BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Sabtu, 09 Februari 2019 05:11
DPRD Minta Pengelolaan Pasar di PPU Dikelola Perusda
BARU SATU: Pasar Induk di Kecamatan Penajam. Ke depan DPRD menginginkan setiap kecamatan di PPU memiliki pasar induk sendiri.

PROKAL.CO, dir="ltr">PENAJAM–Pengelolaan pasar tradisional di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dianggap belum optimal untuk berkontribusi pada pendapatan daerah.

Pasalnya, pengelolaan pasar tradisional masih di bawah naungan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag). Jadi, belum bisa menghasilkan pundi-pundi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut yang mendasari DPRD Kabupaten PPU melakukan studi komparatif gabungan Komisi di DPRD PPU. Mereka melihat langsung pengelolaan pasar di DKI Jakarta, Selasa (29/1).

Di Jakarta, pasar tradisional tak lagi dikelola Diskukmperindag. Melainkan di bawah naungan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya. Sehingga dapat menjadi sumber bagi PAD DKI Jakarta.

“Ke depan harapan kami, pasar di PPU juga bisa menghasilkan profit, dan dikelola secara profesional. Di samping tidak melupakan pelayanan publiknya,” kata Anggota Komisi III DPRD PPU Hartono Basuki yang dihubungi harian ini.

Melalui studi komparatif ini, Ketua Fraksi PDIP DPRD PPU berharap pengelolaan pasar di Kabupaten PPU juga bisa dilakukan oleh perusda. Apalagi Kabupaten PPU telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka.

Yang salah satu kegiatan usahanya membidangi pembangunan, penyelenggaraan, dan pengelolaan pasar sebagai pusat perdagangan bahan pangan. Seperti halnya PD Pasar Jaya.

“Paling tidak dikelola PT atau Perumda. Sehingga pengelola pasar bisa melakukan treatment lain terhadap pasar. Misalnya, pendampingan terhadap pedagang, mengintervansi gejolak harga agar stabilitasnya terjaga,” ujar Hartono.

Selain itu, ke depan pihaknya berharap seluruh kecamatan di Kabupaten PPU bisa memiliki pasar induk sendiri. Saat ini, baru Kecamatan Penajam yang memiliki pasar induk.

Yakni, Pasar Induk Penajam yang ada di Jalan Propinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam.

“Jadi, pasar induk tidak hanya di Penajam. Tapi di seluruh kecamatan. Penataan ini mulai sekarang harus direncanakan,” pesan dia.

Nantinya hasil kajian studi komparatif diberikan kepada Bupati PPU. Sebagai masukan untuk mencari potensi pendapatan daerah. Salah satunya melalui retribusi atas pengelolaan pasar tradisional di PPU.

Itu upaya untuk menghindari ketergantungan dari dana perimbangan dari pemerintah pusat. Yang jumlahnya terus turun setiap tahunnya.

Rombongan gabungan ini beranggotakan Heni Arisandi dan Ahmad Badaraini (Komisi I), Muhammad Yusuf dan Nisfahul Jannah (Komisi II), serta Hartono Basuki (Komisi III).

Setelah kunjungan ke PD Pasar, direncanakan gabungan komisi bakal mengagendakan untuk studi komparatif ke pasar lainnya yang dikelola perusda. “Ada agenda untuk berkunjung ke daerah lain. Tapi belum kami putuskan,” tandasnya. (adv/pro/one)


BACA JUGA

Kamis, 18 April 2019 20:54

Pesan Gubernur kepada Pemenang MTQ, Teruslah Berlatih!

TANJUNG SELOR  Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Rabu, 17 April 2019 22:02

DPRD Berharap Bapenda Segera Dibentuk

PENAJAM- DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta pemisahan Badan…

Rabu, 17 April 2019 21:57

Ketua DPRD Pertanyakan Visi Misi Bupati

PENAJAM-  Pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Rabu, 17 April 2019 21:54

Dewan Minta DPUPR Evaluasi Proyek Multiyears

PENAJAM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU)…

Minggu, 14 April 2019 20:26

Tingkatkan Kompetensi Naker Konstuksi, DPUPR-Perkim Gelar DL-SIBIMA

TARAKAN – Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi dan percepatan sertifikasi…

Minggu, 14 April 2019 20:22

Evaluasi dan Pengendalian Penting untuk Perbaikan Kekeliruan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Minggu, 14 April 2019 11:49

Banggai Kepulauan Diguncang Gempa Bumi 6,9 SR

Gempa bumi kembali mengguncang Sulawesi Tengah. Kali ini, gempa berkekuatan…

Sabtu, 13 April 2019 10:12

MTQ Digelar Sederhana, Gubernur Berharap Tak Kurangi Hikmahnya

 TANJUNG SELOR- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Kaltara…

Sabtu, 13 April 2019 10:09

Gubernur Ajak Perusahaan Pikirkan Kesehatan Karyawan

TANJUNG SELOR  Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengajak kepada…

Sabtu, 13 April 2019 09:20

DPRD PPU Gali Informasi ke Kementerian PANRB

PENAJAM- Peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Pesan Gubernur kepada Pemenang MTQ, Teruslah Berlatih!

DPRD Berharap Bapenda Segera Dibentuk

Ketua DPRD Pertanyakan Visi Misi Bupati

Dewan Minta DPUPR Evaluasi Proyek Multiyears

Bekerja di Hari Pemilu, Karyawan RSUD Beriman Tetap Bisa Nyoblos

Warga Rutan Klas II B Nyoblos, Ada 678 Orang yang Terdata di DPT

Wali Kota Balikpapan Nyoblos ke TPS, Ini Imbauannya agar Pemilu Lancar..

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp 11 Triliun untuk Bayar Tunggakan di Rumah Sakit

Ini Penjelasan Ketua KPU dan Wali Kota Terkait Persiapan Pemilu 2019 di Balikpapan

Patroli ke TPS-TPS, Kapolres dan Anggotanya Pastikan Siap Amankan Pemilu di Balikpapan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*