BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Minggu, 28 Oktober 2018 19:26
Dana Pengadaan Pesawat Terbatas, Menristekdikti Usulkan “Integrasi Anggaran"

Untuk Pengoperasian TMC, Pesawat BPPT yang Berfungsi Hanya 1

Menristekdikti, Mohamad Nasir saat melihat kondisi pesawat yang digunakan untuk pengoperasian TMC di Lanud Sri Mulyono, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (27/10). (foto : dok/ humas kemristekdikti)

PROKAL.CO, PALEMBANG—Rencana pengembangan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang akan dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bakal terhambat oleh minimnya jumlah pesawat. Pasalnya, saat ini jumlah unit pesawat yang dimiliki BPPT ada 4 unit, di manya hanya 1 pesawat saja yang berfungsi.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPPT Wimpie Agoeng Nugroho mengatakan, sebenarnya saat ini tidak ada masalah dalam melakukan TMC. Namun pesawat milik BPPT tidak mampu mengcover jika di tempat lain TMC secara bersamaan.

"Ini yang jadi masalah. Jika tidak serentak maka tidak masalah," kata Wimpie saat ditemui di Landasan Udara (Lanud) Sri Mulyono, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (27/10).

Wimpie mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan penambahan pesawat sebanyak lima unit. Namun, diakui dengan penambahan lima pesawat ini masih jauh dari angka ideal. Mengingat, Thailand untuk menoperasikan teknologi sejenis TMC sudah memiliki 30 unit pesawat.

“Tapi jika nanti sudah ada penambahan lima unit ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin dan tiap pesawat mampu mengcover satu provinsi,” katanya.

Menanggapi usulan BPPT tersebut, Menristekdikti, Mohamad Nasir mengungkapkan  pihaknya akan berkoodinasi dengan BPPT dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai pengadaan pesawat tersebut. “Kebetulan  (pesawat) ini kan dibuat di dalam negeri, jadi Indonesia sudah bisa buat sendiri dan tidak perlu impor lagi,” jelas Nasir.

Dijelaskan, rencana penambahan pesawat juga akan disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo dan Bappenas. Harapannya, pengembangan TMC  dari mulai riset hingga pengoperasiannya  dapat  terintegrasi jadi satu di bawah Kemristekdikti.

“Kita bisa mengontrol seluruh kegiatan ini sehingga penghematan biayanya jadi lebih besar. Karena anggaran yang terjadi di dalam APBN 2017 kemarin, anggaran riset sebesar Rp 24,9 triliun. Namun,  yang ada di Kemristekdikti hanya Rp 1,75 triliun dan di Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK) hanya Rp 5 triliun. Ini sangat kecil sekali. Klo ini bisa diintegrasikan kan bisa sangat hemat sekali,” bebernya.

Nasir merincikan, jika satu unit pesawat Cassa 212 seharga Rp 160 miliar, maka pemerintah bisa membeli 10 unit dengan total harga Rp 1,6 triliun. “Kalau begitu bisa dilakukan kan selesai, beres. Sebab itu, saya usahakan bicara  dan memohon kepada Bappenas dan Bapak Presiden agar ini bisa diintegrasikan,” ujar Nasir.

Akan tetapi, Nasir menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menargetkan kapan realiasi pengadaan pesawat ini akan dilakukan. Menurutnya, rencana pengadaan ini harus dibicarakan karena menyangkut anggaran yang cukup besar.

“Anggaran yang dibutuhkan akan dirasakan tidak terlalu besar kalau kita sinergi. Kalau BPPT disuruh beli sendiri ya enggak  mungkin juga lah. Nanti bisa-bisa pegawainya  enggak gajian. Pesawat ini sebenarnya sangat dibutuhkan. Tapi yang perlu kita lihat sekarang itu, darimana anggaran untuk kebutuhan ini dapat dipenuhi ? Kita lakukan degan kerjasama atau sendiri? Itu harus dihitung semua dulu,” pungkasnya. (sar/pro)

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 23:15

Makna Pancasila di Tengah Pandemi

HARI ini merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Yaitu diperingatinya…

Sabtu, 02 Mei 2020 18:32

Rhenald Kasali : Guru Jangan Cemas Karena "Gaptek"

JAKARTA--Pandemi infeksi virus Covid-19 yang terjadi saat ini secara tidak…

Sabtu, 02 Mei 2020 17:52

Pandemik Covid-19, Guru Diminta Adaptif dengan Teknologi

JAKARTA--Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di masa pandemi…

Kamis, 30 April 2020 15:45

Angin Segar Lembaga Pendidikan

BALIKPAPAN–Komisi X DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian…

Rabu, 11 Maret 2020 14:14

Pemerintah Dongkrak Kualitas Guru Lewat Organisasi Penggerak 

    JAKARTA--Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali…

Senin, 02 Maret 2020 18:51

Dua WNI Positif Terjangkit Virus Corona, Ini Pernyataan Tegas dari Presiden Jokowi..

JAKARTA- Pemerintah telah mengambil langkah dan mempersiapkan pencegahan serta penanganan…

Minggu, 16 Februari 2020 20:09

FSB 2020, Gali Potensi Siswa di Bidang Sains

JAKARTA--Festival Sains dan Budaya (FSB) 2020 bakal siap digelar. Ajang…

Selasa, 21 Januari 2020 16:09

Kapal Berisi Wartawan Istana Presiden Tebalik di Tengah Laut

LABUAN BAJO- Insiden kapal terbalik menimpa rekan-rekan wartawan Istana yang…

Sabtu, 28 Desember 2019 20:20

Hembusan Isu "Geng Solo", Ini Kata Komisioner Kompolnas dan Pakar Hukum Tata Negara..

JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi tudingan isu ‘Geng Solo’…

Selasa, 17 Desember 2019 23:49

Alumni Diharap Ikut Berperan Dongkrak Peringkat Kampus 

JAKARTA--Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nuhfil Hanani menyampaikan bahwa alumni…

CSR Ketahanan Pangan PLTU Teluk Balikpapan

PKS Dukung Figur Amanah, Deklarasikan Kandidat Pertengahan Juni 2020

SIAP-SIAP.. Perwali New Normal Mau Diberlakukan di Balikpapan

Ditimpas 22 Kali, Ini Alasan Pelaku Habisi Nyawa Pemulung di Km 6,5..

Mayat di Km 6,5 Ternyata Dibunuh Dua ABH, Pelaku Diamankan Kurang dari 24 Jam

Tripalova Dimanjakan Aplikasi TRIPA SMART

Terdampak Pencemaran Batu Bara, Nelayan di Balikpapan Dapat Bantuan Mesin Kapal

Ditlantas Polda Kaltim Pantau Ketat Penerapan Protokol Kesehatan di Pelayanan Samsat

Pemohon SIM di Satlantas Polresta Balikpapan Puas, Penerapan Protokol Kesehatan Baik dan Sesuai

Adaptasi dengan Tatanan Kehidupan Baru, PLN Siapkan Tiga Fase Prosedur Kerja
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers