BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Minggu, 21 April 2019 08:05
Petugas-Petugas di Kaltim yang Berkorban Nyawa Demi Mengawal Kotak Suara
PEJUANG PESTA DEMOKRASI: Jenazah Dany Faturrahman saat disemayamkan di kediamannya di Jalan Biawan, Samarinda Ilir, Kamis (18/4).

PROKAL.CO, Surat suara untuk menentukan pemimpin negara, berperan vital. Petugas pun harus punya fisik prima. Kelelahan ketika bertugas, dua pejuang demokrasi meninggal ketika bertugas.

 

IBRAHIM, Balikpapan

DWI RESTU, Samarinda

 

MATAHARI baru terlihat segaris, Dany Faturrahman (41) sudah berpakaian rapi. Bertugas sebagai anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, RT 47, Kelurahan Sidomulyo, Samarinda Ilir. Pada Rabu (17/4) pagi, dia punya tugas lain di samping kesehariannya sebagai penjaga di salah satu toko di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda Kota.

Dari mulut Hijrah (34), anggota KPPS tempat Dany bertugas, pagi itu tak melihat raut wajah lesu Dany. “Dia (Dany) semangat sekali, Mas,” ujarnya. Pukul 05.30 Wita, TPS sudah siap. Namun, sesuai aturan pukul 07.00 Wita baru resmi dibuka. 

Tawa lepas pria yang bermukim di Jalan Biawan, Samarinda Ilir itu, terekam jelas oleh Hijrah.

Waktu pencoblosan ditutup, almarhum Dany beristirahat. Tidak ada yang meninggalkan TPS. Begitu pula sosok ayah yang tinggal bersama anaknya saja itu.

Dany ikut mengawasi surat suara. Dia paham tanggung jawab seorang petugas KPPS tidak mudah.

“Fokus, tegang, semua anggota begitu,” sambungnya. Rabu itu merupakan hari yang sangat panjang bagi pejuang demokrasi. “Enggak seperti pemilu sebelumnya (pemilihan gubernur), ini (pemilihan presiden dan legislatif) lebih lama,” ujar perempuan berhijab itu. 

Hampir 24 jam aktivitas di TPS. Di TPS tempat Dany bertugas hingga pukul 04.30 Wita, Kamis (18/4).

Ya, karena bukan hanya presiden, legislatif pun wajib dihitung. Permasalahannya, jika ada perbedaan jumlah hitungan, harus menghitung ulang.

Usai menjalankan tugas, Dany pulang ke rumah pada pukul 05.00 Wita.

Lelah tak karuan membuatnya terlelap di rumah. Pada pagi sekitar pukul 06.30 Wita, anaknya hendak berangkat sekolah. Kemudian membangunkan ayahnya dari tempat tidur untuk berpamitan.

“Anaknya mau berangkat sekolah, karena terbiasa antar-jemput anaknya sekolah. Tapi pas dibangunkan, Dany tak bangun-bangun,” ungkap Mahfud, tetangga Dany. Belakangan diketahui, Dany sudah tak bernyawa pada Kamis (18/4) pagi itu.

Dia tergeletak di ruang tengah. Pada hari yang sama, almarhum dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) di Jalan Sentosa, Samarinda.

Melihat jauh ke belakang, Dany rupanya punya riwayat sakit mag. Diungkapkan Mahfud, Dany adalah sosok pria yang sangat pekerja keras.

Kepergian ayah dua anak itu membuatnya terkejut. Pada 2018 lalu, Dany sempat dilarikan ke rumah sakit. Mag yang diderita sudah sejak lama. “Setahu saya punya tekanan, beliau juga perokok berat,” sebutnya.

Bukan hanya kerabat dan keluarga yang kehilangan, pemerintah dan pegawai lainnya pun demikian. Meninggalnya Dany banjir perhatian dan doa. Turut hadir Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Rudiansyah dan Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat. 

Bahkan, Rudiansyah ikut serta dalam proses penguburan jenazah. “Pertama, kami ucapkan belasungkawa kepada keluarga, yang bersangkutan meninggal setelah menyelesaikan tugasnya sebagai anggota KPPS,” ucapnya.

Dia berharap, seluruh penyelenggara Pemilu 2019 untuk menjaga kesehatan. “Masih ada tahapan rekapitulasi,” ungkapnya. Karena mereka yang bertugas ini lebih kerelawanan, mau membantu penyelenggaraan pemilu, tapi semua ikhlas untuk negara.

Sementara itu, AKP Suratno meninggal saat ikut mengamankan jalannya pemilu di Kaltim. Rabu (17/4) sore itu, setelah berjaga di TPS, Suratno berada di Markas Polda Kaltim, Balikpapan. Di sana dia menunaikan ibadah salat Asar di Masjid Al Ikhlas. 

Namun, almarhum yang kesehariannya menjabat sebagai Panit Subdit II Ekonomi Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) itu terpeleset saat ingin mengambil wudu. “Setelah terpeleset, Suratno tak sadarkan diri,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana.

Suratno pun dilarikan ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk mendapatkan penanganan lebih intens. Namun sayang, dalam perjalanan nyawanya tak tertolong. “Dia (Suratno) punya riwayat penyakit jantung,” beber Ade. 

Adapun, Kapolda Kaltim Irjen Priyo Widyanto turut berduka atas personelnya yang gugur dalam mengawal proses pemilu di Kaltim. Dia juga merasa kehilangan.

“Semoga diampuni segala dosanya (Suratno). Dan keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan lahir dan batin,” harapnya. Kemudian almarhum dimakamkan Kamis (18/4) di TPU Prona 3, Balikpapan Selatan. Proses upacara pemakaman dipimpin langsung Wakil Kapolda Kaltim Brigjen Eddy Sumitro Tambunan. (rom/k16)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 26 Mei 2020 03:59

673 Warga Binaan di Lapas Klas 2A Balikpapan Terima Remisi

BALIKPAPAN - Sebanyak 673 orang warga binaan yang berada di…

Minggu, 24 Mei 2020 03:49

Aktif Memutus Mata Rantai Covid-19, Pemkot Balikpapan Apresiasi Relawan Banda Indonesia

BALIKPAPAN- Kerja keras tim covid - 19 Relawan Banda Indonesia…

Kamis, 21 Mei 2020 20:39

Karyawan Jamkrindo Donasikan Miliaran Rupiah untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Balikpapan – Direksi dan karyawan/ti PT Jamkrindo serta anak usahanya,…

Rabu, 20 Mei 2020 20:35

Rahmad Mas'ud Apresiasi Kegiatan Banda Indonesia Kota Balikpapan Membantu Masyarakat

BALIKPAPAN- Keberadaan relawan Bantuan Darurat (Banda) Indonesia Kota Balikpapan mendapat…

Rabu, 20 Mei 2020 17:11

Kunjungi Batuah, Bupati Senang BLT Tersalurkan

SAMARINDA- Mimik wajah Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah terlihat senang…

Rabu, 20 Mei 2020 16:02

Warga Bantu Warga ala RT 58 Kelurahan Graha Indah

AKSI warga RT 58, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara,…

Rabu, 20 Mei 2020 06:39

Mengawal Demi Masyarakat, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman saat Idulfitri

BALIKPAPAN – PLN siap mengawal suplai listrik yang andal untuk…

Selasa, 19 Mei 2020 15:31

Yayasan RMC Berbagi dengan Komunitas Driver Online

BALIKPAPAN—Mewabahnya covid-19 telah memberikan dampak besar bag sendi-sendi kehidupan masyarakat…

Senin, 18 Mei 2020 07:54

Bocah 8 Tahun Bikin dan Jual Lukisan, Hasilnya Disumbangkan untuk Penanganan Corona

BALIKPAPAN - Lukisan-lukisan indah milik Aditya Pratama Putra itu tergantung…

Minggu, 17 Mei 2020 14:08

Emosi Meledak-Ledak, Tanda Kesehatan Mental yang Tidak Stabil?

Halodoc, Jakarta – Meluapkan kekecewaan dengan amarah bukan menjadi sesuatu hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers