua, pada jenjang pendidikan dasar, Kemendikbud menggulirkan penguatan pendidikan karakter. "Karakter itu ibarat fondasi. Kalau fondasinya kuat, maka setinggi apapun bangunan itu, akan berdiri kokoh. Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas, terampil, dan kompetitif, tetapi juga memiliki karakter yang baik, akhlakul karimah," terang Mendikbud. 

 

"Sekarang ini dasarnya sudah jelas. PP Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter," tambah Muhadjir. 

 

Dan yang ketiga, pada jenjang pendidikan menengah, Pemerintah terus berupaya menyiapkan keterampilan dan kecakapan hidup generasi mendatang. Keterampilan dan kecakapan mental untuk menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya. "Karena infrastruktur sudah terbangun dengan baik, maka tenaga yang cakap dan terampil diperlukan untuk mengisi lapangan kerja yang terbuka sebagai dampak pembangunan fisik itu," ungkap Mendikbud. 

 

Jika sebelumnya Pemerintah giat membangun infrastruktur fisik, dijelaskan Mendikbud, bahwa infrastruktur merupakan prasyarat pembangunan. Saat ini, fokus Pemerintah adalah pembangunan manusia. "Hakikat pembangunan adalah pembangunan manusia seutuhnya. Tanpa pembangunan manusia, maka tidak ada pembangunan," katanya. 

 

Pembangunan manusia merupakan kerja bersama seluruh komponen bangsa. Bukan hanya tugas Kemendikbud atau kementerian dan lembaga di tingkat pusat saja. Namun juga diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, antarlembaga, juga masyarakat, jelas Muhadjir Effendy. (*/sar/pro) 

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 16:09

Kapal Berisi Wartawan Istana Presiden Terbalik di Tengah Laut

LABUAN BAJO- Insiden kapal terbalik menimpa rekan-rekan wartawan Istana yang…

Sabtu, 28 Desember 2019 20:20

Hembusan Isu "Geng Solo", Ini Kata Komisioner Kompolnas dan Pakar Hukum Tata Negara..

JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi tudingan isu ‘Geng Solo’…

Selasa, 17 Desember 2019 23:49

Alumni Diharap Ikut Berperan Dongkrak Peringkat Kampus 

JAKARTA--Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nuhfil Hanani menyampaikan bahwa alumni…

Senin, 16 Desember 2019 23:36

‘Merdeka Belajar’ Diklaim Awal Baru Sistem Pendidikan Indonesia

JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) , Nadiem Anwar Makarim  menyampaikan…

Rabu, 04 Desember 2019 12:35

Dugaan Suap, KPK Periksa Dirut PKT

JAKARTA- Kasus dugaan suap Bidang Pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik…

Minggu, 24 November 2019 00:28

LDN Diharap Lahirkan Pemain Bibit Unggul dari Desa

BEKASI--Liga Desa Nusantara (LDN) akhirnya melahirkan juara baru di tingkat…

Minggu, 17 November 2019 01:09

Lewat Mewarnai, Anak dan Orangtua Bisa Terbang ke Hongkong

  JAKARTA--Ajang kompetisi Faber-Castell Family Art Competitions merupakan wadah anak-anak…

Kamis, 14 November 2019 12:13

Siswa SD Indonesia Sabet 5 Medali Turnamen Karate di Belgia

JAKARTA--Tim Delegasi Indonesia pada Turnamen Karate Internasional 4th Edition of…

Kamis, 07 November 2019 12:40

Menristek Optimis Indonesia Lahirkan 2 Startup Unicorn Baru Tahun 2020

JAKARTA--Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang…

Sabtu, 02 November 2019 20:37

15 Negara Dipastikan Hadiri Konferensi Internasional PAUD

  JAKARTA--Direktorat JenderalPendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirje  PAUD…

Kaltara Beri 5 Rekomendasi Pengembangan SDM untuk Jokowi

Proyek RDMP Balikpapan Terus Alami Kemajuan, Deputi Kementerian Perekonomian Beri Apresiasi

Tawarkan Perempuan Dewasa dan Bawah Umur, Muncikari Diciduk Polresta Balikpapan di Hotel

DPRD Gelar Paripurna Bahas Raperda Pembangunan Industri

Copet di Area Permainan Anak-Anak di Pusat Perbelanjaan Diciduk Polisi

Penikam Dua Pria di Warkop Prapatan Masih Buron, Polisi Blokir Semua Akses Pelaku

Kapal Berisi Wartawan Istana Presiden Terbalik di Tengah Laut

DPRD Paser Godok Dua Raperda

Pria Ini Diamankan saat Bawa Koper Hitam, Pas Digeledah Isinya Sabu 10 Kg asal Tawau

Warga Dukung Perda Punya Mobil Harus Miliki Garasi Segera Disahkan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers