BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

INTERNASIONAL

Kamis, 11 Mei 2017 21:43
Kisah Cinta Terpaut 24 tahun Presiden Terpilih Prancis
Presiden Prancis , Emmanuel Macron dengan sang istri Brigitte Trogneux yang terpaut umur 24 tahun. (foto : net)

PROKAL.CO, LEWAT pemilihan yang demokratis rakyat Prancis akhirnya memilih Emmanuel Macron sebagai presiden mengalahkan pesaing utamanya, Marine Le Pen dari Partai Front Nasional dengan perolehan suara mencapai 65,9%. Terpilihnya Macron yang kini berumur 39 tahun, membuatnya tercatat sebagai presiden Prancis termuda setelah Napoleon. 

Selain umurnya yang masih muda, satu hal yang menjadi perhatian dari diri Macron adalah soal perkawinannya dengan sang istri Brigitte Trogneux yang terpaut umur 24 tahun. Tak heran, orang tua Macron menolak keras putranya berhubungan dengan Brigitte yang sudah memiliki 3 anak dari perkawinan sebelumnya. 

Cinta pasangan beda generasi itu akhirnya berujung ke pelaminan di tahun 2007, setelah belasan tahun orang tua presiden terpilih kelahiran 21 Desember 1977 itu berulangkali berusaha memisahkan cinta mereka. Pertemuan pertama Macron dan Brigitte terjadi di La Providence High School di Amiens saat Macron baru berumur 15 tahun. 

Awal pertemuan antara senior dan junior La Providence High School itu berlangsung di tahun 1993. Diceritakan, Brigitte adalah guru drama yang ditugaskan membimbing pementasan sebuah drama sekolah. Nah, salah satu siswa yang ikut terlibat adalah Emmanuel Macron.

Beberapa foto yang didapatkan laman Mirror memperlihatkan, Macron muda tengah mencium pipi Brigitte di atas panggung selepas pementasan berlangsung. Remaja bertopi itu lantas naik panggung lagi seraya membentangkan ke dua tangganya sambil meneriakan sesuatu. 

Sejarah akhirnya mencatat rasa terima kasih berupa ciuman dari murid ke gurunya tersebut berubah jadi cinta sejati. Tanpa peduli dengan penolakan orang tua dan sorotan publik, Macron terus menjalin cinta dengan Brigitte. 

Gunjingan media dan publik makin menjadi-jadi saat Macron memutuskan keluar dari Partai Sosialis pada November 2016, untuk kemudian mendirikan Partai En Marche yang menjadi kendaraannya menjadi presiden. Emmanuel Macron paling lambat dilantik pada 14 Mei 2017 menggantikan Presiden Francois Hollande. (*/mr/pra/pro)

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Juni 2019 10:05

Libur, ASN Pemprov Tetap Antusias Ikuti Upacara Peringatan Harlah Pancasila

TANJUNG SELOR – Walau tanggal 1 Juni 2019, bertepatan dengan…

Andi M Yusuf Sosialisasi sambil Ringankan Beban Warga

Syarifuddin Antisipasi Banjir di Penajam

Polsek Utara Amankan Dua Pembeli dan Penjual Miras Ilegal di Karang Rejo

Dit Polairud Musnahkan 43 Gram Sabu, Ringkus 5 Tersangka di Samarinda

Bupati Beri Keterangan Mengenai Empat Warga PPU yang Positif Corona

Pertamina Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Kaltim Dukung Pemerintah Lawan Covid-19

Kapolda Kaltim Bagikan Sembako ke Masyarakat Tak Mampu

DPRD Paser Panggil Lembaga Kredit Perbankan dan Non-Perbankan

Reses, Hartono Kunjungi 200 Rumah dan Penyemprotan Disinfektan

Legeslatif Edukasi Konstituen, Serap Aspirasi sambil Sosialisasi Pencegahan Covid-19
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers