BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Jumat, 03 Mei 2019 16:37
Selama Ramadan, Jam Kerja ASN Dikurangi
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR- Seperti tahun sebelumnya, jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) selama Ramadan 1440 Hijriah/2019 Masehi pun disesuaikan.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie dalam surat edaran (SE) nomor 601.2/483/BO/GUB, tentang ketentuan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkup Pemerintah Provinsi Kaltara tertanggal 29 April 2019 menetapkan bahwa pada Senin hingga Kamis, jam kerja ASN dimulai dari pukul 08.00 Wita dan pulang pukul 15.30 Wita. Sementara pada Jumat, dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 Wita.

SE ini berdasar pada SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) No. 394 Tahun 2019, tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan 1440 H/2018 M.

Biasanya dalam seminggu jam kerja ASN sebanyak 37,5 jam, namun selama Ramadhan menjadi 32,5 jam per minggu, kata Irianto.

Pengurangan jam kerja tersebut, katanya, dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, khususnya bagi ASN yang beragama Islam. "Ini tiap tahun dilakukan kepada ASN yang melaksanakan Ibadah Ramadhan. Karena bangun sahur, jadi kita kurangi jam kerjanya, ungkap Irianto.

Dalam SE itu juga disebutkan, bahwa selama Ramadan pelaksanaan apel pagi ditiadakan. Namun, absensi tetap dilaksanakan berdasarkan ketentuan pengisian daftar hadir ASN di lingkungan pemerintah daerah masing-masing.

“Untuk pelayanan umum kepada masyarakat agar dapat menyesuaikan. Sehingga perubahan jam kerja selama bulan Ramadan dan Cuti Bersama tidak mengganggu pelayanan umum kepada masyarakat, ungkap Gubernur.

Sementara itu, berkaitan dengan antisipasi meningkatnya kebutuhan pokok, utamanya pangan selama bulan Ramadan, Gubernur menginstruksikan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) Kaltara untuk menyediakan kebutuhan itu, sehingga stok bahan makanan selama bulan Ramadan dapat terpenuhi. 

Tidak hanya itu, Gubernur juga meminta agar Disperindagkop-UKM melakukan monitoring ketersediaan barang bersama satuan tugas (Satgas).

Secara teknis mereka akan turun bersama melakukan monitoring secara berkala hingga memasuki Idulfitri. Satgas yang terlibat nanti seperti Dinas Pertanian, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan beserta jajaran aparat kepolisian dan TNI, jelasnya.  

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disperindagkop-UKM Kaltara, Hartono menyebutkan ada beberapa kebutuhan pokok yang akan mengalami kenaikan permintaan seperti cabai, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, termasuk beras, dan telur. Kalau sampai saat ini hasil pemantauan kami untuk stabilitas harga masih normal demikian ketersediaan barang juga terpenuhi, apalagi menjelang idul fitri nanti, seperti biasanya harga daging sapi akan naik, urainya.

Hartono menghimbau kepada pedagang untuk tidak merusak sistem pasar, seperti melakukan penimbunan dan mengambil untung yang cukup tinggi.

"Karena dalam tim satgas pangan aparat kepolisian akan mengambil langkah hukum. Saya berharap pedagang harus mengikuti standard HET (Harga Eceran Tertinggi) yang sudah ditetapkan pemerintah dan pemerintah daerah," harapnya.

Lebih jauh, Hartono mengatakan Disperindagkop-UKM Kaltara akan melakukan operasi pasar murah di berbagai daerah di Kaltara. Untuk dapat menyeimbangkan harga serta dapat menyediakan barang kebutuhan pokok selama Ramadan. (humas/pro/one) 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 10:08

Diduga Maraknya Tumpang Tindih Izin Prinsip, Dewan Sidak BPMP2T

BALIKPAPAN- maraknya tumpang tindih izin prinsip, Khususnya, para pengembang perumahan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:01

PT Muaratoyu Subur Lestari Raih Proper Hijau

BALIKPAPAN- Untuk kedua kalinya, penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan…

Selasa, 25 Juni 2019 08:48

Infrastruktur jadi Bagian Penting Kemajuan Utara

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) optimis pembangunan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

PT Etam Bersama Lestari Raih Proper Biru

SAMARINDA- PT Etam Bersama Lestari (EBL) berhasil meraih penghargaan Program…

Sabtu, 22 Juni 2019 09:28

Pemkab Paser Jalin Kerja Sama di Bidang Pertanahan dan Pertanian

TANA PASER — Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi menyerahkan 100 sertifikat…

Kamis, 20 Juni 2019 21:22

Gubernur Ajak Ubah Mindset Pengelolaan Lingkungan

TANJUNG SELOR  Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Rabu, 19 Juni 2019 23:00

Transparasi Data, Pemkab Paser Terapkan E-Database

TANA PASER -  Sebagai bentuk tranparansi kepada publik atau masyarakat,…

Selasa, 18 Juni 2019 22:55

Gubernur dan DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018

TANJUNG SELOR – Melalui Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan II…

Selasa, 18 Juni 2019 22:49

Pemkab Paser Terima 25 Persen Dana Bankeu

TANA PASER -  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paser…

Selasa, 18 Juni 2019 22:45

Bupati Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Tanah Grogot

TANA PASER — Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi menghadiri pelantikan Wakil…

Putri Bos Hotel di Balikpapan Tewas Jatuh dari Bangunan Lantai 8

PT Etam Bersama Lestari Raih Proper Biru

Deklarasi Menolak Kerusuhan di Kaltim, Kapolda Tak Ingin Kejadian di Jakarta Terulang

KOMPAK..! Mengenakan Ikat Kepala, Warga Kaltim Deklarasi Menolak Kerusuhan

BANGKIT PERSIBA BALIKPAPAN! Takluk atas PSIM Yogyakarta, Bangkit Hadapi Laga Selanjutnya

Pemkab Paser Jalin Kerja Sama di Bidang Pertanahan dan Pertanian

Deklarasi Tolak Kerusuhan, Puluhan Ribu Warga dan Tokoh Masyarakat Siap Gabung

Laris Manis, Persiba Balikpapan Kedatangan Dua Sponsor Lagi

BRAAAKK..Kejadian Lagi! Truk Nabrak Motor di Turunan Rapak

Gubernur Ajak Ubah Mindset Pengelolaan Lingkungan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
* puLyUGiSxofqz1CTnjDM.jpg