BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Kamis, 04 Mei 2017 11:05
BPJS Ketenagakerjaan Peduli, Sambangi Peserta yang Dirawat

Plafon Pengobatan Peserta Tidak Terbatas

PEDULI: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Supriyanto didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kunyata Fadilah beserta stafnya menyambangi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) yang mengalami kecelakaan kerja di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) Siaga Ramania Samarinda, Rabu (3/5).

SAMARINDA – Masih dalam suasana Hari Buruh, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Supriyanto didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kunyata Fadilah beserta stafnya menyambangi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) yang mengalami kecelakaan kerja di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) Siaga Ramania Samarinda, Rabu (3/5).

“Kami sering melakukan kunjungan keliling kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja, tujuan kami menyambangi pasien adalah memberikan dukungan agar cepat sembuh dan tetap semangat bekerja setelah sembuh” ucap Supriyanto.

Kecelakaan kerja yang biaya pengobatannya dibatasi sampai Rp 20 juta, pada era BPJS Ketenagakerjaan ini plafond yang didapatkan peserta tidak terbatas. “Artinya semua biaya yang timbul akan dicover seluruhnya sampai peserta tersebut dapat bekerja kembali setelah proses recovery selesai, dan juga pemakaian alat bantu,” tambah Supriyanto.

Heru Nugroho, salah satu karyawan PT Krida Makmur Bersama mengalami kecelakaan kerja di areal tambang perusahaan. “Saya jatuh tergelincir dari sepeda motor di depan pintu areal tambang, setelah selesai mengantar berkas,” ujarnya.

Menurut Manajer Pelayanan Medis RS PKT Siaga Ramania, dr Muh. Abdul, tangan kanan Heru Nugroho mengalami fraktur (patah tulang) dan adanya disposisi (pergeseran tulang) antara telapak tangan dan lengannya. “Segera dilakukan operasi untuk kasus tersebut,” tambah Abdul.

Di ruang yang sama, ada satu peserta kecelakaan kerja lain dari PT Rea Kaltim Plantations, Rais. Kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan tersebut, adanya benda asing yang berada di dalam kelopak matanya yang diduga sebuk kelapa sawit.

“Proses operasi sudah dilakukan sebanyak tiga kali, dan hasilnya masih belum banyak perubahan pada penglihatannya. Kami terus melakukan proses penyembuhan dan berharap pasien tidak patah semangat selama proses penyembuhan ini,” ucap Abdul.

“Peserta tidak perlu memikirkan besarnya biaya dari pengobatan tersebut, semua biaya sudah ditanggung BPJSTK sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan. “Dan apabila ada kecacatan setelah proses recovery, maka kami akan memberikan santunan cacat kepada peserta dengan klarifikasi kecacatan fungsi dari dokter yang menangani,” kata Supriyanto.

dr. Muh Abdul juga menambahkan, dengan adanya kerja sama Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) dengan BPJS Ketenagakerjaan ini, pihaknya berterimakasih karena diberi kepercayaan sebagai mitra layanan kesehatan untuk menangani kasus Kecelakaan Kerja atau Penyakit Akibar Kerja (PAK).

Adanya kerja sama ini, membantu banyak peserta BPJSTK dalam proses penyembuhan tanpa memikirkan biaya. Supriyanto juga menjelaskan, setiap peserta yang mengikutsertakan jaminan pensiun minimal kepesertaan satu bulan dan sudah dibayarkan iurannya, yang bersangkutan terkena serangan penyakit atau kecelakaan kerja yang berakibat kelumpuhan atau cacat total tetap, maka yang bersangkutan berhak mendapat pensiun secara bulanan. Walaupun peserta normal untuk mendapatkan pesniun bulanan harus mengiur minimal 15 tahun.

Sebagai insan BPJSTK tugas yang diemban hanya tiga, harus memberikan pelayanan yang terbaik seperti mengunjungi peserta yang mengalami kecelakaan kerja, memberikan informasi terupdate dan meningkatkan manfaat yang ada, pungkasnya. (pro/adv)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Juni 2022 12:03

Fjallraven Kanken, Tas Modis yang Berkualitas

  Tas menjadi salah satu kebutuhan terutama bagi Anda yang…

Selasa, 21 Juni 2022 16:00

DPRD PPU Apresiasi Pembangunan IKN Akomodir Kearifan Lokal

PENAJAM - Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Jhon Kenedi mengapresiasi…

Selasa, 21 Juni 2022 15:48

Komisi I DPRD PPU Desak Pemkab Segera Salurkan ADD

PENAJAM - DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Pemkab PPU segera…

Selasa, 21 Juni 2022 15:33

DPRD PPU Minta Pemkab PPU Aktif Jalin Kerjasama dengan Perusahaan

PENAJAM - Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta kepada…

Selasa, 21 Juni 2022 15:30

Komisi II DPRD Menyarankan Pemkab PPU Gelar Operasi Pasar

PENAJAM- DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyarankan kepada pemerintah daerah…

Selasa, 21 Juni 2022 15:28

DPRD PPU Dorong Pembentukan Forum CSR

PENAJAM- DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendorong Pemkab PPU untuk…

Senin, 20 Juni 2022 20:12

Resmikan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

BALIKPAPAN- Sekolah Happy Holy Kids dan Harapan Bangsa Balikpapan sebagai salah…

Senin, 20 Juni 2022 12:47

Ini Dia Tiga Proyek Kajian Bappedalitbang Selama 2022..

  TANA PASER - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan…

Minggu, 19 Juni 2022 22:29

Musisi Lokal Meriahkan Kawasan Wisata Belanja Tana Paser

TANA PASER - Kawasan Wisata Belanja Tana Paser di Jalan…

Sabtu, 18 Juni 2022 10:42

Pelanggan Bisnis dan Industri Bersyukur Tak Terdampak Penyesuaian Tarif Listrik

  Bagi pemerintah, sektor industri dan bisnis merupakan komponen penting…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers