BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 17 Januari 2019 15:56
Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Perguruan Tinggi Didorong Cetak Mahasiswa Berkompetensi Global

Direktur Pembelajaran Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, Paristiyanti Nurwardani saat memberikan sambutan dalam acara pelepasan mahasiswa KKN di Universitas Budi Luhur, Jakarta, Kamis (17/1). (foto : dok.Kemenristekdikti for Prokal)

PROKAL.CO, JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat  Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) mendorong seluruh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang digelar oleh perguruan tinggi dapat terintegrasi dengan kompetensi mahasiswa.  Hal ini sesuai dengan desain yang dirancang oleh Kemenristekdikti untuk mencetak calon pemimpin di Indonesia maupun di dunia.

“Pada prinsipnya jika kita berbicara tentang KKN, kami sedang mendesain mahasiswa untuk menjadi pemimpin dengan dua kompetensi. Pertama, kompetensi hardskill, diekspresikan melalui transkrip. Yang kedua softskill, pertama mampu melakukan komunikasi, komunikasi dengan teman yang berbeda jurusan, dan juga masyarakat disana,” terang Direktur Pembelajaran Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, Paristiyanti Nurwardani dalam acara pelepasan 952 mahasiswa  peserta KKN di Universitas Budi Luhur, Jakarta, Kamis (17/1).

Paris—sapaan akrab Paristiyanti Nurwardani, memaparkan  dalam mengikuti program kegiatan KKN tersebut mahasiswa harus mampu melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan teman dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

 “Sehingga, terkait dengan critical thinking, mahasiswa harus peka terhadap kondisi sosial, peduli terhadap permasalahan masyarakat, dan  mampu  mengidentifikasi masalah serta mencari solusi bersamasama. Yang terakhir, mahasiswa juga harus bias mempelajari tentang writing skill,” ujar Paris.

Rektor Universitas Budi Luhur , Didik Sulistyanto sangat berterima kasih kepada Kemristekdikti yang kembali memberikan kepercayaan kepada kampusnya  yang terpilih sebagai koordinator sekitar 100 PTS untuk program KKN Citarum Harum.  

Diketahui,  kegiatan KKN ini dilaksanakan di 95 lokasi yang tersebar di  6 provinsi , yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta,  dan Jambi. Di setiap titik lokasi mahasiswa akan berada di lokasi selama 1 bulan. DPL yang terlibat dalam kegiatan KKN ini berjumlah 35 orang.

Ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa selama di lapangan. Pertama, Program Citarum Harum, yaitu terlibat dalam program pemerintah untuk membersihkan Sungai Citarum yang ditargetkan selesai dalam 7 tahun. Kedua, membangun 50 panel solar sel di wilayah Karawang, dan 50 panel solar sel di wilayah Pandeglang untuk memberikan penerangan listrik bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik. Ketiga, bekerja sama dengan Yayasan Rimbo Kito untuk “menyapa” Suku Anak Dalam di Kecamatan Tebo, Provinsi Jambi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di suku tersebut. Termasuk di 3 titik lokasi ini, program KKN membangun dan memperkenalkan “jamban” bagi masyarakat yang masih primitif.

Keempat, memperkenalkan Program Bank Sampah di 90 lokasi. Kelima, mewujudkan Rumah Cerdas Berbudi Luhur (rumah baca) di 95 kelurahan. Keenam, membantu masyarakat untuk “melek IT” secara cerdas berbudi luhur. (*/sar/pro)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 28 Desember 2019 20:20

Hembusan Isu "Geng Solo", Ini Kata Komisioner Kompolnas dan Pakar Hukum Tata Negara..

JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi tudingan isu ‘Geng Solo’…

Selasa, 17 Desember 2019 23:49

Alumni Diharap Ikut Berperan Dongkrak Peringkat Kampus 

JAKARTA--Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nuhfil Hanani menyampaikan bahwa alumni…

Senin, 16 Desember 2019 23:36

‘Merdeka Belajar’ Diklaim Awal Baru Sistem Pendidikan Indonesia

JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) , Nadiem Anwar Makarim  menyampaikan…

Rabu, 04 Desember 2019 12:35

Dugaan Suap, KPK Periksa Dirut PKT

JAKARTA- Kasus dugaan suap Bidang Pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik…

Minggu, 24 November 2019 00:28

LDN Diharap Lahirkan Pemain Bibit Unggul dari Desa

BEKASI--Liga Desa Nusantara (LDN) akhirnya melahirkan juara baru di tingkat…

Minggu, 17 November 2019 01:09

Lewat Mewarnai, Anak dan Orangtua Bisa Terbang ke Hongkong

  JAKARTA--Ajang kompetisi Faber-Castell Family Art Competitions merupakan wadah anak-anak…

Kamis, 14 November 2019 12:13

Siswa SD Indonesia Sabet 5 Medali Turnamen Karate di Belgia

JAKARTA--Tim Delegasi Indonesia pada Turnamen Karate Internasional 4th Edition of…

Kamis, 07 November 2019 12:40

Menristek Optimis Indonesia Lahirkan 2 Startup Unicorn Baru Tahun 2020

JAKARTA--Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang…

Sabtu, 02 November 2019 20:37

15 Negara Dipastikan Hadiri Konferensi Internasional PAUD

  JAKARTA--Direktorat JenderalPendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirje  PAUD…

Jumat, 01 November 2019 17:24

Riset dan Inovasi di Sektor Manufaktur Perlu Diperkuat

JAKARTA--Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala…

Keenakan Sering Dipinjami, Motor Teman Sendiri Diembat

Muncikari yang Diamankan Polresta Balikpapan Ternyata Juga "Jajakan" Anak Tetangga

Kaltara Beri 5 Rekomendasi Pengembangan SDM untuk Jokowi

Proyek RDMP Balikpapan Terus Alami Kemajuan, Deputi Kementerian Perekonomian Beri Apresiasi

Tawarkan Perempuan Dewasa dan Bawah Umur, Muncikari Diciduk Polresta Balikpapan di Hotel

DPRD Gelar Paripurna Bahas Raperda Pembangunan Industri

Copet di Area Permainan Anak-Anak di Pusat Perbelanjaan Diciduk Polisi

Penikam Dua Pria di Warkop Prapatan Masih Buron, Polisi Blokir Semua Akses Pelaku

Kapal Berisi Wartawan Istana Presiden Tebalik di Tengah Laut

DPRD Paser Godok Dua Raperda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers