BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL | KABAR IKN

KABAR IKN

Selasa, 15 Maret 2022 20:49
Presiden Minta 70 Persen Kawasan IKN Jadi Hutan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya (baju hitam), saat mendampingi Presiden Jokowo meninjau kawasan persemaian Mentawir, 40 menit dari IKN Nusantara, Senin (14/3).

 

PENAJAM-Presiden Joko Widodo meminta agar kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara nantinya terdiri dari 70 persen hutan, sejalan dengan konsep Green City. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, di sela mendampingi presiden meninjau kawasan persemaian di Mentawir, Penajam Paser Utara, Senin (14/3).

"Bapak Presiden meminta dari 256 ribu hektare dari IKN Nusantara, 70 persennya adalah hutan," kata Siti. 

Kawasan persemaian Mentawir, kata Siti, akan disiapkan sebagai lokasi produksi bibit pohon yang nantinya akan ditanam di IKN Nusantara. Dengan luasan mencapai 120 hektare, persemaian Mentawir diharapkan mampu memproduksi hingga 20 juta bibit per tahun.

Rencananya, dari total luasan tersebut, nantinya 35 hektare bakal jadi persemaian yang dilengkap peralatan modern. “Nantinya juga akan dibangun embung seluas setengah hektare atau 5000 m2  untuk menyuplai kebutuhan air persemaian,” imbuh Siti Nurbaya.

Sejauh ini, lanjut Siti, kawasan IKN Nusantara yang tercover pepohonan sudah mencapai 42 persen, artinya masih butuh 28 persen lagi untuk memenuhi target yang diinginkan Jokowi.

Proses penanaman pohon, kata Siti memang tidak akan sekaligus berjalan. Nantinya, setiap kali HTI ditebang, baru akan dilakukan penanaman. Di dalam satu hektare lahan, nantinya akan ada 1200 bibit yang ditanam.

“Target awal ini ada 1600 hektare yang akan mulai ditanami bibit pohon,” ungkap politisi Partai Nasdem ini.

Bibit pohon yang akan ditanam di IKN Nusantara nantinya adalah tanaman asli Kalimantan, seperti meranti, ulin, sorea hingga kayu putih.

Siti menambahkan, upaya mewujudkan 70 persen tutupan hutan di kawasan IKN Nusantara memang tidak mudah. Namun, pemerintah akan mencoba untuk mengembalikan hutan Kalimantan. “Dalam 4-5 tahun ke depan, pohon asli Kalimantan nantinya yang akan mendominasi,” ujar dia optimistis. (hul)


BACA JUGA

Kamis, 04 Agustus 2022 21:42

144 Warga Ikuti PBK Tahap 2 di Sepaku

  SEPAKU – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono,…

Kamis, 04 Agustus 2022 13:41

Groundbreaking IKN Dijadlwalkan Pertengahan Agustus

BALIKPAPAN-Presiden Joko Widodo direncanakan bakal melakukan groundbreaking pembangunan Ibu Kota…

Rabu, 22 Juni 2022 22:45

Pemerintah Bakal Membangun 30 Lokasi Persemaian Baru, Kalimantan Masuk Prioritas

  SEPAKU-Presiden Joko Widodo meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam…

Rabu, 22 Juni 2022 22:14

Progres Pembangunan Capai 56 Persen, Bendungan Sepaku Semoi Ditarget Rampung Februari 2023

SEPAKU-Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di…

Rabu, 22 Juni 2022 22:12

Bendungan Sepaku Semoi Tandai Pembanguna Infrastruktur Dasar IKN

  SEPAKU-Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir, di Kabupaten…

Selasa, 15 Maret 2022 20:49

Presiden Minta 70 Persen Kawasan IKN Jadi Hutan

  PENAJAM-Presiden Joko Widodo meminta agar kawasan Ibu Kota Negara…

Selasa, 15 Maret 2022 11:13

Dari IKN, Presiden dan Ibu Iriana Kembali ke Jakarta

  BALIKPAPAN-Usai bermalam di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam…

Senin, 14 Maret 2022 22:09

Jokowi Tinjau Persemaian Mentawir

    PENAJAM-Presiden Joko Widodo meninjau langsung Persemaian Mentawir yang…

Senin, 14 Maret 2022 19:23

Kesan dan Harapan Para Gubernur Seluruh Indonesia Usai ke IKN Nusantara

  PENAJAM-Para perwakilan provinsi dari seluruh Tanah Air hadir mengikuti …

Senin, 14 Maret 2022 19:22

Dari Titik Nol Kilometer, Presiden Menuju Tempat Bermalam di IKN

  PENAJAM-Dari Kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Nusantara (IKN),…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers