BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 28 September 2018 11:23
Mengapa Kongres PWI di Solo Hanya Mengundang Jokowi?

Joko Widodo Diundang dalam Kapasitas sebagai Presiden RI

Ketua Umum PWI, Margiono nenberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada welcome dinner Kongres PWI Solo XXiV tahun 2018

PROKAL.CO, SURAKARTA, Ada yang mempertanyakan mengapa Solo yang dipilih sebagai tempat Kongres XXIV PWI ,  sekaligus komplit mengundang  Joko Widodo. Supaya adil dan tidak terkesan memihak, seharusnya PWI mengundang serta Prabowo Subiyanto karena sama-sama Calon Presiden pada Pemilihan Presiden 2019, sehingga bisa sama-sama memberi perspektif bagi perkembangan pers ke depan.

"Pilihan kota Solo untuk tempat Kongres PWI kali ini, bukan pertimbangan politik, tapi lebih pada pertimbangan sejarah," tutur Ketua Panitia Pengarah Kongres XXIV PWI, Ilham Bintang, Jumat (28/9/2018) di Hotel Sunan Solo, tempat kongres. 

Lebih jauh Ilham menjelakan bahwa pada 9 September 1946, atau 72 tahun lalu tokoh-tokoh pers dari Jawa dan luar Jawa waktu itu, berkumpul di Solo (sekarang Gedung Monumen Pers), kemudian melahirkan wadah persatuan wartawan Indonesia.

Kini dengan segala perkembangan dunia pers yang ada, dan untuk menjawab tantangan ke depan, PWI merasa perlu kembali ke khittah. Kembali ke dasar cita-cita pendirian organisasi ini, sebagai pers kebangsaan.

“Untuk itu, kami kembali napak tilas ke Solo," papar Ilham di dampingi Bagian Publikasi Kongres XXIV PWI M.Nasir dan Yusuf Susilo Hartono. 

Adapun kehadiran Joko Widodo, tambahnya, diundang dalam kapasitas sebagai Presiden Republik Indonesia, dan tidak sebagai Capres-Pilpres 2019. Oleh karena itu, Panitia Kongres XXIV PWI tidak mengundang Prabowo Subiyanto dalam kapasitas Capres Pilpres 2019.

Seperti diketahui, hubungan PWI dengan Presiden Republik Indonesi, sejak dari Presiden Sukarno, Presiden  Suharto, sampai sekarang terjalin dengan baik. Tradisi silaturahim itulah yang ingin terus dibina juga dalam konteks kebangsaan. 

"Kehadiran Presiden Jokowi hanya membuka kongres, nanti sore, dan tidak memasuki substansi kongres, yang kedaulatannya berada di tangan Pengurus Pusat PWI, dan Pengurus 35 cabang ( dari 34 provinsi dan Solo)," tandas Ilham.

Dalam konteks Pemilihan Umum, PWI sebagai lembaga kewartawanan tetap independen, dalam arti tidak akan memihak salah satu dari dua pasangan yang ada. Bahwa para pengurus dan anggotanya mendukung calon presiden ini atau itu, partai ini atau itu, merupakan hak politik orang perorang.

Aturan PWI sangat jelas, bila seorang pengurus ikut nyaleg , atau menjadi tim sukses, maka harus non aktif. Ketua Umum Margiono telah memberi contoh nyata. Saat berlaga pada Pilkada Tulungagung, memperebutkan kursi bupati, ia non aktif. Setelah tidak memenangi Pilbub, ia (berhak) kembali menjabat Ketua Umum PWI.

Menurut data yang ada, jumlah wartawan (pengurus PWI) di berbagai daerah yang menjadi caleg DPRD/ DPD ( Pusat atau daerah) sekitar 10 orang. Kehadirannya dalam kongres ini hanya sebagai peninjau, yang tidak memiliki hak suara untuk memilih Ketua Umum  PWI dan Ketua Dewan Kehormatan. (*/yull)

 

 

 

 

 

 

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 20:09

FSB 2020, Gali Potensi Siswa di Bidang Sains

JAKARTA--Festival Sains dan Budaya (FSB) 2020 bakal siap digelar. Ajang…

Selasa, 21 Januari 2020 16:09

Kapal Berisi Wartawan Istana Presiden Tebalik di Tengah Laut

LABUAN BAJO- Insiden kapal terbalik menimpa rekan-rekan wartawan Istana yang…

Sabtu, 28 Desember 2019 20:20

Hembusan Isu "Geng Solo", Ini Kata Komisioner Kompolnas dan Pakar Hukum Tata Negara..

JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi tudingan isu ‘Geng Solo’…

Selasa, 17 Desember 2019 23:49

Alumni Diharap Ikut Berperan Dongkrak Peringkat Kampus 

JAKARTA--Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nuhfil Hanani menyampaikan bahwa alumni…

Senin, 16 Desember 2019 23:36

‘Merdeka Belajar’ Diklaim Awal Baru Sistem Pendidikan Indonesia

JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) , Nadiem Anwar Makarim  menyampaikan…

Rabu, 04 Desember 2019 12:35

Dugaan Suap, KPK Periksa Dirut PKT

JAKARTA- Kasus dugaan suap Bidang Pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik…

Minggu, 24 November 2019 00:28

LDN Diharap Lahirkan Pemain Bibit Unggul dari Desa

BEKASI--Liga Desa Nusantara (LDN) akhirnya melahirkan juara baru di tingkat…

Minggu, 17 November 2019 01:09

Lewat Mewarnai, Anak dan Orangtua Bisa Terbang ke Hongkong

  JAKARTA--Ajang kompetisi Faber-Castell Family Art Competitions merupakan wadah anak-anak…

Kamis, 14 November 2019 12:13

Siswa SD Indonesia Sabet 5 Medali Turnamen Karate di Belgia

JAKARTA--Tim Delegasi Indonesia pada Turnamen Karate Internasional 4th Edition of…

Kamis, 07 November 2019 12:40

Menristek Optimis Indonesia Lahirkan 2 Startup Unicorn Baru Tahun 2020

JAKARTA--Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang…

Birahi Tinggi, Pria Ini Kecanduan Video Call Perempuan sambil Pamer "Burung"

FSB 2020, Gali Potensi Siswa di Bidang Sains

Haru Sambut Kedatangan Lima Mahasiswa Kaltim yang Kuliah di China, Dikarantina di Natuna

Event Static Show Lanud Dhomber Menambah Wawasan Masyarakat pada Militer Udara

Korban Penikaman Mengaku Diterlantarkan di Ruang IGD, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit..

Pengusaha Roy Nirwan Dirugikan Oknum Pimpinan Bank, Tabungannya Rp 37,8 Miliar Disalahgunakan

EDAAN NIH ORANG.. Mabuk CT, Tusuk Seorang Perempuan yang Lagi Tidur

Dua Pelaku Pencongkel Rumah Kosong Diamankan Polsekta Balikpapan Selatan

Generasi Milenial Punya Peran Strategis, PWI dan KPU Kukar Sosialisasi Pemilu ke Pelajar

KEREEN..! MAN I Balikpapan Juarai Kompetisi Young Innovation Project Pertamina
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers