BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Senin, 02 April 2018 12:09
Opini
Corporate University, Apa Itu?
Dewi Sartika, Peneliti Muda PKP2A III LAN

PROKAL.CO, Beberapa waktu lalu kita sempat mendengar beberapa pemerintah daerah yang mengalami kesulitan keuangan dalam membayar tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) akibat defisit keuangan yang tengah dialami.

Sebagai contoh, besaran belanja Pegawai Pemda di Kaltim rata-rata mencapai 30-40% dari anggaran daerah. Sebagian kalangan mungkin akan berasumsi, mengapa anggaran belanja daerah yang relatif besar namun tidak dibarengi oleh kualitas pelayanan publik yang memuaskan.

Keberadaan ASN yang overkuota dan kurang menghasilkan kinerja pemerintahan yang baik, hanya akan menjadi beban anggaran daerah. Ketika Pemerintah daerah telah mengeluarkan banyak anggaran untuk belanja pegawai, seharusnya dapat menjadi akselerator terhadap peningkatan kinerja pemerintah.

Kondisi tersebut dapat terjadi ketika ASN tidak dapat memberikan nilai tambah dan inovasi dalam peningkatan kinerja pemerintahan, disinilah pentingnya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Unit Kepegawaian di setiap pemerintahan daerah untuk dapat berperan mewujudkan Corporate University, mengubah potensi ASN yang ada menjadi investasi sumber daya manusia yang memiliki nilai tambah, inovatif, handal dan berkualitas.

Barangkali belum banyak yang mengenal corporate university, akan tetapi sejumlah perusahaan besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menerapkan sebagai strategi investasi SDM unggul diantaranya Pertamina, Wijaya Karya, BNI, Semen Indonesia, Garuda Indonesia, BCA, Citibank, Trakindo Utama, Pan Brothers, Holcim Indonesia, PLN, dan AIA Financial.

Mereka memandang pegawai atau karyawan bukan sebagai beban perusahaan, tetapi sebagai asset investasi yang harus dikelola dan dikembangkan untuk optimalisasi dan pengembangan perusahaan. Fortune 500 Companies sebagai perusahaan yang telah mengimplementasikan dan mempertahankan Corporate University dengan sukses  dimana perusahaan Indonesia yang masuk Fortune 500 adalah Pertamina yang masuk dalam ranking 122 pada tahun 2013 dan ranking 123 pada tahun 2014 dengan PLN menempati ranking 477 di tahun yang sama.

Mari sejenak kita menengok sejarah kehadiran istilah corporate university yang diperkirakan muncul pada tahun 1990-an, bersamaan dengan lahirnya tiga fenomena, globalisasi, pekerja berpengetahuan (knowledged worker), dan organisasi pembelajar (learning organization).

Fenomena globalisasi ditandai dengan mencairnya batas-batas antar negara, keleluasaan orang dan entitas bisnis terkoneksi satu sama lain di seluruh dunia, yang menyebabkan laju perubahan sangat cepat. Hanya perusahaan-perusahaan yang dapat mengimbangi kecepatan perubahan yang akan bertahan.

Fenomena kedua adalah lahirnya pekerja berpengetahuan (knowledged worker). Awal abad 20, pekerja yang bergabung ke perusahaan adalah sebagian pekerja manual yang mengandalkan kemampuan fisik. Memasuki abad 21, orang-orang berpendidikan dengan tingkat intelektualitas tinggi membanjiri dunia kerja. Dengan banyaknya pekerja berpengetahuan, pemimpin perusahaan harus mengakhiri gaya manajemen ‘komando’. Pekerja harus dilibatkan dalam pembuatan, bukan hanya pada pelaksanaan keputusan.

Kedua fenomena tersebut berujung pada lahirnya gerakan organisasi pembelajaran (learning organization). Konsep learning organization sendiri disampaikan oleh Peter M. Senge melalui buku The Fith Discpline: The Art and Practices of Learning Organization. Senge mengatakan bahwa dalam dunia yang semakin terkoneksi serta bisnis yang kompleks dan dinamis, kecepatan belajar menjadi satu-satunya keunggulan kompetitif jangka panjang.

Senge kemudian juga menyatakan bahwa sudah tidak memadai lagi hanya satu orang yang belajar untuk organisasinya. Sudah waktunya, pembelajaran diikuti oleh karyawan di semua level. Fungsi yang mengelola pembelajaran oleh perusahaan-perusahaan Amerika Serikat disebut sebagai corporate university.

Di Indonesia, konsep corporate university mulai diterima setelah tahun 2000. PT Telkom, dapat disebut sebagai pelopor dalam bidang ini. Memang, perusahaan-perusahaan yang termasuk BUMN paling semangat untuk menerapkan konsep corporate university ini. Selain PT Telkom, kita mengenal PLN Corporate University (milik PLN) dan juga IPC Corporate university (milik PT Pelindo II). (PPM, 2018)

Corporate university sebagai universitas perusahaan dengan cepat dikembangkan oleh perusahaan sebagai perangkat untuk mentransmisikan pengetahuan organisasi dan individu. Bagian pelatihan cenderung didesentralisasikan, reaktif, dan ditargetkan terutama untuk menginstruksikan tenaga kerja internal dalam keterampilan kerja.

Corporate university adalah kendaraan utama untuk melucuti budaya organisasi dan mendorong pengembangan keterampilan kerja, juga keterampilan di tempat kerja inti seperti belajar-belajar, kepemimpinan, berpikir kreatif, dan pemecahan masalah.

Sebuah universitas perusahaan adalah badan pendidikan yang merupakan alat strategis yang dirancang untuk membantu organisasi induknya dalam mencapai misinya dengan melakukan kegiatan yang menumbuhkan pembelajaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan individu dan organisasi.

Corporate university menjadi pilihan perusahaan dalam industri mereka yang berkonsekuensi investasi SDM dalam pendidikan pegawai khususnya sebagai bukti keunggulan kompetitif untuk merekrut dan mempertahankan pegawai terbaik dan paling terang.

Akhirnya, definisi merujuk pada “belajar, pengetahuan dan kebijaksanaan” dimana belajar merujuk pada perubahan, baik itu perubahan individual, baik secara internal maupun dalam perilaku mereka, saat menjalani pembelajaran.

Deskripsi ini juga dapat diterapkan pada organisasi pembelajar. Pengetahuan merujuk pada fakta spesifik, prosedur dan ketrampilan yang dimiliki oleh individu atau sebuah organisasi dan terakhir, kebijaksanaan sebagai puncaknya yang didefinisikan sebagai kemampuan untuk menerapkan pengetahuan secara efektif ke tujuan organisasi. Karena tujuan keseluruhan corporate university adalah mendukung misi organisasi.

Adalah hal mendasar dibangunnya corporate university adalah menolong organisasi mencapai misi-nya. Strategi membangun corporate university adalah starategi mencapai tujuan perusahaan. Corporate university memberikan nilai bagi organisasi (perusahaan) melalui kegiatan pembelajaran.

Nilai tambah tersebut diciptakan dengan menyelaraskan strategi perusahaan dengan strategi corporate university. Corporate university merancang program dan melaksanakan pembelajaran untuk mendukung pencapaian sasaran perusahaan. Strategi perusahaan menjadi basis yang sangat penting bagi program corporate university.

Berbeda dengan lembaga pelatihan yang selalu menekankan kepada penguasaan/mastery dari setiap modul. Corporate university mengutamakan peningkatan kecerdasan/inteligensia perusahaan untuk melakukan perubahan, mengeksekusi inisiatif strategis, dan menyebar ”best practices” diantara unit usaha dan dari luar. Perusahaan yang sangat cerdas sangat sulit dibentuk walaupun anggota managemen cerdas.

Jamak diketahui, kualitas SDM berbanding lurus dengan kinerja atau performance organisasi. Diperlukan peran BPSDM atau unit kepegawaian yang lebih besar dari sekedar menjadi training center. Badan diklat tidak lagi sekadar bersifat taktikal untuk memenuhi analisis kesenjangan kompetensi atau yang biasa dikenal dengan competence gap. Namun, harus diperluas sebagai strategic business partner untuk dapat membentuk SDM aparatur yang berpengetahuan serta terus mendorong mereka mengoptimalkan potensi yang dimilikinya melalui continuos learning.

Pakar manajemen sumber daya manusia (SDM) Yodhia Antariksa menilai, pembentukan corporate university sangat penting sebagai upaya untuk mencetak SDM yang bermutu dalam sebuah perusahaan. Meskipun biasanya perusahaan juga sering mengadakan pelatihan-pelatihan, tetapi pelatihan yang dilakukan selama ini masih kurang sistematis dan temanya selalu berubah. Sedangkan, melalui corporate university, perusahaan dapat membangun standar tertentu yang stabil sehingga konsistensi mutu SDM bisa lebih dipantau dan ditingkatkan.

Prasyarat dalam membentuk corporate university diantaranya,  Pertama, kurikulum. Konten kurikulum yang terdiri dari silabus dan mata kuliah harus terpadu dengan standarisasi yang jelas untuk setiap jenjang kedudukan dalam perusahaan.  Kurikulum juga harus memperhatikan aspek yang bersifat leadership managerial dan fungsional. Kedua, menyediakan modul dan materi pembelajaran yang bagus dan berkualitas. Ketiga, menyediakan pengajar yang menarik serta berpengalaman. Keempat, melakukan tindak lanjut dan pemonitoran terhadap tugas-tugas yang diberikan kepada karyawan. 

Harus ada mekanisme untuk memantau dampak pelatihan selama tiga sampai enam bulan ke depan untuk mengetahui seberapa besar dampak yang ditimbulkan. Layaknya perkuliahan pada umumnya, karyawan di corporate university juga harus membuat tugas akhir berupa project real sesuai kebutuhan perusahaan.

Banyak perusahaan yang mengirimkan pegawainya secara parsial untuk mengikuti training yang didesain secara generic, seringkali tidak selaras dengan visi-misi perusahaan. Atau perusahaan yang punya komitmen tetapi tidak memiliki strategi yang jelas dan terarah sehingga training yang ditawarkan kepada pekerja sangat banyak, tapi tidak berdampak apa-apa.

Tidak jauh beda, ASN harus dipandang sebagai asset organisasi (human capital). Kemenkeu telah menerapkan corporate university dengan KLC atau Kemenkeu Learning Centre. Dimana diklat (dipandang) bukan sekedar membuat minuman botol tetapi juga bagaimana cara menjual minuman botol.

Siapapun dapat belajar kapanpun tanpa meninggalkan tempat kerja dan waktu kerja. Telah memiliki 55 course online dan website www.KLC. Kemenkeu.go.id, serta empat  buah jurnal internasional. Keberhasilan ini layak ditiru. Lembaga diklat tidak hanya sebagai transfer materi atau modul tetapi juga mampu menyemai alumni yang memiliki kemanfaatan terbesar dalam organisasi, dengan merespon perkembangan dan kebutuhan organisasi.

Membangun smart ASN bukan hanya tanggungjawab pimpinan tetapi juga, sinergisitas lembaga sebagai pemantau, dimotori BPSDM dan Unit Kepegawaian di setiap pemerintahan daerah, Top manager menjadi pengajar dan pakar. Meskipun pembentukan corporate university tidak mudah, bermodalkan komitmen pimpinan dan keberanian (baca : nekat), bukanlah langkah sulit untuk berinvestasi di SDM aparatur dalam menjadikan birokrasi kelas dunia.

(Oleh : Dewi Sartika, Peneliti Muda PKP2A III LAN)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Agustus 2019 22:10

Bikers dan Scuterist Gelar Upacara Kemerdekaan RI ke-74 di Mako Lanud Dhomber Balikpapan

BALIKPAPAN- Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74, tidak hanya digelar oleh…

Sabtu, 17 Agustus 2019 17:58

SERU.. Penumpang Pesawat Diajak Lomba 17-an di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

BALIKPAPAN- Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 74 juga terasa…

Sabtu, 17 Agustus 2019 15:37

HUT ke-6 Info Bencana Balikpapan.. Digelar Sederhana, Kedepankan Kemanusiaan dan Getaran Jiwa

BALIKPAPAN- Perayaan ulang tahun tak melulu dirayakan berlebihan. Cukup sederhana.…

Sabtu, 17 Agustus 2019 14:56

Salsa Shabila, Pembawa Baki Bendera Merah Putih Lepas Tangis Bahagia di Pundak Saudara

BALIKPAPAN– Salsa Shabila Ahsan (16) tak kuasa menahan rasa harunya.…

Jumat, 16 Agustus 2019 16:05

Keseruan Ibu-Ibu Main Futsal Kenakan Sarung di Mako Lanud Dhomber Balikpapan

BALIKPAPAN- Ada yang seru di lapangan depan Mako Lanud Balikpapan,…

Kamis, 15 Agustus 2019 20:43

Pekerja di Kaltim yang Tercover BPJS Ketenagakerjaan Capai 56,7 Persen

BALIKPAPAN- BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) Kalimantan menggelar press gathering…

Kamis, 15 Agustus 2019 14:36

Honda Scoopy Special Edition Merah-Putih Hadir di Balikpapan, Ini Penampakannya..

BALIKPAPAN- Main Dealer Astra Motor Balikpapan menghadirkan warna baru Honda…

Rabu, 14 Agustus 2019 21:19

Usung Party Experience, QL Cosmetic Gelar Kontes Kecantikan

BALIKPAPAN - Mengusung "Makeup Party Experience", QL Cosmetic menyelenggarakan kontes…

Rabu, 14 Agustus 2019 21:07

Promo Menu Nusantara dan Harga Kamar Spesial untuk Tamu Bernama Agus

BALIKPAPAN- Hotel Horison Sagita Balikpapan menyediakan berbagai macam penawaran menarik…

Rabu, 14 Agustus 2019 15:07

Peringatan Hari Pramuka Ke-58, Anggota Pramuka Harus Kuasai Iptek

BALIKPAPAN- Peringatan Hari Pramuka ke 58 Pemerintah Kota Balikpapan melaksanakan…

Usung Party Experience, QL Cosmetic Gelar Kontes Kecantikan

Promo Menu Nusantara dan Harga Kamar Spesial untuk Tamu Bernama Agus

Peringatan Hari Pramuka Ke-58, Anggota Pramuka Harus Kuasai Iptek

Pengepul Kulit Hewan Kurban Mulai Bermunculan di Kampung Timur

Berkahnya Makan bersama Rakyat

SPS Desak Menkeu Bebaskan Pajak Kertas

Hentikan Bullying, Sekolah Perlu Terapkan Pendidikan Berkarakter

Instansi Wajib Ikut Mobil Hias, Peserta Jalan Kaki Ditiadakan

Usai Kadis PU, Polres Kembali akan Panggil Kepala UPT Stadion

PT Muaratoyu Subur Lestari Terima Piagam Penghargaan dari Bupati Paser
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*