BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Rabu, 03 April 2019 15:52
Tiga KEK Diproyeksi Tarik Investasi hingga Rp 110 T

MBTK Fokus Pengolahan Sawit, Energi dan Logistik

Presiden RI Joko Widodo mengenakan kemeja putih. (Foto: Fuji Humas)

MANADO- Ketiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tersebut adalah KEK Bitung di Sulawesi Utara, KEK Morotai di Maluku Utara, dan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo ternyata ditargetkan dapat menarik investasi hingga Rp 110 triliun dan bisa menyerap 120.000 tenaga kerja. 

"Kita berharap dengan adanya KEK, industri pengolahan dan industri lainnya bisa berkembang di dalam negeri. Sehingga kita tidak lagi sekedar mengekspor bahan mentah, melainkan produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Selain itu, lapangan pekerjaan juga diharapkan terbuka seluas-luasnya," ujar Presiden Jokowi, di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Senin (1/4/2019).

Dengan peresmian 3 KEK ini, maka KEK yang telah beroperasi genap menjadi 10 KEK. Dua KEK lainnya, yakni KEK Sorong dan KEK Tanjung Api-Api ditargetkan untuk beroperasi pada semester I 2019.

Sebagai indivasi, Pemerintah menyelenggarakan pembangunan dengan mendorong kebijakan pembangunan kewilayahan. Hal ini dilakukan melalui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Kebijakan tersebut bertujuan utama untuk meningkatkan investasi, mempercepat pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa, dan meningkatkan daya saing ekonomi.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution rinci menjelaskan, KEK Bitung memiliki kegiatan utama industri pengolahan kelapa, industri pengolahan perikanan, industri farmasi, dan logistik.

Dibangun di area seluas 534 ha. KEK Bitung ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp 35,2 triliun dan mampu menyerap hingga 34.710 tenaga kerja. 

KEK Bitung diproyeksikan memberikan efek terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp 92,1 triliun pada 2025. KEK Bitung telah mendatangkan beberapa investor dengan total komitmen investasi sebesar Rp 3,8 triliun.

Salah satunya adalah Futai Indonesia yang bergerak di bidang industri pengolahan kertas daur ulang dengan komitmen investasi sebesar Rp 2,8 triliun.

Kemudian, KEK Morotai dibangun di area seluas 1.101,76 ha dengan kegiatan utama industri pengolahan perikanan, pariwisata, dan logistik. Dengan potensi perikanan dan pariwisata yang dimiliki, KEK Morotai ditargetkan dapat menarik investasi sebesar Rp 37,24 triliun serta menyerap 30.000 tenaga kerja.

KEK Morotai diproyeksikan berkontribusi terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp 1,452 triliun pada 2025.

Hingga saat ini, KEK Morotai telah menghadirkan komitmen investasi sebesar Rp 455 miliar, berasal dari PT Jababeka Morotai yang juga merupakan Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola KEK.

Investasi ini diwujudkan melalui pembangunan loft studio dengan total nilai investasi sebesar Rp 150 miliar, serta street mall dengan nilai investasi Rp 80 miliar. Dalam waktu dekat juga akan masuk pelaku usaha baru, yakni EBD Paragon untuk membangun hotel/resort dengan nilai investasi USD 15 juta (Rp 225 miliar).

"Sementara KEK MBTK memiliki kegiatan utama industri pengolahan kelapa sawit, industri energi, dan logistik. Dibangun di area seluas 557,34 ha, KEK MBTK ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp 37,71 triliun. Dengan investasi tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi wilayah serta menyerap tenaga kerja paling tidak sebesar 55.700 tenaga kerja. KEK MBTK diproyeksikan berkontribusi pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kutai Timur sebesar Rp 4,67 triliun pada 2025" jelasnya.

KEK MBTK telah mendatangkan beberapa investor dengan total komitmen investasi sebesar Rp 995 miliar. Diantaranya adalah Kilang Kaltim Continental yang bergerak di bidang bisnis refinery BBM dengan komitmen investasi sebesar Rp 945 miliar dan Anugerah Energitama yang bergerak di bidang bisnis tangki timbun dengan komitmen investasi sebesar Rp 50 miliar.

KEK Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Ketiga KEK tersebut berada di lokasi yang sangat strategis yaitu dilintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan ALKI III yang merupakan lintasan laut perdagangan internasional ke dan dari Asia Pasifik. Selain itu, ketiganya merupakan jalur migrasi ikan tuna sehingga melimpah dengan bahan baku bagi industri perikanan.

KEK yang diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo tersebut juga diharapkan mampu mendorong penciptaan nilai tambah dan rantai nilai sehingga dapat menggerakan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Dengan keunggulan yang melekat atas tiga KEK ini, Menko Perekonomian menaruh harapan besar agar master plan dan business plan yang menjadi dasar aktivitas KEK dapat segera diwujudkan sesuai dengan yang direncanakan.

Bersamaan dengan kegiatan ini, juga dilakukan peresmian Rumah Susun Mahasiswa Universitas Kristen Tomohon (UKIT), serta Rumah Susun Mahasiswa IAIN Manado.

Rumah Susun Mahasiswa UKIT Tomohon dengan nilai proyek sebesar Rp 10.821.954.038,- dibangun 3 lantai dengan kapasitas 37 unit hunian. Rumah Susun Mahasiswa IAIN Manado dibangun 4 lantai dengan nilai proyek sebesar Rp 11.565.138.000. (hms3/pro/one) 


BACA JUGA

Selasa, 07 Desember 2021 16:14

DSN Group Respons Cepat Bencana Banjir Desa Tepian Langsat dan Wilayah Sekitar

SANGATTA - Hujan lebat terus menerus mengguyur sejumlah daerah dalam…

Selasa, 07 Desember 2021 08:52
PLN UPDK BALIKPAPAN

Siaga Nataru, PLN Siagakan Dua Ribu Lebih Personel dan Pastikan Pasokan Listrik Cukup

BALIKPAPAN- PT PLN (Persero) memastikan suplai listrik untuk  pelanggan di…

Selasa, 07 Desember 2021 00:31

Sirine Kebakaran Kilang Bunyi, Pertamina Didemo Ratusan Massa

BALIKPAPAN-Sekitar pukul 08.00 Wita, sirine milik Pertamina membuat masyarakat Balikpapan…

Senin, 06 Desember 2021 21:21

Punya Hak Sama, UNIQLO Indonesia Beri Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas

Balikpapan – Keberadaan Penyandang Disabilitas semakin diperhatikan oleh masyarakat dunia,…

Senin, 06 Desember 2021 21:16

Rapat Dilkumjakpol 2021, Momentum Bangun Sinergi Lembaga Penegak Hukum di Wilayah Kaltim

Samarinda- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur menyelenggarakan…

Senin, 06 Desember 2021 16:03

Infrastruktur Jalan Jadi Usulan Mayoritas Masyarakat Di Reses Fadly Imawan

TANA PASER- Wakil Ketua DPRD Paser H. Fadly Imawan menggelar…

Minggu, 05 Desember 2021 17:57

GAK USAH PANIK..! 6 Desember, Pertamina Gelar Latihan Kedaruratan Skala Besar

BALIKPAPAN- Upaya-upaya untuk mendukung kehandalan kilang terus dilakukan oleh Pertamina…

Minggu, 05 Desember 2021 17:32

Spesial Sambut Tahun Baru, MODENA Beri Diskon Spesial hingga 50 Persen

Balikpapan- Menyambut pergantian tahun 2021, MODENA bersama Toko Nuansa kembali…

Minggu, 05 Desember 2021 14:29

PLN UPT Kaltimra Pastikan Kehandalan Jaringan

BALIKPAPAN-PT PLN (Persero) UPT Kalimantan Timur dan Utara menggelar apel…

Minggu, 05 Desember 2021 11:42

Yok..!! Dukung Program CSR Pertamina di Balikpapan Raih Proper Emas 2021

BALIKPAPAN- Dua Program CSR Pertamina di Balikpapan berpeluang besar meraih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers