BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

RAGAM

Kamis, 18 Agustus 2022 14:29
Merdeka! Dari Kita, untuk Kita, dan Semua

Kiprah 70 Tahun Apindo

"Usia Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) hanya terpaut 7 tahun lebih muda dari Kemerdekaan Indonesia. Acap segala asa diubah jadi nyata. Apindo pun berperan serta wujudkan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, melalui integrasi bersama" 

APINDO tidak hanya sekadar wadah organisasi, tapi rumah bagi ratusan ribu pekerja dan melahirkan ekosistem besar. Apindo Kaltim berperan serta pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program peningkatan kapasitas berkelanjutan, termasuk sertifikasi, serta dilengkapi dengan beragam keahlian yang dibutuhkan di era digital sekarang.  

Dukungan terhadap pembangunan IKN ditunjukkan pula dengan pembentukan Satgas Apindo Kaltim, yang bertugas menjembatani para pengusaha dengan pemerintah, pengusaha lokal maupun investor. Apindo telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Menginisiasi kerja sama dalam bidang pendidikan, pelatihan sertifikasi kompetensi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. 

Guna meningkatkan, juga memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing pihak secara optimal. Perpindahan IKN, diharapkan Ketua Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo tidak hanya mendahulukan pembangunan fisik, namun juga bagaimana mengembangkan SDM lokal. 

Pelibatan masyarakat lokal akan meminimalisasi konflik horizontal dan vertikal, karena adanya kesempurnaan sosial. Sebab, bagaimana pun masyarakat lokal juga lebih memahami situasi di daerah. 

Slamet, yang juga ketua Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Kaltim menilai, pelaksanaan program pemagangan dalam negeri pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kompetensi dan lembaga pelatihan yang dapat menghasilkan lulusan professional. 

Di samping mampu melakukan identifikasi dan evaluasi terkait tentang penyelenggaraan pemagangan, FKJP dapat memberikan kontribusi pemikiran tentang konsep pemagangan ke depan terutama sebagai penyeimbang dan pengawasan penyelenggaraan pemagangan di perusahaan. 

Sehubungan itu, dengan ditetapkannya Kaltim sebagai IKN, FKJP memfokuskan pemagangan dengan kejuruan yang akan berpeluang untuk menyerap banyak tenaga kerja. Sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja, FKJP pun berupaya juga untuk mencari peluang terlaksananya pemagangan mandiri yang diselenggarakan oleh perusahaan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan daya saing angkatan kerja di Kaltim. 

“Di samping pemagangan mandiri, ada pemagangan yang dibiayai APBD dan APBN. Kaltim, tahun 2022 ini total mendapat 47 paket pelatihan. Yang mana dalam satu paket diikuti 10 orang. Sehingga total 470 orang,” bebernya. 

Lanjutnya, banyak beberapa mengikuti pemagangan mandiri. Sedangkan pemagangan di perusahaan dengan jaminan perusahaan, maka perusahaan diwajibkan membayar BPJS, uang saku dan transportasi bagi si pemagang. 

“Beberapa perusahaan di Kaltim mau menerima anak-anak magang, di samping di PHRI di perhotelan juga menyerap banyak pemagang, bila kualitas SDM bagus langsung direkrut,” sebut Slamet. 

“Tahun lalu di Kaltim pemagangan melalui APBD dan APBN sudah terserap 82 persen, mereka diterima bekerja, sisanya secara berangsur mendapat tempat kerja pula,” lanjutnya. 

Di Kaltim, ucap Slamet, banyak sekali lowongan pekerjaan dari berbagai jenis sektor. Tetapi, umumnya pemagang tidak memenuhi kualifikasi dan persyaratan dari pada peluang-peluang kerja tersebut. Inilah yang perlu dipikirkan bersama, bagaimana supaya mereka mendapatkan sertifikasi kompetensi. Menjadi penting, sebab sekarang ijazah saja tidak cukup. 

“Keberadaan IKN di Kaltim itu harus bermanfaat luas. Dirasakan bangsa Indonesia. Dari kita, untuk kita, dan semua,” harap Slamet. 

Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim Isradi Zainal menyampaikan, PII salah satu asosiasi yang diminta Presiden Jokowi untuk mengawasi pembangunan IKN. Maupun untuk pengembangan SDM keinsinyuran. 

Apindo sebagai pengusaha di daerah pun dinilai sangat gencar dan mendukung sertifikasi bagi pekerja lokal. Sebab, pekerja yang ingin bergabung dalam proyek pembangunan IKN haruslah bersertifikasi. Maka penyiapan SDM yang kompeten dan bersertifikasi harus dilakukan dari sekarang juga. 

Dari itu, PII akan bersinergi. Melibatkan seluruh komponen insinyur di dalam daerah maupun luar daerah. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas IKN Apindo Kaltim ini menyebut, jumlah insinyur yang ada di Kaltim sekitar 500 orang. Dari semua jenis keteknikan, perhutanan, dan pertanian. 

Untuk membangun IKN yang green, health, smart dan sustainable, penataan IKN harus dikawal bersama-sama seluruh pihak. Serta mendorong keterlibatan SDM lokal lebih berkontribusi tidak hanya bagi Kaltim maupun IKN, tapi bagi Indonesia keseluruhan. 

Membantu mempersiapkan tenaga SDM, Isradi menuturkan, segala sesuatu terkait kebutuhan IKN pihak PII dan Apindo akan siap backup. “Kita bersinergi agar menjamin mutu pekerja. Menjadikan SDM kita unggul serta mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan IKN secara bersama-sama. Dan diharapkan tidak terjadi ketimpangan, merata dan pekerja lokal kita mampu berkontribusi,” terangnya.  

Seorang pengusaha alat berat Balikpapan Herjon Song menilai, pengerjaan IKN tidak bisa hanya melibatkan segelintir kelompok. Melainkan dibangun secara bersama-sama. Gotong royong. Kolaborasi pemerintah, pengusaha maupun masyarakat. 

Dirinya menyebut, unit alat berat di Kaltim telah memadai. Mumpuni dalam mendukung pembangunan IKN baru. Tetapi, kata pemilik PT Sinar Cerah Group itu, kesenjangan di daerah masih terjadi. Sering kali, pengusaha lokal hanya dijadikan anak kedua. Padahal, semestinya pusat dapat memosisikan pengusaha di daerah sebagai pemain nomor satu. 

Secara kasatmata, dia berujar, perpindahan IKN ke Bumi Etam menjadikan roda perusahaan-perusahaan lokal bergerak kembali. Mengingat pagebluk memberikan pengaruh terhadap proyek yang ikut tertunda. Dengan penyelenggaraan IKN, tentu saja pengusaha Balikpapan sebagai penyangga terkena imbas. 

“Semoga tidak seperti proyek-proyek sebelumnya, seperti tol maupun RDMP/pengembangan kilang minyak Pertamina yang lebih didominasi pihak luar. Dan pembangunan IKN ini masuk program cepat dalam jangka pendek. Tentu butuh banyak unit alat berat,” tutur pria yang kerap disapa Ahok tersebut. 

IKN memberikan harapan baru bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Bumi Etam. Terlepas dari berbagai pro dan kontra yang masih terjadi, Sekretaris Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Balikpapan Bambang Saputra menuturkan, perpindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim akan mengurangi kesenjangan dan mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. 

Berdasarkan data produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2020, terlihat sebaran ekonomi masih didominasi Pulau Jawa sebesar 58,75 persen. Sisanya tersebar di berbagai wilayah lainnya, seperti Sumatra (21,36 persen), Kalimantan (7,94 persen), Sulawesi (6,66 persen), Bali dan Nusa Tenggara (2,94 persen), serta Maluku dan Papua (2,35 persen).  

“Adanya IKN Nusantara diharapkan fokus pembangunan mampu beralih dari Jawa ke Kaltim dan wilayah-wilayah di sekitarnya,” harapnya. 

Sebenarnya, menurut Bambang, dampak ekonomi dari adanya IKN yang dilihat dari penambahan pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka pendek tidak begitu signifikan, hanya di angka 0,02 persen. Namun, di Kaltim diprediksi dapat mendongkrak ekonomi sebesar 6,83 persen dan Pulau Kalimantan dapat menyumbang 3,61 persen. 

Selain dampak ekonomi, terdapat dampak sosial juga, yaitu perpindahan aparatur sipil negara (ASN). Yang akan diikuti dengan keluarga dan pelaku ekonomi lainnya, diperkirakan sebesar 1,5 juta orang di masa mendatang. Adanya IKN Nusantara, juga diharapkan tidak menyebabkan terpinggirnya masyarakat lokal oleh pendatang.  

Secara umum, indeks pembangunan manusia (IPM) di Kaltim pada 2021 memiliki predikat sangat tinggi, dengan nilai 76,88 di atas nasional sebesar 72,28 namun masih di bawah DKI Jakarta sebesar 81,11. 

“Potensi ini tentunya harus terus ditingkatkan, agar warga Kaltim tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi tuan di IKN Nusantara. Beberapa hal yang dapat dikembangkan oleh pemerintah daerah antara lain berfokus pada tiga pilar pengembangan SDM yaitu pilar kebangsaan, digital dan entrepreneur,” tutupnya. 

 

Ulil Mu’awanah


BACA JUGA

Minggu, 02 Oktober 2022 12:50
Ancaman Sanksi FIFA, Indonesia Bisa Urung Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Tragedi Kanjuruhan Nomor Dua Paling Mengerikan di Dunia, Korban Meninggal Bertambah

Korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang dikabarkan terus bertambah. Jika sebelumnya…

Minggu, 02 Oktober 2022 11:06
Manajemen Arema FC Sampaikan Duka Cita dan Bentuk Crisis Center

Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Laga Liga 1 Musim Ini

PSSI melarang Arema FC menjadi tuan rumah pertandingan sampai Liga…

Minggu, 02 Oktober 2022 09:04
Kapolda Jatim Sebut Dua Anggotanya Jadi Korban Kericuhan di Kanjuruhan

Korban Tewas Rusuh di Stadion Kanjuruhan Capai 127 Orang

 MALANG-Sebanyak 127 orang jadi korban meninggal dunia akibat kerusuhan di…

Minggu, 02 Oktober 2022 06:52

Buntut Kerusuhan di Kanjuruhan, Liga 1 Dihentikan Sementara

MALANG-Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10) malam berbuntut…

Minggu, 02 Oktober 2022 06:51

Sepakbola Indonesia Berduka.. Rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang, Ratusan Suporter Meninggal

MALANG-Ratusan suporter klub sepak bola asal Malang, Arema FC, diperkirakan…

Minggu, 02 Oktober 2022 06:46

Rusuh di Kanjuruhan, Sanksi Menanti Arema FC

  MALANG-Sanksi berat dipastikan menanti Arema FC paska kerusuhan di…

Sabtu, 01 Oktober 2022 09:03

Kasus DBD di Balikpapan Tembus 1.000

BALIKPAPAN-Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Balikpapan terus menunjukkan…

Jumat, 30 September 2022 22:40

Konsisten Dukung UMKM Lokal, Inisiatif Hyperlocal Dorong Pertumbuhan Transaksi dan Jumlah Penjual di Tokopedia

Indonesia - Tokopedia terus berkomitmen untuk mendukung para pegiat usaha…

Jumat, 30 September 2022 09:46

Maxi Yamaha Day 2022 Medan, Ajak Peserta Camping di Tepian Danau Toba

Simalungun, Sumatera Utara – Setelah lebih dulu hadir di wilayah…

Kamis, 29 September 2022 14:01

Penyaluran BLT BBM di Balikpapan Capai 94,7 Persen

BALIKPAPAN- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers