BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN | ROAD TO 2024

NASIONAL

Jumat, 09 Desember 2022 18:28
Brand Politika: Sandiaga Uno Cukup Cawapres Saja
Eko S

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno disarankan Direktur Eksekutif Brand Politika Eko Satiya Hushada cukup menjadi calon wakil presiden saja. Saran ini berdasarkan temuan sejumlah survei sejak 2020 yang elektabilitasnya tidak mendukung untuk menjadi calon presiden (capres).

“Saya juga heran. Sebagai pejabat publik, yang punya ‘panggung lebar’ untuk meningkatkan elektabilitas, itu gak bisa mendongkrak elektabilitasnya. Baik sebagai capres maupun cawapres,” kata Eko kepada wartawan, Jumat (9/12/2022).

Eko menanggapi pernyataan Sandi yang mengaku siap untuk kembali menjadi peserta di Pilpres 2024 mendatang, baik sebagai capres maupun cawapres. “Saya alumni dari kontestasi sebelumnya, saya siap bila diamanahi untuk berjuang kembali," kata dia kepada wartawan di Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (9/12/2022).

Sandiaga menyatakan terbuka untuk semua posisi, baik capres maupun cawapres. Dia menyerahkan keputusan itu kepada parpol yang akan mengusungnya nanti. Menurut Eko, Sandi merupakan menteri yang paling banyak keliling Indonesia dalam rangkaian kegiatan sebagai Menparekraf. Bahkan, Sandi mendapat penghargaan MURI karena sejak menjadi menteri, ia berhasil mengunjungi 1.425 desa unggulan di Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Sandi selalu bicara komitmennya dalam pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif. 

“Tapi ternyata semua itu tidak memberi pengaruh kepada elektabilitasnya. Bahkan cenderung menurun,” ujar Eko.
Ia mengutip temuan survei sejumlah lembaga survei yang tergabung di Persepi, organisasi lembaga survei opini publik. Pada Februari 2020, Indo Barometer pernah melakukan survei yang salah satunya mengukur elektabilitas Sandi sebagai capres.

Saat itu temuannya, elektabilitas sandi sebagai capres di posisi 8,1%. Kemudian Charta Politika dalam beberapa kali survei menyajikan temuannya. Survei di bulan Desember 2021, elektabilitas Sandi sebagai capres turun hingga di angka 5,1%. Kemudian bulan April 2022 di posisi 4,8 persen, bulan Juni 2022 di posisi 3,6% dan di September 2022 masih terus turun hingga di posisi 2,5%.

Sementara elektabilitas di posisi cawapres pun sebenarnya tidak signifikan, yang masih di bawah Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Yudhoyono. Sandi pernah mencapai posisi elektabilitas tertingginya sebagai cawapres di bulan Juni 2021, yakni 8,4 persen menurut temuan survei Indikator. Masih mengutip temuan survei Indikator, sebagai capres, elektabilitas Sandi di bulan Agustus 2022 sebesar 3,1 persen, September 2022 di posisi 3,6 persen dan November 2022 di posisi 2,0 persen.

“Saya juga heran. Itu tadi, sebagai menteri yang punya panggung lebar untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas, tapi tidak terjadi pada Sandiaga,” ujar Eko. Ia pun menyarankan agar Sandi realistis jika berkesempatan menjadi peserta di Pilpres 2024 mendatang, agar mengambil posisi sebagai cawapres. Itupun dengan catatan, figur capres pasangannya harus punya elektabilitas yang mumpuni.

Selain itu, mulai saat ini, menurut Eko, Sandi harus meningkatkan kinerja tim untuk meningkatkan elektabilitasnya. “Ya masih harus kerja keras,” tegas Eko. Ketika ditanya siapa figur yang pantas bergandengan dengan Sandi, dengan yakin Eko menyodorkan nama Anies Baswedan. “Saya melihatnya, Mas Sandiaga lebih pas bergandengan dengan Mas Anies. Pilkada Jakarta bisa menjadi salah satu indikator,” ujar Eko. (*)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 12 Januari 2023 11:50

Ditahan KPK Karena Kasus Suap, Lukas Enembe Berharta Rp 33,7 Miliar

Gubernur Papua Lukas Enembe telah resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi…

Rabu, 14 Desember 2022 21:23

17 Parpol Lolos Peserta Pemilu 2024, Partainya Amien Rais Gagal

Komisi Pemilihan Umum (KPU) membacakan hasil rekapitulasi verifikasi terhadap 18…

Rabu, 14 Desember 2022 16:17
Dugaan Manipulasi Verifikasi Faktual Partai Politik

Dapat Somasi, KPU Investigasi Internal

Menjelang penetapan partai politik, isu dugaan manipulasi hasil verifikasi faktual…

Minggu, 11 Desember 2022 11:29

BMKG Sebut Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, masyarakat perlu mewaspadai…

Jumat, 09 Desember 2022 18:28

Brand Politika: Sandiaga Uno Cukup Cawapres Saja

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S…

Rabu, 07 Desember 2022 17:04

Ismail Bolong Sudah Tersangka dan Ditahan Bareskrim

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri resmi menetapkan Ismail…

Rabu, 07 Desember 2022 15:24

Innalillahi, Lord Rangga Pemimpin Sunda Empire Meninggal Dunia

BREBES - Rangga Sasana, mantan petinggi Sunda Empire dikabarkan meninggal…

Rabu, 07 Desember 2022 14:50

Kapolda Sebut Ada 11 Korban Ledakan Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Suntana menyebutkan, ada 11…

Minggu, 04 Desember 2022 12:09

Oknum Perwira Paspampres Ditahan di Rutan Guntur 20 Hari, Terancam Pecat dan 12 Tahun Bui

Oknum perwira Paspampres Mayor Inf Bagas Firmasiaga terancam 12 tahun…

Selasa, 29 November 2022 23:47

PSKL LHK Gelar Dialog Nasional Kearifan Lokal Hutan Lestari

Direktorat Jenderal Kehutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers