BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

INTERNASIONAL

Senin, 01 Agustus 2016 16:58
Kini Giliran Ibunda Tentara Muslim AS 'Serang Balik' Donald Trump
Calon presiden AS dari Partai Repubpik, Donald Trump. (foto : net)

PROKAL.CO,

SEORANG ibunda dari tentang muslim Amerika Serikat (AS) menyerang balik calon presiden Donald Trump untuk mempertanyakan mengapa dirinya berdiam diri saat suaminya berpidato.  Ghazala Khan mengungkapkan bahwa Trump buta tentang Islam dan tidak tahu mengenai arti dari pengorbanan.

Suaminya, Khizr Khan sempat menyerang calon Partai Republik tersebut lewat pidatonya yang emosional dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat pada Kamis (28/7) lalu. Trump kemudian merasa Nyonya Khan tidak mungkin telah diizinkan untuk berbicara.

Putra Khizr Khan dan Ghazala Khan, merupakan seorang tentara Angkatan Darat AS, Kapten Humayun Khan yang tewas akibat adanya aksi bom bunuh diri tahun 2004 di Irak saat berusia 27 tahun.

Dalam opini di sebuat artikel pada Washington Post, Nyonya Khan mengatakan, sebenarnya sang suami sudah bertanya apakah dirinya yakin untuk tetap berbicara karena dirinya terlihat sudah terlalu marah. "Berjalan menuju panggung konvensi dengan berlatar foto putra saya, saya benar-benar sangat sulit mengontrol  diri saya sendiri. Seorang ibu mana yang bisa? Donald Trump punya anak-anak juga yang dicintainya. Apakah dia benar-benar mempertanyakan kenapa saya tetap tdai berbicara?" tulisnya.

"Ketika Donald Trump berbicara tentang Islam, dia sebenarnya tidak tahu apa-apa. Jika dia belajar tentang Islam yang sebenarnya dan membaca Alquran, semua penilaiannya terhadap teroris akan berubah, karena terorisme berbeda dengan agama," jelas nyonya Khan.

"Donald Trump mengatakan dia sudah melakukan cukup banyak perngorbanan. Tapi sebenarnya dia tidak tahu apa arti kata pengorbanan," tambahnya seperti dikutip dari lama BBC, Senin (1/7).

Nyonya Khan mengungkapkan bahwa meskipun dirinya tidak berbicara, tetapi seluruh dunia, seluruh Amerika merasakan rasa sakitnya.

Sementara itu, menanggapi kritikan, Trump mengatakannya dalam sebuah wawancara  dengan ABC's This Week. "Kalau anda melihat istrinya, dia berdiri di sana. Dia tidak mengatakan apa-apa ... Mungkin dia tidak diizinkan untuk mengungkapkan sesuatu," kata Trump.

Di samping itu, Trump juga turut membela diri terhadap kritikan Khan. "Sementara saya turut merasa sedih atas kehilangan anaknya tuan Khan. Tapi tuan Khan yang belum pernah bertemu saya tidak berhak berdiri di depan jutaan orang dan mengklaim bahwa saya tidak pernah membaca Konstitusi, dan mengatakan banyak hal lainnya yang tidak akurat," pungkasnya. (*/bbc/sar/prokal)

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Juni 2019 10:05

Libur, ASN Pemprov Tetap Antusias Ikuti Upacara Peringatan Harlah Pancasila

TANJUNG SELOR – Walau tanggal 1 Juni 2019, bertepatan dengan…

Andi M Yusuf Sosialisasi sambil Ringankan Beban Warga

Syarifuddin Antisipasi Banjir di Penajam

Polsek Utara Amankan Dua Pembeli dan Penjual Miras Ilegal di Karang Rejo

Dit Polairud Musnahkan 43 Gram Sabu, Ringkus 5 Tersangka di Samarinda

Bupati Beri Keterangan Mengenai Empat Warga PPU yang Positif Corona

Pertamina Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Kaltim Dukung Pemerintah Lawan Covid-19

Kapolda Kaltim Bagikan Sembako ke Masyarakat Tak Mampu

DPRD Paser Panggil Lembaga Kredit Perbankan dan Non-Perbankan

Reses, Hartono Kunjungi 200 Rumah dan Penyemprotan Disinfektan

Legeslatif Edukasi Konstituen, Serap Aspirasi sambil Sosialisasi Pencegahan Covid-19
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers