BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Kamis, 22 Februari 2018 08:32
Kunjungi Rudenim Balikpapan, Dirjen Imigrasi Dengarkan Keluhan Pengungsi
Ronny F Sompie (kanan) saat mendengarkan keluhan para pengungsi yang menginginkan kebebasan.

BALIKPAPAN- Rabu (21/2) kemarin, menjadi momen yang spesial bagi seluruh staf Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan. Pasalnya kantor yang berlokasi di Jalan Sosial Tengah No 66 Lamaru itu, mendapatkan kunjungan dari Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI Ronny F Sompie bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Zaeroji.

Kedatangan keduanya di Kota Minyak, selain melakukan pengarahan kepada seluruh staf imigrasi di Kaltim, sekaligus meninjau langsung kondisi para imigran pencari suaka.

Didampingi pula oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim Agus Saryono serta Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim Soenaryono, kunjungan itu disambut Kepala Rudenim Balikpapan Muhammad Irham Anwar.

Mengawali kunjungan, Ronny F Sompie, langsung meninjau ruang kantor Rudenim serta ruang detensi.  Saat memasuki area yang dikelilingi pagar beton setinggi 8 meter itu, dia langsung disambut aksi demo seluruh pengungsi yang membentangkan poster menyuarakan kebabasan.

Usai mengecek satu-persatu fasilitas, Ronny langsung berinteraksi bersama 184 pengungsi. Keluhan demi keluhan disampaikan para imigran yang notabene berasal dari Afganistan itu. 

“Intinya mereka ini mengingikan segera dikirim ke negara tujuan, ingin kebebasan. Tetapi semua itu tidak mudah, kita perlu koordinasi. Karena untuk menuju ke negera tujuan atau negara ketiga, bukan kewenangan kami. Ini kewenangan the UN Refugee Agency (UNHCR) lembaga PBB yang melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi dibantu oleh The International Organization for Migration (IOM),” kata Ronny.

Ronny melihat, saat ini para pengungsi itu memang sudah tidak betah akibat dikurung bertahun-tahun. Namun, berbagai upaya sebenarnya sudah dilakukan Rudenim Balikpapan untuk menghilangkan kejenuhan mereka.

“Tetapi semua kegiatan mereka boikot, sebagai bentuk protes. Meski belum menjadi negara yang meratifikasi konvensi dan hanya menjadi negara transit, namun Indonesia diakui sebagai salah satu negara yang menaruh perhatian besar pada fenomena pengungsi dan pencari suaka. Jadi mereka ini selalu kita perhatikan,” ujarnya. 

Bukan hanya mendengar keluhan para pengungsi, Ronny bersama jajarannya juga melakukan pengarahan kepada seluruh staf Rudenim Balikpapan. Ia menyebut ada beberapa kendala yang saat ini dialami di Rudenim Balikpapan. Salah satunya masalah kekurangan anggota.

“Masalah kurangnya pejabat struktural ini langsung kita arahkan agar Rudenim Balikpapan dapat langsung membuat surat untuk diajukan ke Kementrian Hukum dan HAM. Nanti masalah ini akan diproses bukan hanya untuk disini tetapi bisa jadi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Yang jelas, katannya, berbagai permasalahan sudah diterima dan kumpulkan untuk dibawa ke Jakarta.

“Memang ada sebagian yang bisa langsung kita selesaikan dan ada pula yang harus kita konsultasikan. Yang jelas kedatangan kita kesini untuk penguatan disetiap kantor imigrasi. Bukan hanya Rudenim, kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan juga tadi kita kunjungi, tujuannya satu agar pelayanan disetiap daerah maksimal,” katanya. 

Dilain pihak, Muhammad Irham Anwar menyebut, kedatangan Dirjen dan Wasdakim di Rudenim Balikpapan merupakan sebuah kebanggan. “Ini adalah sejarah bagi Rudenim Balikpapan. Karena yang hadir bukan hanya pak Dirjen tetapi sekaligus Wasdakim, serta para pejabat tingkat provinsi ada juga kepala divisi dari Manado. Suatau kehormatan dan kebanggan bagi kami tentunya,” ungkap Irham. 

Irham menyampaikan, memang beberapa persoalan telah disampaikan, terutama terkait banyak kosongnya jabatan, permasalahan anggaran, hingga pengungsi dan lahan kantor yang masih berstatus pinjam pakai.

“Intinya dengan kunjungan ini, beliau sudah mengetahui situasi disini. Ada persoalan penting, walau belum dapat lampu hijau, baru lampu kuning, mungkin kita bisa memindahkan seluruh pengungsi dan menggantikan dengan yang baru. Insyaallah itu sudah didengar juga,” ujarnya. 

Irham mengaku, pemindahan itu sangat penting, karena untuk menghilangkan kejenuhan  atau stress mereka, sekaligus meredakan polemik penolakan di masyarakat.

“Itu karena ada aliran mereka yang dirasa tidak pas. Disisi lain agar masyarakat yang berada didekat Rudenim bisa tenang, tidak ada lagi suara teriakan dari mereka. Rencananya pada 27 Februari nanti akan dipindahkan 30 orang, dan semoga menyusul pengungsi lainnya,” tegasnya. (mra/adv/pro25)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 11 Agustus 2022 16:27

Pertamina Berkolaborasi dengan Universitas Mulawarman Gelar Pelatihan Penanganan Bencana

Balikpapan- PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal…

Kamis, 11 Agustus 2022 14:26

Mendikbudristek Terus Mendorong Ekosistem Teknologi Lahirkan Inovasi

  JAKARTA --- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek),…

Kamis, 11 Agustus 2022 13:42

Kelompok Nelayan Semangat Baru disertifikasi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan

Balikpapan - PT Pertamina Lubricants Sales Region VI bekerjasama dengan…

Kamis, 11 Agustus 2022 06:24

Mencoba Hidangan Produk UMKM Desa Gunung Putar, Juara II Festival Pangan Lokal Tingkat Kaltim

  TANA PASER - Desa Gunung Putar Kecamatan Long Kali…

Rabu, 10 Agustus 2022 23:03

Pertamina Bantu Korban Kebakaran di Klandasan Ulu

Balikpapan - Kebakaran yang terjadi di RT 27 Kelurahan Klandasan…

Rabu, 10 Agustus 2022 14:00

PLN Uji Coba Tingkatkan Porsi EBT Hingga 20 Persen dalam Program Co-firing PLTU

PT PLN (Persero) kembali melakukan uji coba meningkatkan persentase biomassa…

Selasa, 09 Agustus 2022 18:30

Sempat Terpuruk Karena Pandemi, PLN Bangkitkan Bank Sampah Al-Innabah

BERAU - Sempat berhenti karena Pandemi Covid-19, bank sampah Al-Inaabah…

Selasa, 09 Agustus 2022 06:07

Komisi IX dampingi BPJS Ketenagakerjaan Berikan Manfaat Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia di Sambas

SAMBAS - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali membayarkan santunan kepada ahli…

Senin, 08 Agustus 2022 20:20

Ini Nih..! Jam Tangan Design Keren dan Menarik dari Fossil Fenmore

    Sebagai salah satu produsen jam tangan kelas dunia,…

Senin, 08 Agustus 2022 14:41

PLN Tambah Pasokan Pembangkit Listrik di Kutai Timur

SAMARINDA - PT PLN (Persero) melakukan penguatan sistem kelistrikan di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers