BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Selasa, 06 September 2016 10:28
Muhammad Idris Minta Perkuat Penyiaran TV di Perbatasan

Minta Tarakan TV Dikelola Baik

DISKUSI DI TARAKAN: Muhammad Idris berikan cendera mata kepada Ketua DPRD Tarakan Sabar Santoso.

 

TARAKAN - Guna menyediakan dan mengisi ruang publik dalam hal penguatan siaran, serta berperan dalam merekatkan semua elemen bangsa di wilayah perbatasan Indonesia.

Anggota DPD RI Muhammad Idris menggelar sekaligus menjadi narasumber pada diskusi daerah bertajuk “Penguatan Penyiaran Tarakan TV dalam Menjaga Kedaulatan Perbatasan NKRI” di Gedung Gabungan Dinas 1 Lantai 6 Studio Tarakan, Sabtu (3/9) lalu.

Senator asal Dapil Kaltim-Kaltara itu tidak sendiri, dia ditemani tiga narasumber di antaranya Plt Direktur Utama LPPL Tarakan Televisi Media Mandiri, Muhammad Isa, Sekretaris Daerah Tarakan dr H Khairul, M Kes, Ketua DPRD Tarakan, Sabar Santoso, ST, M Pd. Keempatnya dipandu moderator Rio Bayu Hendro W, A Md.

Muhammad Idris menyatakan, isu yang paling menonjol di wilayah perbatasan dalam hal penyiaran yakni luberan siaran dari negara-negara tetangga, infrastruktur penyiaran di wilayah perbatasan, lembaga penyiaran harus ada di wilayah perbatasan dan media komunikasi yang tepat untuk menjadi jembatan antar pemerintah dan rakyatnya. “Di sinilah peran Tarakan TV yang harus menjadi aktor utama dalam hal penyiaran,” ungkapnya.

Terlebih lagi, katanya, Tarakan TV saat ini sudah sangat bagus karena lahir dari Peraturan Daerah (Perda). Jadi segala konsekuensi yang ada di dalamnya pemkot harus ikut andil.

“Ada dua opsi untuk lebih maju, pertama pengembangan Tarakan TV sebaiknya pemerintah berikan suntikan dana pengembangan LPPL Tarakan TV melalui dana APBD,” katanya.

Dan opsi kedua, mendorong pemprov mengambil peran dalam pengembangan sehingga Kaltara mempunyai saham dalam kepemilikannya yang lebih dahulu dibuat MoU dan Perda.

Ia menambahkan, ada beberapa masukan guna perbaikan dan pengembangan tata kelola Tarakan TV. Yakni penambahan anggaran guna pengembangan LPPL Tarakan dalam APBD Kota Tarakan.

Termasuk masalah karyawan perlu diatur dengan jelas, anggaran dan dana cadangan kesejahteraan, pencadangan dana guna pembayaran honorarium pegawai bukan PNS yang sering mengalami kendala pembayaran.

Juga katanya, perlu melakukan penyusunan Perda Provinsi mengenai  pengambilalihan dan kerja sama dalam pengembangan siaran Tarakan TV yang memuat sharing hak dan kewajiban termasuk dalam masalah persen profit yang diperoleh.

“Solusinya, pemanfaatan program pusat dalam pembangunan wilayah perbatasan terutama di Kementerian Kominfo, perlunya kerja sama strategis dalam mengusahakan dana-dana pusat antara pemda dan anggota DPD RI dapil Kaltim-Kaltara,” pungkasnya. 

Muhammad Isa menyatakan, permasalahan yang dialami Tarakan TV adalah APBD (hibah bantuan sosial) yang hanya cukup membayar gaji karyawan selama 6 bulan saja, fasilitas gedung yang saat ini masih milik pemkot, kebutuhan pemancar yang sudah tambal sulam dan meminjam milik TVRI Samarinda.

Hal sama juga di katakan Khairul, di mana persoalan besar Tarakan diprediksikan kehilangan anggaran kurang lebih Rp 500 M karena pemekaran. “Masalah Tarakan TV intinya adalah masalah duit. Ada duit selesai masalah,” tegasnya.

Sementara Sabar Santoso menyatakan untuk tahun 2016 Tarakan TV hampir ketinggalan. Di mana awal tahun, telah mengajukan proposal hibah sebesar Rp 2 M, tetapi disetujui hanya Rp 1 M karena adanya defisit.

“Dengan dana minim itu, perlu adanya pembenahan sana-sini. Dan terpenting harus memiliki strategi, kreativitas, kesabaran dan jangan hanya berdiam diri dalam memberikan pelayanan dan memperluas penyiaran,” pungkasnya.

Di akhir diskusi juga digelar tanya jawab yang kesemuanya memberikan solusi atas kendala yang dihadapi Tarakan TV saat ini. Mulai dari peremajaan alat hingga terbentuknya kelembagaan, dewan pengawas dan dewan direksi yang saat ini masih mengalami kekosongan jabatan dari 2015. (adv/pro)


BACA JUGA

Kamis, 11 Agustus 2022 16:27

Pertamina Berkolaborasi dengan Universitas Mulawarman Gelar Pelatihan Penanganan Bencana

Balikpapan- PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal…

Kamis, 11 Agustus 2022 14:26

Mendikbudristek Terus Mendorong Ekosistem Teknologi Lahirkan Inovasi

  JAKARTA --- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek),…

Kamis, 11 Agustus 2022 13:42

Kelompok Nelayan Semangat Baru disertifikasi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan

Balikpapan - PT Pertamina Lubricants Sales Region VI bekerjasama dengan…

Kamis, 11 Agustus 2022 06:24

Mencoba Hidangan Produk UMKM Desa Gunung Putar, Juara II Festival Pangan Lokal Tingkat Kaltim

  TANA PASER - Desa Gunung Putar Kecamatan Long Kali…

Rabu, 10 Agustus 2022 23:03

Pertamina Bantu Korban Kebakaran di Klandasan Ulu

Balikpapan - Kebakaran yang terjadi di RT 27 Kelurahan Klandasan…

Rabu, 10 Agustus 2022 14:00

PLN Uji Coba Tingkatkan Porsi EBT Hingga 20 Persen dalam Program Co-firing PLTU

PT PLN (Persero) kembali melakukan uji coba meningkatkan persentase biomassa…

Selasa, 09 Agustus 2022 18:30

Sempat Terpuruk Karena Pandemi, PLN Bangkitkan Bank Sampah Al-Innabah

BERAU - Sempat berhenti karena Pandemi Covid-19, bank sampah Al-Inaabah…

Selasa, 09 Agustus 2022 06:07

Komisi IX dampingi BPJS Ketenagakerjaan Berikan Manfaat Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia di Sambas

SAMBAS - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali membayarkan santunan kepada ahli…

Senin, 08 Agustus 2022 20:20

Ini Nih..! Jam Tangan Design Keren dan Menarik dari Fossil Fenmore

    Sebagai salah satu produsen jam tangan kelas dunia,…

Senin, 08 Agustus 2022 14:41

PLN Tambah Pasokan Pembangkit Listrik di Kutai Timur

SAMARINDA - PT PLN (Persero) melakukan penguatan sistem kelistrikan di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers