BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

INTERNASIONAL

Minggu, 04 Juni 2017 20:10
Ayah Rela Bunuh Diri Demi Anak Berhenti Pakai Narkoba
(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, INI  bukti kesekian kalinya bahwa narkoba tak hanya menghancurkan penggunanya sendiri tapi juga orang-orang di sekitarnya. Seorang ayah asal New York nyaris kehilangan nyawa karena ingin menunjukan pada sang anak, apa nasib yang akan didapat dari seorang pecandu narkoba.

Sergey Gnatovskiy meregang nyawa setelah sengaja menyuntikan heroin melebihi batas hingga overdosis. Sergey nekat berbuat begitu, karena Maykl Gnatovskiy, nama anaknya, selama bertahun-tahun terus kecanduan heroin.

Sejak 8 tahun lalu, tak terbilang nasihat,  teguran sampai pengusiran dilakukan dia dan istrinya agar Maykl tak lagi menggunakan narkoba. Namun tetap saja, Maykl yang menggunakan narkoba sejak berumur 15 tahun itu tak mau lepas dari jerat narkoba.

"Aku sempat katakan pada dia, jika tak berhenti aku akan overdosis seperti kamu (Maykl)," ucap Sergey seperti dilansir New York Post. Benar saja, Rabu (31/5) lalu, penghuni rumah di kawasan urban, Sheepshead, tiba-tiba geger setelah Sergey ditemukan tergeletak tak sadarkan diri. 

Maykl yang kebingungan berusaha menolong dengan cara memberi nafas buatan, cara serupa yang pernah dilakukan Sergey kala menolong sang anak yang sempat 4 kali overdosis. Bedanya, upaya pria 23 tahun itu tak banyak menolong. Beruntung Sergey baru sadar setelah paramedis datang ke rumah mereka. 

"Maykl teriak-teriak pada aku, apa kamu sudah gila. Kamu hampir mati," ucap Sergey, melukiskan kepanikan anaknya. Pria 45 tahun ini hanya tersenyum, sambil menyebut yang dia ingat sebelum pingsan adalah mematikan TV, lantas tersadar kembali keesokan harinya saat sudah berada di rumah sakit.

Syukurnya, aksi gila Sergey tersebut membuahkan hasil. Maykl mau mau direhabilitasi agar tak lagi kecanduan herion. Seperti daerah lain di New York, banyak anak cucu imigran asal Uni Soviet terjerat narkoba. Data tahun 2015 menunjukan tingkat kematian karena narkoba mencapai 258 orang per tahun, dari sebelumnya 188 pecandu di tahun 2013. (*/nyp/pra/pro)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Juni 2019 10:05

Libur, ASN Pemprov Tetap Antusias Ikuti Upacara Peringatan Harlah Pancasila

TANJUNG SELOR – Walau tanggal 1 Juni 2019, bertepatan dengan…

DPRD Paser Tinjau Pemeriksaan Perbatasan Masuk Gerbang Paser

Andi M Yusuf Sosialisasi sambil Ringankan Beban Warga

Syarifuddin Antisipasi Banjir di Penajam

Polsek Utara Amankan Dua Pembeli dan Penjual Miras Ilegal di Karang Rejo

Dit Polairud Musnahkan 43 Gram Sabu, Ringkus 5 Tersangka di Samarinda

Bupati Beri Keterangan Mengenai Empat Warga PPU yang Positif Corona

Pertamina Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Kaltim Dukung Pemerintah Lawan Covid-19

Kapolda Kaltim Bagikan Sembako ke Masyarakat Tak Mampu

DPRD Paser Panggil Lembaga Kredit Perbankan dan Non-Perbankan

Reses, Hartono Kunjungi 200 Rumah dan Penyemprotan Disinfektan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers