BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

RAGAM

Kamis, 11 Agustus 2022 14:05
Gugatan Syukri Wahid dan Amin Hidayat ke PKS Ditolak PN Balikpapan
Pengurus DPD PKS Kota Balikpapan menggelar konferensi pers terkait putusan PN Balikpapan terhadap gugatan Syukri Wahid dan Amin Hidayat, Kamis (11/8) pagi.

BALIKPAPAN-Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan menolak gugatan Syukri Wahid dan Amin Hidayat terkait pemecatan yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Putusan keduanya tertera dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara dengan nomor perkara 38/Pdt.G/2022/PN Bpp atas penggugat Amin Hidayat dan nomor perkara 22/Pdt.G/2022/PN Bpp atas nama penggugat Syukri Wahid.

Penasehat Hukum DPD PKS Balikpapan,  Muhammad Iqbal mengatakan hakim PN Balikpapan sudah memutuskan secara adil.

"Gugatan ini (Syukri dan Amin) dianggap prematur dan harus diselesaikan di internal partai. Atas segala putusan kami hargai semua perjalanan proses hukum yang ada, kita hargai bahwa PN Balikpapan sudah memutuskan seadil-adilnya," kata dia kepada wartawan di Sekretariar DPD PKS Balikpapan, Kamia (11/8) pagi.

Iqbal menjelaskan, proses sidang gugatan tersebut sudah dimulai sejak Februari 2022 dan diputuskan pada 10 Agustus 2022. Di dalam persidangan sebelumnya Tim kuasa hukum DPD PKS Balikpapan menyampaikan bahwa apa yang dipermasalahkan oleh kedua tergugat merupakan masalah internal partai.

"Memang kedua penggugat itu menggugat hasil putusan MPDP (Majelis Penegakan Disiplin Partai,Red) DPD PKS Kota Balikpapan oleh Majelis etik partai. Di mana putusan itu salah satunya mencabut keanggotaan kedua penggugat," katanya.

Iqbal meneruskan, putusan ini sekaligus menegaskan bahwa semua proses yang dilakukan oleh DPD PKS Balikpapan melalui MPDP sudah sesuai aturan berdasarkan panduan PKS.

PKS, sebut Iqbal juga siap dengan langkah hukum yang ditempuh oleh penggugat. Termasuk jika ada upaya banding dari Syukri dan Amin.

SYUKRI DAN AMIN PASTIKAN BANDING

MENANGGAPI statment Pengurus DPD PKS Balikpapan tersebut,  Syukri Wahid mencoba menjelaskan. Terkait dengan kedudukan hukum putusan hakim PN Balikpapan yang memutus tidak diterima atau NO.

"Itu bukan ditolak tapi tidak diterima. Itu artinya di dalam proses pengaduan ada cacat formil dan bisa diadukan kembali gugatan yang sama," kata dia.

Dia mejelaskan, cacat formil yang dimaksud adalah proses itu belum sampai ke Mahkamah Partai selanjutnya dalam hal ini DPD PKS Balikpapan juga melakukan rekonvensi atau gugatan balik yang juga tidak diterima.

"Jadi posisinya saya pengguat juga tidak diterima posisi tergugat juga tidak diterima karena dia melakukan langkah gugatan balik jadi sama-sama," urai Syukri.

Hasil putusan PN Balikpapan tersebut, kata Syukri juga masih memiliki celah upaya hukum selanjutnya, yakni upaya hukum banding di tingkat Pengadilan Tinggi (PT) atas putusan PN Balikpapan. 

"Saya diberi waktu 14 hari sejak diputuskan jadi tunggu saja, insya allah saya akan lakukan banding terhadap putusan NO ini, kami akan coba ke tingkat PT (Pengadilan Tinggi), siapa tahu kami diterima, kan begitu. Saya bersama Pak Amin akan banding," beber politikus yang juga dokter gigi ini. (hul)


BACA JUGA

Minggu, 02 Oktober 2022 12:50
Ancaman Sanksi FIFA, Indonesia Bisa Urung Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Tragedi Kanjuruhan Nomor Dua Paling Mengerikan di Dunia, Korban Meninggal Bertambah

Korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang dikabarkan terus bertambah. Jika sebelumnya…

Minggu, 02 Oktober 2022 11:06
Manajemen Arema FC Sampaikan Duka Cita dan Bentuk Crisis Center

Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Laga Liga 1 Musim Ini

PSSI melarang Arema FC menjadi tuan rumah pertandingan sampai Liga…

Minggu, 02 Oktober 2022 09:04
Kapolda Jatim Sebut Dua Anggotanya Jadi Korban Kericuhan di Kanjuruhan

Korban Tewas Rusuh di Stadion Kanjuruhan Capai 127 Orang

 MALANG-Sebanyak 127 orang jadi korban meninggal dunia akibat kerusuhan di…

Minggu, 02 Oktober 2022 06:52

Buntut Kerusuhan di Kanjuruhan, Liga 1 Dihentikan Sementara

MALANG-Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10) malam berbuntut…

Minggu, 02 Oktober 2022 06:51

Sepakbola Indonesia Berduka.. Rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang, Ratusan Suporter Meninggal

MALANG-Ratusan suporter klub sepak bola asal Malang, Arema FC, diperkirakan…

Minggu, 02 Oktober 2022 06:46

Rusuh di Kanjuruhan, Sanksi Menanti Arema FC

  MALANG-Sanksi berat dipastikan menanti Arema FC paska kerusuhan di…

Sabtu, 01 Oktober 2022 09:03

Kasus DBD di Balikpapan Tembus 1.000

BALIKPAPAN-Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Balikpapan terus menunjukkan…

Jumat, 30 September 2022 22:40

Konsisten Dukung UMKM Lokal, Inisiatif Hyperlocal Dorong Pertumbuhan Transaksi dan Jumlah Penjual di Tokopedia

Indonesia - Tokopedia terus berkomitmen untuk mendukung para pegiat usaha…

Jumat, 30 September 2022 09:46

Maxi Yamaha Day 2022 Medan, Ajak Peserta Camping di Tepian Danau Toba

Simalungun, Sumatera Utara – Setelah lebih dulu hadir di wilayah…

Kamis, 29 September 2022 14:01

Penyaluran BLT BBM di Balikpapan Capai 94,7 Persen

BALIKPAPAN- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers