BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

KRIMINAL

Selasa, 28 Mei 2019 22:45
Kuasa Hukum Tunjukkan Bukti Baru Slip Asli Setoran Tunai

Lanjutan Sidang Dugaan Pemalsuan Surat dan TPPU

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Persidangan ke-12 dugaan pemalsuan surat berkelanjutan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Senin (27/5). Pada sidang kemarin, jaksa penuntut umum (JPU) Rahmat Hidayat menghadirkan empat saksi. Tiga di antaranya saksi di luar berkas perkara.

Saksi sesuai berkas acara pemeriksaan (BAP), yakni ahli pidana hukum bisnis, Profesor Dr Heriyo Pramono dari Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta. Tiga saksi di luar berkas perkara adalah Abdul Holik, Beny Taranjit dan Marzuki Anwar.

Dari persidangan diketuai majelis hakim I Ketut Mardika dan dua hakim anggota Bambang Setyo Widjonarko serta Nugrahini Meinastiti itu terungkap, ada bukti baru diperlihatkan ke persidangan oleh tim kuasa hukum terdakwa, Elza Syarief.

Bukti tersebut slip asli setoran tunai ke rekening BCA milik saksi pelapor Gino Sakiris dari terdakwa total Rp 1,179 miliar. Sebelumnya pada persidangan Senin (15/4), pelapor Gino mengatakan tidak menerima uang sepeser pun dari terdakwa. Kemudian pada 13 Mei lalu, bukti tersebut Rp 1.007.000.000. “Iya kami temukan bukti setoran lainnya, jadi total menjadi Rp 1,179 miliar,” terang Elza ditemui setelah persidangan.

Artinya, tuduhan kliennya tidak pernah membagi keuntungan perusahaan terbantahkan. “Ini buktinya, slip asli setoran,” jelas Elza menunjukkan ke meja hakim disaksikan JPU, Abdul Holik dan Gino Sakiris yang turut hadir menyaksikan persidangan tersebut. "Saksi Gino di persidangan di bawah sumpah menyebut tidak pernah terima sepeserpun keuntungan. Faktanya, menerima dari terdakwa," jelas Elza.

Hakim Ketut pun langsung menanyakan pada Gino, “Apa betul menerima setoran ini”. “Tidak pernah merasa, Pak,” jawab Gino. Nanti akan dilakukan pengecekan rekening koran.

Menurut pendapat ahli, OMP merupakan perseroan terbatas atau PT. Jika perusahaan PT tertutup, artinya saham-sahamnya hanya dapat dimiliki oleh orang tertentu. “Seperti keluarga, teman dekat. Terbatas kalangan keluarga sendiri,” ujar ahli yang beberapa kali dimintai sebagai ahli di persidangan sejumlah perkara serupa itu.

Susunan anggota direksi dan komisaris di PT OMP terdakwa dalam kasus ini, Jovinus Kusumadi, sebagai direktur dan Gino Sakaris selaku komisaris.

JPU bertanya pada ahli, jika PT ada suatu tindak pidana? “Di BAP saya jelaskan, kesalahan yang merugikan perseroan,” ujar ahli. Dalam audit ada dua versi laporan keuangan selama setahun, apakah boleh? “Tidak boleh,” jawab ahli lagi pada JPU. Lanjut Elza bertanya pada ahli, ”Apakah seseorang ingin mengajukan gugatan atau laporan polisi harus ada kerugian yang jelas?”. “Iya harus ada kerugian, jawab ahli.

Apabila seseorang buat gugatan atau laporan polisi tapi kerugiannya enggak jelas bagaimana? Ya berarti prematur,” jawab ahli.
Sementara Abdul Holik memberikan kesaksian pada persidangan mengakui jika dirinya diberi kuasa oleh Gino pada 2017 untuk menyelamatkan perusahaan OMP. “Saya diberi kuasa dan ada akta notarisnya,” terang Holik sambil menunjukkan dokumen kuasa tersebut pada hakim.

Dia menyebut, kapasitasnya di OMP membenahi manajemen. “Ada utang ditinggalkan Rp 298 juta. Saldo di kasir Rp 900 ribu,” terangnya. Soal penjualan saham, diakui Holik ada tawar-menawar harga hingga empat kali pertemuan.

Terakhir pertemuan dilakukan di kantor Elza Syarief, Jakarta. “Ada sepakat Rp 23 miliar saham dibeli klien saya. Saya nyatakan oke, setujui kemudian bikin draf. Tapi kemudian setelah diberikan tidak ada kelanjutan dari Holik dan Gino,” kata Elza.

Sementara itu, saksi Marzuki yang menyebut dirinya bertugas mencari data atas laporan audit OMP yang dilakukan Leo Lubis. “Saya sebagai internal audit, membaca laporan keuangan yang dibuat Leo,” ungkapnya. “Apakah Anda tahu jika ada pengembalian dana dan bukti transfer ke Gino dari terdakwa Rp 1,1 miliar lebih?” tanya Elza. “Tidak tahu,” jawab Marzuki. Sebelum hakim mengetukkan palunya, sidang akan dilanjutkan lagi pada 17 Juni 2019, mengingat libur Lebaran.

Pada sidang itu, giliran kuasa hukum menghadirkan saksi meringankan terdakwa. “Ada tujuh saksi. Tiga di antaranya ahli,” jelas Elza pada majelis. “Kalau bisa tanggal 17 nanti, seluruh saksi dihadirkan,” ungkap Ketut. “Baik yang mulia, kami upayakan seluruhnya langsung hadir. Karena mereka juga domisili di Jakarta,” imbuh Elza.(pro/one)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Mei 2019 22:45

Kuasa Hukum Tunjukkan Bukti Baru Slip Asli Setoran Tunai

BALIKPAPAN-Persidangan ke-12 dugaan pemalsuan surat berkelanjutan dan tindak pidana pencucian…

Kamis, 23 Mei 2019 06:50

Wajib Ada Pembuktian Perkara Pokok

BALIKPAPAN-Perkara dugaan pemalsuan surat berkelanjutan dan Tindak Pidana Pencucian Uang…

Selasa, 21 Mei 2019 05:53

Diduga Tergiur Aset Rp 50 M Lebih

BALIKPAPAN-Perkara dugaan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan…

Selasa, 21 Mei 2019 05:45

Kesaksian Ahli PPATK Ringankan Terdakwa

BALIKPAPAN- Persidangan ke-11 dugaan pemalsuan surat berkelanjutan dan Tindak Pidana…

Senin, 20 Mei 2019 13:30

Narkoba Senilai Rp 5,2 Miliar Disimpan Dalam Kardus Mi Instan

BALIKPAPAN – Tiga orang kurir narkoba diringkus jajaran Ditresnarkoba Polda…

Sabtu, 18 Mei 2019 04:17

Kredit Mobil di Leasing, Sepasang Suami-Istri Kabur Gak Bayar Cicilan

BALIKPAPAN – Waspada penipuan berkedok pura-pura kredit. Baru baru ini…

Rabu, 15 Mei 2019 07:15

Sidang Kasus Video Mesum Pelajar SMP Ditunda, Pengacara Sebut Ada Tersangka Lain

BALIKPAPAN – Sidang ketiga kasus pelecehan seksual dengan terdakwa Andi…

Rabu, 15 Mei 2019 07:10

INGAT DOSA WOOYYY..! Bulan Puasa, Dua Pasangan Mesum Keciduk Satpol PP "Ngamar" di Hotel

BALIKPAPAN - Satpol PP bersama tim gabungan menggelar razia, Senin…

Selasa, 14 Mei 2019 17:55

Masa Penahanan Habis, Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Penangguhan Tahanan

BALIKPAPAN- Ditunjukkannya bukti baru di hadapan majelis hakim saat sidang…

Senin, 13 Mei 2019 20:57

Kuasa Hukum Awi Tunjukkan Bukti Baru

BALIKPAPAN- Sidang dugaan pemalsuan surat berkelanjutan dan Tindak Pidana Pencucian…

Putri Bos Hotel di Balikpapan Tewas Jatuh dari Bangunan Lantai 8

PT Etam Bersama Lestari Raih Proper Biru

Deklarasi Menolak Kerusuhan di Kaltim, Kapolda Tak Ingin Kejadian di Jakarta Terulang

KOMPAK..! Mengenakan Ikat Kepala, Warga Kaltim Deklarasi Menolak Kerusuhan

BANGKIT PERSIBA BALIKPAPAN! Takluk atas PSIM Yogyakarta, Bangkit Hadapi Laga Selanjutnya

Pemkab Paser Jalin Kerja Sama di Bidang Pertanahan dan Pertanian

Deklarasi Tolak Kerusuhan, Puluhan Ribu Warga dan Tokoh Masyarakat Siap Gabung

Laris Manis, Persiba Balikpapan Kedatangan Dua Sponsor Lagi

BRAAAKK..Kejadian Lagi! Truk Nabrak Motor di Turunan Rapak

Gubernur Ajak Ubah Mindset Pengelolaan Lingkungan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*