BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

RAGAM

Kamis, 26 Mei 2022 15:13
Pengusaha Pertanian Apresiasi Pemprov Kaltim Kembangkan Food Estate Berbasis Korporasi
Firly F

SAMARINDA - Pengusaha pertanian, Firly Firdauzy memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Kaltim yang mengembangkan program Food Estate berbasis Korporasi Petani untuk pemenuhan produk-produk hasil tanaman pangan. 

Program berkaitan pangan ini, semestinya dijalankan sejak sekarang demi generasi mendatang. Apalagi, Kaltim miliki potensi lahan pertanian yang sangat luas dan dibutuhkan untuk pemenuhan pangan saat berdiri Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

"Bicara usaha pertambangan batubara di Kaltim, sudah sangat banyak. Begitu juga usaha di bidang migas (minyak dan gas). Nah, sekarang, kita pemerintah bersama stakeholder di Kaltim harus bicara banyak usaha pangan," jelas Firly Firdauzy, CEO PT Indoditas bergerak bidang komoditas jagung hibrida, Rabu (25/5/2022). 

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Kalimantan 2022, Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor mengusulkan program yang wajib mendapat perhatian serius Pemerintah Pusat, yaitu Pengembangan Food Estate berbasis Korporasi Petani untuk mendukung kebutuhan pangan di IKN. Kemudian memperkuat cadangan pangan melalui Pengembangan Lumbung Pangan di luar Jawa. 

"Mendukung itu, Kaltim menyiapkan lahan dan pupuk serta benih. Pusat yang membantu alokasi dana dan pembangunan infrastrukturnya," sebut Isran Noor ketika Musrenbang Regional se Kalimantan 2022, di Sari Pasific Hotel Jakarta, 19 Mei 2022 lalu. 

Sebagai generasi muda di Kaltim, Firly bertekad provinsi Kaltim dapat juga bersaing dengan Sumatera yang lebih dulu unggul sektor pertanian skala industri. Yaitu, kebun jagung, tebu dan padi. 

"Sangat mudah kita melihat Lampung Sumatera, di pinggir jalan terdapat kebun-kebun yang luas seperti jagung, tebu dan padi. Disana sudah jalan industri pertanian dengan pabrik produk hasil pertanian, karena keuntungannya sangat besar untuk mensejahterakan masyarakat terutama petani. Kenapa Kaltim tidak juga kembangkan ini," jelas Firly. 

Pemenuhan pangan melalui food estate, dikatakan Firly, terbukti dapat juga menekan angka kemiskinan yang disebabkan inflasi harga pangan kerap terjadi. 

"Jagung hibrida yang kami beli dari para petani dan kami menanamnya juga sangat dibutuhkan untuk pakan ternak ayam. Apabila, pakan ternak langka, maka secara langsung harga daging ayam tinggi. Ini membuat masyarakat miskin karena harus membayar lebih mahal untuk pangannya," jelas Firly. 

PT Indoditas berdiri sejak 2015 membeli hasil panen jagung hibrida dari petani beberapa desa Kecamatan Muara Kaman Kukar. Kemudian, juga bekerjasama dengan CSR perusahaan lainnya membangun kebun jagung hibrida di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, Morowali Sulawesi Tengah dan Lampung Selatan Provinsi Lampung 

"Untuk membangun food estate atau industri pertanian, PT Indoditas tak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergitas seluruh pihak turut membantu para petani dalam menyiapkan bibit, peralatan, pupuk hingga lahan. Sehingga, produksi pangan bisa jalan dan kami yang menjamin membeli hasil panen seperti jagung hibrida," jelas Firly. 

Persoalan belumnya terintegrasi pasokan bibit komoditas pertanian, peralatan, pupuk dan lahan, menurut Firly, masih jadi hambatan besar. Dampaknya, sampai sekarang belum ada pabrik pangan berdiri di Kaltim karena tak ada pasokan hasil pangan dan lahan dalam jumlah besar. 

"Pemerintah sebenarnya tak perlu ragu lagi, untuk membangun industri pertanian. Berupa pengadaan jalan, pupuk dan peralatan keras untuk pertanian, karena ada Peraturan Pemerintah (PP) dan Perda yang sudah ada," jelas Firly. 

Dalam PP Nomor 30 Tahun 2012, disebutkan bahwa Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota mengalokasikan pembiayaan Pembiayaan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan bersumber dari APBD. Hal ini diperkuat juga dengan Perda Provinsi Kaltim Nomor 13 Tahun 2016. (myn)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 Juni 2022 15:27

Jalankan Program Astra Cerdas, PT Waru Kaltim Plantation Bagikan Sarana Penunjang Sekolah

Penajam Paser Utara – Pendidikan adalah hal utama dalam mempersiapkan…

Jumat, 24 Juni 2022 14:52

Angka Kecelakaan Menurun, 431 Pengendara Kena Tilang

BALIKPAPAN-Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Timur menunjukkan tren…

Jumat, 24 Juni 2022 09:20

Caby Gelar Camber 3 di Pantai Lamaru, Ada Puluhan Superhero

 BALIKPAPAN-Libur sekolah berfaedah. Komunitas Camping Bareng Yuk (Caby) akan menggelar …

Kamis, 23 Juni 2022 19:31

Mendag Minta Pelaku Usaha Buat Migor Curah Dalam Kemasan Sederhana

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta kepada para pelaku usaha…

Kamis, 23 Juni 2022 16:43

Lelang Tuntas, Pembangunan Jalur Evakuasi Simpang Muara Rapak Segera Dikerjakan

BALIKPAPAN-Rencana pembangunan jalur evakuasi di Simpang Muara Rapak nampaknya bakal…

Kamis, 23 Juni 2022 14:40

Ini Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Truk di Muara Rapak, KNKT Sampaikan Empat Rekomendasi

 BALIKPAPAN-Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis hasil investigasi kecelakaan…

Kamis, 23 Juni 2022 11:02

PPDB Sekolah Swasta di Balikpapan, Kursi Full Sejak Maret

Peran sekolah swasta diharapkan mampu membantu penyerapan siswa siswi tahunajaran…

Kamis, 23 Juni 2022 06:59

356 Jemaah Haji Kloter Pertama Diberangkatkan dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

BALIKPAPAN-Sebanyak 356 Jemaah beserta 4 petugas dari Panitia Penyelenggara Ibadah…

Kamis, 23 Juni 2022 06:55

Mendag Sebut Tak Ada Lagi Antrean Warga Membeli Migor di Jakarta

JawaPos.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan, distribusi minyak…

Rabu, 22 Juni 2022 20:03

Silaturahmi, Kunci Harmonis Yamaha Kaltimtara dengan Awak Media

BALIKPAPAN - Memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi maka penting…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers