BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 11 April 2019 17:07
Nanang: “Tugas DPRD Lama Menyelesaikan Itu”

Pengesahan APBD Perubahan Ditarget Rampung Juli 2019

LEBIH CEPAT: Masa jabatan anggota DPRD PPU periode 2014-2019 bakal berakhir 18 Agustus mendatang. Sehingga pengesahan APBD perubahan akan dikebut, pada Juli 2019.

PROKAL.CO, PENAJAM- Pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2019 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal dikebut.

Lantaran masa jabatan anggota DPRD PPU periode 2014-2019, akan tuntas pada 18 Agustus mendatang. Sehingga pengesahannya, ditargetkan paling lambat dilakukan Juli 2019.  

Keinginan itu disampaikan Ketua DPRD PPU Nanang Ali. Dia khawatir, jka pengesahan APBD perubahan tahun 2019 bakal molor. Apabila dilakukan setelah berakhirnya periode anggota DPRD saat ini.

Di mana jadwal yang cukup padat, menanti para anggota DPRD periode 2019-2024 yang terpilih nanti. “Mulai bimtek (bimbingan teknis), penyusunan tatib (tata tertib), struktur AKD (Alat Kelengkapan Dewan) hingga keanggotaan di komisi. Sehingga tidak punya cukup waktu, untuk menyusun pembahasan APBD perubahan,” terang dia saat ditemui harian ini, kemarin. 

Oleh karenanya, politikus Partai Golkar ini menyampaikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebagai dasar penyusuan APBD perubahan, bisa dimulai Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pada bulan depan.

Dengan harapan, APBD perubahan sudah bisa disahkan sebelum Agustus mendatang. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019, perubahan APBD paling lambat disahkan sebelum akhir September 2019. 

“Jadi tugas DPRD Lama untuk menyelesaikan itu. Karea jika menunggu pelantikan DPRD baru, dikhawatirkan bakal membutuhkan waktu yang relatif lama,” terang pria yang juga menjabat Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD PPU ini. 

Sementara itu,Wakil Ketua TAPD PPU Aimuddin menyampaikan tahapan penyusunan APBD perubahan dimulai pada Mei 2019.

Akan tetapi, dirinya masih belum bisa memastikan, pengesahan APBD perubahan nanti, bisa dilakukan oleh anggota DPRD periode saat ini. Atau anggota DPRD periode baru.

“Akan dilihat progres-nya nanti. Apalagi penyusunan APBD perubahan perlu data yang akurat. Untuk menetapkan pagunya, perlu data riil dari Kementerian Keuangan. Bukan lagi prediksi,” kata pria yang menjabat sebagai Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU ini. 

Dia menambahkan penyusunan APBD perubahan ini, berbeda dengan APBD murni. Di mana yang menjadi pendukung, masih sebatas prediksi. Sedangkan pada APBD perubahan, memerlukan data yang memuat sumber pembiayaan yang jelas. 

Bukan lagi perkiraan semata. Jika berkaca pada tahun lalu, pengesahan APBD perubahan tahun 2018 sempat molor. Baru disahkan menjadi peraturan daerah (perda) pada 17 Oktober 2018. “Itu karena data dari Kementerian Keuangan juga lambat.

Terkait dengan dana kurang salur. Bisa saja, tahun ini lebih cepat. Karena sementara ini, kami sedang menyusun pagu KUA-PPAS-nya,” ucapnya.  

Sebagai informasi, APBD murni tahun 2019 yang disahkan pada 28 November 2018 lalu, disepakati sebesar Rp 1,505 triliun. Setelah diklarifikasi dan evaluasi, Pemkab PPU menerima bantuan keuangan (bankeu) dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 99,1 miliar. Sehingga alokasi APBD murni 2019 bertambah menjadi Rp 1,599 triliun. (*/kip/adv/pro/one) 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 10:08

Diduga Maraknya Tumpang Tindih Izin Prinsip, Dewan Sidak BPMP2T

BALIKPAPAN- maraknya tumpang tindih izin prinsip, Khususnya, para pengembang perumahan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:01

PT Muaratoyu Subur Lestari Raih Proper Hijau

BALIKPAPAN- Untuk kedua kalinya, penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan…

Selasa, 25 Juni 2019 08:48

Infrastruktur jadi Bagian Penting Kemajuan Utara

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) optimis pembangunan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

PT Etam Bersama Lestari Raih Proper Biru

SAMARINDA- PT Etam Bersama Lestari (EBL) berhasil meraih penghargaan Program…

Sabtu, 22 Juni 2019 09:28

Pemkab Paser Jalin Kerja Sama di Bidang Pertanahan dan Pertanian

TANA PASER — Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi menyerahkan 100 sertifikat…

Kamis, 20 Juni 2019 21:22

Gubernur Ajak Ubah Mindset Pengelolaan Lingkungan

TANJUNG SELOR  Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Rabu, 19 Juni 2019 23:00

Transparasi Data, Pemkab Paser Terapkan E-Database

TANA PASER -  Sebagai bentuk tranparansi kepada publik atau masyarakat,…

Selasa, 18 Juni 2019 22:55

Gubernur dan DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018

TANJUNG SELOR – Melalui Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan II…

Selasa, 18 Juni 2019 22:49

Pemkab Paser Terima 25 Persen Dana Bankeu

TANA PASER -  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paser…

Selasa, 18 Juni 2019 22:45

Bupati Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Tanah Grogot

TANA PASER — Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi menghadiri pelantikan Wakil…

Putri Bos Hotel di Balikpapan Tewas Jatuh dari Bangunan Lantai 8

PT Etam Bersama Lestari Raih Proper Biru

Deklarasi Menolak Kerusuhan di Kaltim, Kapolda Tak Ingin Kejadian di Jakarta Terulang

KOMPAK..! Mengenakan Ikat Kepala, Warga Kaltim Deklarasi Menolak Kerusuhan

BANGKIT PERSIBA BALIKPAPAN! Takluk atas PSIM Yogyakarta, Bangkit Hadapi Laga Selanjutnya

Pemkab Paser Jalin Kerja Sama di Bidang Pertanahan dan Pertanian

Deklarasi Tolak Kerusuhan, Puluhan Ribu Warga dan Tokoh Masyarakat Siap Gabung

Laris Manis, Persiba Balikpapan Kedatangan Dua Sponsor Lagi

BRAAAKK..Kejadian Lagi! Truk Nabrak Motor di Turunan Rapak

Gubernur Ajak Ubah Mindset Pengelolaan Lingkungan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
* ujtYoFS7WhCIOby9iAQ4.jpeg