BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 26 Maret 2019 13:42
Perusahaan Dinilai Kurang Peduli, Banyak Karyawan Belum Terdaftar BPJSTK
(foto : ilustrasi / dok.Jawa Pos)

PROKAL.CO, CILOTO—Direktur  Jaminan Sosial, Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI) dan Jamsos, Wahyu Widodo mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak perusahaan yang kurang peduli terhadap hak karyawannya terutama dalam hal jaminan seosial ketenagakerjaan.

Padahal, keikutsertaan perusahaan dan seluruh pekerja perusahaan baik swasta maupun Badan Usaha Nasional (BUMN) dalam program BPJS Ketenakerjaan dan BPJS Kesehatan merupakan amanat UU 24/2011 tentang BPJS.

Pasal 14 UU 24 / 2011 menyatakan, setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program jaminan sosial. Pasal 15 UU yang sama, ayat (1) menyatakan, pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJSsesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti.

Selanjutnuya, Ayat (2) menyatakan, pemberi kerja, dalam melakukan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib memberikan data dirinya dan pekerjanya berikut anggota keluarganya secara lengkap dan benar kepada BPJS.

Pasal 17 ayat (1) UU yang sama menyatakan, pemberi kerja selain penyelenggara negara yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1) dan ayat (2) dikenai sanksi administratif. Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa teguran tertulis dan atau tidak mendapat pelayanan publik tertentu. Pengenaan sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b dilakukan oleh BPJS.

Wahyu menyebutkan, sampai saat ini anggota BPJSTK sebanyak 29 juta orang termasuk tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Karenanya, Wahyu menilai bahwa program ini masih jauh dari kata sukses meskipun dirinya tidak menyebutkan berapa jumlah perusahaan yang masih ‘bandel’ terkait pendaftaran BPJSTK ini.

“Ya baru sekitar 29 juta orang karyawan yang terdaftar BPJSTK. Ini memang harus ada kesadaran dari perusahaan juga,” kata Wahyu saat ditemui Kaltim Post di acara Sarasehan Forum Wartawan Ketenagakerjaan, belum lama ini.

Sebelumnya Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Sugeng Priyanto  mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki keterbatasan sehingga masih banyaknya perusahaan yang bandel. Permasalahan utama, kata dia, adalah kurangnya jumlah ketenagakerjaan dibanding jumlah perusahaan yang harus diawasi. “Jumlah pengawasan ketenagakerjaan kami hanya 1.600 orang, sementara perusahaan yang harus diawasi banyak sekali. Kita ingin ada penambahan pengawasan ketenagakerjaan,” kata dia.

Oleh karena itu, kata Sugeng, ini menjadi tantangan pihak BPJS Ketenagakerjaan dan pengawas ketenagakerjaan sampai saat ini. “Kami akan terus sosialisasi dan mengajak semua perusahaan dan masyarakat agar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan,” katanya. (sar/pro)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 17:09

Jumlah Guru Rendah, Profesi Guru Kurang Diminati ?

JAKARTA--Meski pemerintah sudah mengeluarkan Undang - Undang no.14 tahun 2015…

Senin, 27 Mei 2019 17:04

PGRI Minta Peningkatan Akses Pendidikan Bermutu

JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Pesatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI),…

Sabtu, 25 Mei 2019 21:50

PTS Didorong Kembangkan Prodi Pariwisata

  LABUAN BAJO--Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad…

Sabtu, 25 Mei 2019 03:18

Duh, Anak dari Keluarga Perokok Berpeluang Menderita Stunting

JAKARTA--Banyak orangtua saat in yang tidak terlalu memperhatikan gizi anak-anaknya.…

Kamis, 23 Mei 2019 11:24

Kisruh Diklat Kepsek, Inilah 5 Kesepakatan Kemendikbud dengan Forum Rektor PTNU

  JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima masukkan dari Forum…

Rabu, 22 Mei 2019 12:49

Polri: Petugas Keamanan Dipastikan Tak Dibekali Peluru Tajam

JAKARTA- Adanya korban jiwa dalam aksi massa yang digelar sejak…

Jumat, 10 Mei 2019 20:27

Bahas DPA , Ubah Pola Pikir Masyarakat dalam Penegakan Hukum Kejahatan Korporasi

JAKARTA—Asisten Khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia , Asep N. Maulana…

Sabtu, 04 Mei 2019 22:48

Kemendikbud Gandeng Kemenag Tangkal Radikalisme

    JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan…

Jumat, 03 Mei 2019 12:15

Zonasi Pendidikan Cegah Jual Beli Kursi dan Pungli

SISTEM zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) merupakan strategi…

Kamis, 02 Mei 2019 23:49

Menristekdikti Usulkan Anggaran Riset Capai Rp 10 Triliun

  DEPOK—Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 , Menteri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*