BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Senin, 18 September 2017 20:48
Listrik Sistem Mahakam Surplus 200 MW

Pemadaman Akibat Defisit Dipastikan Tidak Ada

General Manager PLN Wilayah Kaltimra Riza Novianto Gustam

BALIKPAPAN- Kondisi kelistrikan pada Sistem Mahakam saat ini surplus 200 MW. Statement ini kembali dikuatkan oleh General Manager PLN Wilayah Kaltimra Riza Novianto Gustam, menyusul pemberitaan terkait defisit daya yang terjadi di Kalimantan Timur. "Supply listrik saat ini cukup, jadi sudah dipastikan tidak ada pemadaman karena defisit daya," kata Riza.

Dijelaskan olehnya, daya tersebut merupakan cadangan daya yang diperoleh dari PLTU Teluk Balikpapan sebesar 110 MW dan surplus daya sebanyak 90 MW di Sistem Mahakam yang mengaliri empat daerah di Kaltim, yaitu Balikpapan, Samarinda, Tenggarong (Kutai Kartanegara), dan Bontang.

Kondisi terkini di pada Sistem Mahakam, beban puncak Sistem Mahakam berkisar 370 MW dan daya pasok sebesar 520 MW. Angka tersebut masih di luar dari stok daya pembangkit berbahan bakar solar yang berada dalam posisi stand by atau cadangan.

Dengan kondisi seperti itu, maka dipastikan supply daya untuk Sistem Mahakam aman.Disisi lain, PLN juga telah menyatakan kesiapan untuk melistriki daerah-daerah terpencil di Kaltim dan Kaltara.

Seperti yang diungkap oleh Riza bahwa Kaltimra siap menambah mesin pembangkit dengan total kapasitas 70 MW untuk daerah terpencil. Pembangkit yang menggunakan tenaga diesel ini rencananya akan tersebar ke sedikitnya 26 lokasi.

Lokasi-lokasi tersebut terbentang dari Kalimantan Timur meliputi Paser, Kutai Barat, Kutai Timur, Berau, hingga Kalimantan Utara yakni di Bulungan, Tanjung Selor, Tana Tidung, Nunukan, dan Malinau.

Kesiapan PLN untuk melistriki daerah-daerah terpencil merupakan wujud komitmen perusahaan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya di daerah-daerah yang saat ini belum terlistriki atau belum benderang 24 jam. Kapasitas PLTD tersebut beragam terdiri dari 200 kW, 500 kW, dan 1000 kW.

Baru baru ini, PLN juga baru saja meresmikan tambahan PLTD bagi desa terpencil. Diantaranya adalah Kepulauan Derawan sebesar 3x 200 kW pada beberapa minggu silam.

Dalam waktu dekat, tambahan mesin PLTD juga akan dioperasikan pada Kecamatan Tanjung Batu agar lokasi tersebut berlistrik 24 jam penuh. Hal tersebut rencananya akan dioperasikan pada Oktober nanti, bersamaan dengan momentum Hari Listrik Nasional.

Sementara itu, terkait padamnya aliran listrik yang masih dirasakan dari sisi pelanggan, hal tersebut dikarenakan kegiatan pemeliharaan atau gangguan listrik. Riza menyatakan, gangguan listrik merupakan faktor eksternal yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan menimbulkan padam.

"Jenisnya beragam, bisa karena hujan, petir, pohon maupun benda-benda asing yang mengenai jaringan listrik. Gangguan inilah yg tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi kapan saja," sambungnya.

Namun demikian, PLN memiliki tim penanggulangan gangguan yang mana secepat mungkin akan diturunkan kelapangan untuk melakukan inspeksi gangguan terkait temuan atau laporan dari pelanggan.

Sementara itu dari sisi pemeliharaan rutin, ia menjelaskan bahwa dilakukannya pemeliharaan bertujuan untuk meningkatkan keandalan jaringan dan distribusi listrik ke pelanggan.

Seperti yang tengah terjadi di Balikpapan dan sekitarnya dimana sedang dilakukan pemeliharaan untuk mengganti kabel proteksi pada jaringan selama dua bulan terakhir ini. Penggantian tersebut dilakukan guna mengganti kabel jaringan agar proteksinya lebih baik lagi, sehingga lebih kuat menahan dari gangguan seperti hewan, pohon, dan sebagainya. "Untuk alasan keselamatan, selama kegiatan pemeliharaan, aliran listrik pada jaringan yang sedang digarap memang harus dimatikan sementara. Namun, jadwal pemeliharaan selalu kami infokan ke pelanggan," lanjut Riza.

Sehubungan dengan hal tersebut, Riza juga memohon maaf atas ketidaknyamanan atas padamnya aliran listrik yang dirasakan dari sisi pelanggan. Dirinya juga menghimbau kepada pelanggan untuk senantiasa peduli dengan jaringan disekitar tempat tinggal mereka, dan segera melapor ke PLN untuk penangganannya. "Misalnya, jika ada pohon disekitar rumah yg kena kabel listrik, nah itu bisa dilaporkan untuk meminimalisir risiko gangguan lainnya," pungkasnya. (adv/pro)


BACA JUGA

Jumat, 24 Juni 2022 12:03

Fjallraven Kanken, Tas Modis yang Berkualitas

  Tas menjadi salah satu kebutuhan terutama bagi Anda yang…

Selasa, 21 Juni 2022 16:00

DPRD PPU Apresiasi Pembangunan IKN Akomodir Kearifan Lokal

PENAJAM - Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Jhon Kenedi mengapresiasi…

Selasa, 21 Juni 2022 15:48

Komisi I DPRD PPU Desak Pemkab Segera Salurkan ADD

PENAJAM - DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Pemkab PPU segera…

Selasa, 21 Juni 2022 15:33

DPRD PPU Minta Pemkab PPU Aktif Jalin Kerjasama dengan Perusahaan

PENAJAM - Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta kepada…

Selasa, 21 Juni 2022 15:30

Komisi II DPRD Menyarankan Pemkab PPU Gelar Operasi Pasar

PENAJAM- DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyarankan kepada pemerintah daerah…

Selasa, 21 Juni 2022 15:28

DPRD PPU Dorong Pembentukan Forum CSR

PENAJAM- DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendorong Pemkab PPU untuk…

Senin, 20 Juni 2022 20:12

Resmikan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

BALIKPAPAN- Sekolah Happy Holy Kids dan Harapan Bangsa Balikpapan sebagai salah…

Senin, 20 Juni 2022 12:47

Ini Dia Tiga Proyek Kajian Bappedalitbang Selama 2022..

  TANA PASER - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan…

Minggu, 19 Juni 2022 22:29

Musisi Lokal Meriahkan Kawasan Wisata Belanja Tana Paser

TANA PASER - Kawasan Wisata Belanja Tana Paser di Jalan…

Sabtu, 18 Juni 2022 10:42

Pelanggan Bisnis dan Industri Bersyukur Tak Terdampak Penyesuaian Tarif Listrik

  Bagi pemerintah, sektor industri dan bisnis merupakan komponen penting…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers