BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN | ROAD TO 2024

RAGAM

Kamis, 24 November 2022 11:46
Cegah Keluarga Miskin Baru, Menko PMK Berharap PHK Jadi Jalan Terakhir

KEMENKO PMK - Berdasarkan laporan dari sejumlah asosiasi, beberapa perusahaan yang bergerak di industri padat karya seperti tekstil sedang mengalami kinerja yang melambat. 

Beberapa perusahaan bahkan sudah ada yang memangkas jam kerjanya menjadi 3-4 hari, yang biasanya 7 hari kerja. Atas kondisi tersebut, banyak tenaga kerja yang juga terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Dari hasil laporan itu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo dan pemerintah daerah setempat meninjau langsung kondisi dan permasalahan ketenagakerjaan yang ada di beberapa industri padat karya di Jawa Barat, pada Rabu (16/11). 

Perusahaan industri tersebut diantaranya PT KAHATEX di Rancaekek, Bandung, dan PT CHANG SHIN di Karawang. 

Muhadjir mengimbau agar perusahaan dapat menyiapkan proyeksi yang jelas untuk target ke depan. Ia juga menegaskan, keputusan PHK kepada pekerja harus merupakan jalan terakhir yang digunakan oleh para pengusaha. 

“Sebisa mungkin ditahan dulu, jangan ada PHK. Kita cari bersama solusinya,” kata Menko PMK. 

Menurutnya, meskipun dirinya tidak membidangi urusan industri dan perekonomian, tapi masalah PHK ataupun pengurangan jam kerja akan menjadi permasalahannya lantaran berisiko meningkatkan jumlah kemiskinan. 

Namun demikian, jika PHK tidak dapat dihindari, Menko PMK meminta agar para pekerja yang di-PHK dapat ditangani dengan baik melalui program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). 

Dalam kesempatan yang sama Anggoro menyatakan bahwa BPJAMSOSTEK berkomitmen memberikan kemudahan layanan bagi seluruh pekerja yang mengalami PHK melalui program JKP. Peserta yang  terdaftar dalam program JKP dan memenuhi unsur eligibilitas akan mendapatkan manfaat berupa uang tunai, pelatihan kerja dan akses pasar kerja.

Muhadjir menambahkan saat ini PHK menjadi permasalahan yang harus segera diatasi sehingga harus ada antisipasi dan penanganan.

Pihaknya menilai hal ini harus dilakukan oleh semua pihak secara terkoneksi sehingga bisa menekan laju PHK ditengah ketidakpastian perekonomian akibat politik global. 

“Saya mohon kerjasama semua perusahaan untuk mengantisipasi kondisi 2023. Saya ke sini untuk memastikan kalau nanti harus ada PHK jangan sampai nanti tidak terhubung dengan JKP,” tutupnya. 

Tentunya sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 tahun 2021, pekerja secara otomatis akan terdaftar pada program JKP dan tanpa adanya iuran tambahan apabila perusahaan atau pemberi kerja telah mendaftarkan pekerjanya pada semua program jaminan sosial. 

Perusahaan dengan kategori skala Besar dan Menengah wajib mendaftarkan seluruh pekerjanya pada 4 program BPJAMSOSTEK yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan ditambah Jaminan Kesehatan segmen Penerima Upah (JKN PU) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Sementara itu pada perusahaan skala Kecil dan Mikro wajib mendaftarkan pekerjanya pada setidaknya 4 program, yaitu JKK, JHT, JKM, dan JKN PU.  

“Karena sekarang ada skema untuk mereka yang di PHK itu ada jaminan kehilangan pekerjaan, nah ini harus betul dilaksanakan secara cepat dan tepat. Jangan sampai yg di PHK terpuruk dan ikut menambah jumlah kemiskinan di daerah,” jelasnya. 

Adapun saat ini angka kemiskinan di Jawa Barat masih cukup tinggi yakni 9,4 persen. Sebagai kementerian yang membawahi BPJAMSOSTEK, Kemenko PMK akan terus memastikan bahwa jaminan ini akan berjalan dengan baik. 

Menko berharap, semua pihak dapat memiliki komitmen seperti yang diarahkan presiden agar waspada menyikapi ekonomi tahun 2023. 

Sementara itu Anggoro kembali mengimbau kepada pemberi kerja yang belum patuh untuk segera mendaftarkan seluruh pekerjanya menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar terlindungi dari risiko kecelakaan kerja, kematian maupun risiko sosial ekonomi lainnya. 

“Melalui 5 program yang diselenggarakan BPJAMSOSTEK merupakan bukti negara hadir untuk memastikan seluruh pekerja dapat hidup dengan layak dan sejahtera, sehingga mampu menekan angka kemiskinan di Indonesia,”imbuh Anggoro.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Balikpapan I Nyoman Hary Sujana mengatakan, melalui program BPJS Ketenagakerjaan sudah menjadi bukti bahwa Negara hadir untuk memastikan seluruh pekerja dapat hidup dengan layak dan sejahtera.

Adapun untuk program JKP, kami siap memberikan pelayanan klaim JKP yang terbaik untuk peserta yang mengalami PHK. Kami tentu akan segera memberikan manfaat JKP setelah peserta memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Beberapa persyaratannya adalah, pekerja terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK selama 24 bulan dengan masa iuran 12 bulan. Memenuhi masa iur yang di dalamnya terdapat enam bulan dibayar berturut-turut.

Pengajuan JKP dilakukan sejak dinyatakan PHK hingga 3 bulan setelah ter-PHK. Sedangkan kelengkapan dokumen yang perlu dipenuhi untuk mengajukan klaim JKP antara lain,  bukti dokumen surat PHK. Belum bekerja kembali sebagai pekerja dalam segmen penerima upah. Bersedia aktif mencari pekerjaan dengan dibuktikan dengan mengisi surat Komitmen Aktifitas Pencarian Kerja (KAPK). (pro) 


BACA JUGA

Selasa, 06 Desember 2022 02:25

Peringatan HUT ke-72 Polairud di Kaltim, Tampilkan Simulasi Pengamanan Jalur Logistik IKN

  BALIKPAPAN-Kapolda Kaltim Irjen Imam Sugianto memimpin langsung upacara peringatan…

Senin, 05 Desember 2022 15:56

Di- Support Yamaha, Pebalap-Pebalap Kaltim Tampil Hebat pada Porprov VII di Berau

BERAU – Pebalap-pebalap Kaltim unjuk gigi membela daerahnya masing-masing di…

Senin, 05 Desember 2022 15:54

Astra Motor Kaltim 1 Berikan Promo Bobol Akhir Tahun bareng Honda

Balikpapan – Selalu memberikan promo disetiap kegiatanya adalah salah satu…

Senin, 05 Desember 2022 14:56

Proyek Gedung Galeri UMKM Kaltim Diduga Bikin Rumah Warga Retak

BALIKPAPAN-Sejumlah rumah milik warga Jalan Marsma R Iswahyudi, RT 09,…

Sabtu, 03 Desember 2022 21:51

Dukung Pembangunan dan Persiapan Pelayanan Logistik, Direksi PT Pos Indonesia Kunjungi IKN Nusantara

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi melihat langsung…

Sabtu, 03 Desember 2022 16:09

Pebalap Yamaha Kaltim, Sabian Fathul Ilmi Persembahkan Medali Emas untuk Berau di Ajang Porprov VII

BERAU –  Moto “Yamaha Semakin di Depan” memang bukan sekedar…

Sabtu, 03 Desember 2022 11:29

Pengambilan BSU di PT POS hingga 11 Desember

BALIKPAPAN-PT Pos Indonesia Cabang Kota Balikpapan mendapatkan penugasan kembali dari…

Sabtu, 03 Desember 2022 08:31
Tolong Menolong ala BPJS Ketenagakerjaan

Pemda Bisa Berikan Jaminan Sosial Ke Pekerja Rentan

  Semua jenis pekerjaan memiliki risiko masing-masing. Namun, tidak semua…

Kamis, 01 Desember 2022 19:48

Rusman Ya’qub Gelar Sosialisasi Kebangsaan di Balikpapan

BALIKPAPAN- Untuk menyebarkan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaaan, khususnya di Kaltim,…

Kamis, 01 Desember 2022 15:43

Adventure bersama WR 155 R Dalam bLU cRU Community Fun Riding Experience di Lampung

Aktivitas bLU cRU Yamaha di jalur off road menggunakan WR…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers