BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN | ROAD TO 2024

RAGAM

Minggu, 02 Oktober 2022 11:06
Manajemen Arema FC Sampaikan Duka Cita dan Bentuk Crisis Center
Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Laga Liga 1 Musim Ini
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Antara)

PSSI melarang Arema FC menjadi tuan rumah pertandingan sampai Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 ini selesai. Keputusan itu dikeluarkan setelah kerusuhan parah terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10), usai Arema melawan Persebaya.

“Tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam laman PSSI, Minggu (2/10).

Iriawan mengatakan, PSSI menyesalkan peristiwa yang disebut-sebut menimbulkan korban jiwa itu. PSSI sudah membentuk tim investigasi yang segera berangkat ke Malang untuk menemukan gambaran utuh mengenai kejadian tersebut. 

Iriawan juga menegaskan dukungan kepada polisi guna menyelidiki kerusuhan tersebut. “Kami berduka cita dan meminta maaf kepada korban serta semua pihak atas insiden tersebut,” kata Iriawan.

Operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sendiri sudah memutuskan Liga 1 Indonesia musim ini selama satu pekan setelah kerusuhan tersebut. “Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan). Ini dilakukan untuk menghormati semua pihak, sambil menunggu proses investigasi dari PSSI,” kata Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu dini hari (2/10).

LIB menyatakan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan menyebabkan beberapa orang meninggal dunia, namun jumlah korban kehilangan nyawa masih belum dapat dipastikan. Selain itu, beberapa fasilitas di stadion berkapasitas 46.000 penonton tersebut juga rusak parah. “Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” kata Akhmad.

Kericuhan itu bermula saat ribuan suporter Arema FC, Aremania, merangsek masuk lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya. Polisi kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan yang membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernapas. 

Para pendukung yang bertumbangan membuat kepanikan di area stadion. Jumlah suporter yang membutuhkan bantuan medis tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan. Banyak suporter yang mengeluh sesak napas terkena gas air mata dan terinjak-injak saat berusaha meninggalkan tribun stadion. 

MANAJEMEN AREMA

Manajemen Arema FC menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban dalam musibah yang terjadi pada pekan ke-11 kompetisi Liga 1 Indonesia 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10). Manajemen membentuk Crisis Center.

”Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka,” kata Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dikutip dari laman resmi tim seperti dilansir dari Antara, Minggu (2/10).

Sebagai tindak lanjut, Manajemen Arema FC juga membentuk Crisis Center atau posko informasi korban untuk menerima laporan dan penanganan korban yang dirawat di rumah sakit. 

”Manajemen akan membentuk Crisis Center atau posko informasi yang menghimpun dan menerima laporan untuk penanganan korban yang dirawat di rumah sakit,” ujar Haris.

Manajemen Arema FC juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban tragedi yang saat ini menjadi sorotan internasional itu.

”Kepada keluarga korban manajemen Arema FC memohon maaf sebesar besarnya serta siap memberikan santunan. Manajemen siap menerima saran masukan dalam penanganan pasca musibah agar banyak yang diselamatkan,” ucap Abdul Haris. 

Kericuhan tersebut bermula saat ribuan suporter merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah lawan Persebaya. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan dan Stadion Kanjuruhan menggunakan empat mobil Polri, barracuda. 

Kerusuhan tersebut semakin membesar, sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lain. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernapas. 

Banyaknya suporter yang pingsan, membuat kepanikan di area stadion. Banyaknya suporter yang membutuhkan bantuan medis tersebut tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan. (*)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 06 Desember 2022 02:25

Peringatan HUT ke-72 Polairud di Kaltim, Tampilkan Simulasi Pengamanan Jalur Logistik IKN

  BALIKPAPAN-Kapolda Kaltim Irjen Imam Sugianto memimpin langsung upacara peringatan…

Senin, 05 Desember 2022 15:56

Di- Support Yamaha, Pebalap-Pebalap Kaltim Tampil Hebat pada Porprov VII di Berau

BERAU – Pebalap-pebalap Kaltim unjuk gigi membela daerahnya masing-masing di…

Senin, 05 Desember 2022 15:54

Astra Motor Kaltim 1 Berikan Promo Bobol Akhir Tahun bareng Honda

Balikpapan – Selalu memberikan promo disetiap kegiatanya adalah salah satu…

Senin, 05 Desember 2022 14:56

Proyek Gedung Galeri UMKM Kaltim Diduga Bikin Rumah Warga Retak

BALIKPAPAN-Sejumlah rumah milik warga Jalan Marsma R Iswahyudi, RT 09,…

Sabtu, 03 Desember 2022 21:51

Dukung Pembangunan dan Persiapan Pelayanan Logistik, Direksi PT Pos Indonesia Kunjungi IKN Nusantara

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi melihat langsung…

Sabtu, 03 Desember 2022 16:09

Pebalap Yamaha Kaltim, Sabian Fathul Ilmi Persembahkan Medali Emas untuk Berau di Ajang Porprov VII

BERAU –  Moto “Yamaha Semakin di Depan” memang bukan sekedar…

Sabtu, 03 Desember 2022 11:29

Pengambilan BSU di PT POS hingga 11 Desember

BALIKPAPAN-PT Pos Indonesia Cabang Kota Balikpapan mendapatkan penugasan kembali dari…

Sabtu, 03 Desember 2022 08:31
Tolong Menolong ala BPJS Ketenagakerjaan

Pemda Bisa Berikan Jaminan Sosial Ke Pekerja Rentan

  Semua jenis pekerjaan memiliki risiko masing-masing. Namun, tidak semua…

Kamis, 01 Desember 2022 19:48

Rusman Ya’qub Gelar Sosialisasi Kebangsaan di Balikpapan

BALIKPAPAN- Untuk menyebarkan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaaan, khususnya di Kaltim,…

Kamis, 01 Desember 2022 15:43

Adventure bersama WR 155 R Dalam bLU cRU Community Fun Riding Experience di Lampung

Aktivitas bLU cRU Yamaha di jalur off road menggunakan WR…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers