BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

ADVERTORIAL

Jumat, 17 Juni 2022 18:20
PLN Gandeng Polda Kaltim Kampanyekan Pemanfaatan FABA PLTU
SINERGI: PLN bersinergi dengan Polri mengampanyekan pemanfaatan FABA secara luas agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

 

BALIKPAPAN - Kampanye pemanfaatan abu sisa pembakaran batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau fly ash bottom ash kian marak dilakukan. Kali ini, PLN menggandeng Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) untuk menggelar pelatihan pemanfaatan FABA menjadi berbagai campuran material bernilai ekonomi tinggi di Balikpapan, Senin (6/6).

Manajer PLN Unit Pelaksana Pengendalian dan Pembangkitan (UPDK) Balikpapan Otniel Manurung mengungkapkan, pelatihan yang diberikan berupa proses pembuatan paving block dan cor beton dari FABA.

“Sinergi dengan Polri kami lakukan untuk mengampanyekan pemanfaatan FABA secara luas agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Otniel.

Otniel menambahkan pihaknya dan POLRI siap bekerja sama untuk memanfaatkan FABA yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang ada di seluruh Indonesia dengan sebaik-baiknya.

”Komitmen kami untuk memanfaatkan FABA sebagai produk material bangunan dapat diaplikasikan di bidang konstruksi dan infrastruktur maupun dalam bentuk lainnya seperti paving block, beton, pupuk organik dan barang ekonomi lainnya,” ucap Otniel.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh Kasubdit Polmas Polda Kaltim AKBP Sugianto, Kasubdit Bintibsos Polda Kaltim Kompol RR Kanti Puji Lestari SH dan puluhan Bhabinkamtibmas.

Kasubdit Polmas Polda Kaltim AKBP Sugianto mengatakan, pelatihan pemanfaatan FABA oleh PLN kepada Bhabinkamtibmas ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan 24 Polda yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Nantinya, kami akan mengupayakan Bhabinkamtibmas untuk dapat mengajari masyarakat di sekitar pembangkit. Harapannya semoga UMKM akan semakin bermunculan dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” kata Sugianto.

Upaya PLN dalam pemanfaatan FABA ini sejalan dengan semangat Indonesia untuk menjadi salah satu pemain dalam global supply chain, menyusul telah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 yang mencabut status FABA sebagai Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). (adv/rdh)


BACA JUGA

Jumat, 24 Juni 2022 12:03

Fjallraven Kanken, Tas Modis yang Berkualitas

  Tas menjadi salah satu kebutuhan terutama bagi Anda yang…

Selasa, 21 Juni 2022 16:00

DPRD PPU Apresiasi Pembangunan IKN Akomodir Kearifan Lokal

PENAJAM - Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Jhon Kenedi mengapresiasi…

Selasa, 21 Juni 2022 15:48

Komisi I DPRD PPU Desak Pemkab Segera Salurkan ADD

PENAJAM - DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Pemkab PPU segera…

Selasa, 21 Juni 2022 15:33

DPRD PPU Minta Pemkab PPU Aktif Jalin Kerjasama dengan Perusahaan

PENAJAM - Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta kepada…

Selasa, 21 Juni 2022 15:30

Komisi II DPRD Menyarankan Pemkab PPU Gelar Operasi Pasar

PENAJAM- DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyarankan kepada pemerintah daerah…

Selasa, 21 Juni 2022 15:28

DPRD PPU Dorong Pembentukan Forum CSR

PENAJAM- DPRD Penajam Paser Utara (PPU) mendorong Pemkab PPU untuk…

Senin, 20 Juni 2022 20:12

Resmikan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

BALIKPAPAN- Sekolah Happy Holy Kids dan Harapan Bangsa Balikpapan sebagai salah…

Senin, 20 Juni 2022 12:47

Ini Dia Tiga Proyek Kajian Bappedalitbang Selama 2022..

  TANA PASER - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan…

Minggu, 19 Juni 2022 22:29

Musisi Lokal Meriahkan Kawasan Wisata Belanja Tana Paser

TANA PASER - Kawasan Wisata Belanja Tana Paser di Jalan…

Sabtu, 18 Juni 2022 10:42

Pelanggan Bisnis dan Industri Bersyukur Tak Terdampak Penyesuaian Tarif Listrik

  Bagi pemerintah, sektor industri dan bisnis merupakan komponen penting…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers