BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

BREAKING NEWS

Jumat, 01 Februari 2019 15:13
Polres Ungkap Penyedia dan Pasien Jasa Aborsi di Balikpapan, Penyedia Aborsinya Kakak-Beradik

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Dua orang tersangka penerima jasa aborsi di Balikpapan berhasil diringkus jajaran Polres Balikpapan. Mereka adalah EP dan WY. Keduanya adalah kakak- beradik.

Waka Polres Balikpapan, Kompol Andre Anas, didampingi Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat, mengatakan, keduanya ditangkap setelah melakukan praktek jasa aborsi di dua tempat berbeda.

Andre mengatakan, penangkapan EP dan WY terbongkar usai melakukan praktek aborsi di salah satu hotel di Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, pada Sabtu (26/1) lalu, sekira pukul 22.00 Wita. 

Di hotel, EP dan WY menggugurkan kandungan RH (20). Setelah berhasil menggugurkan kandungan, EP dan WY meninggalkan RH seorang diri di hotel. Kemudian RH menghubungi rekannya, EK dan AR, untuk menemuinya di hotel.

Tidak lama berselang, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Balikpapan tiba-tiba datang ke hotel dan menggerebek kamar hotel yang dijadikan tempat aborsi itu. 

“Saudari RH juga kami tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan rekannya saat ini statusnya masih saksi,” kata Andre saat Konferensi Pers di Mapolres Balikpapan, Jumat (1/1) pagi.

Setelah itu, lanjut Andre, pihaknya segera memburu EP dan WY. Baru pada Rabu (30/1) malam, kedua kakak-beradik itu berhasil diringkus oleh jajaran Unit Jatanras Polres Balikpapan di dua lokasi berbeda. 

“Tersangka EP ditangkap di rumahnya, kawasan Sepinggan Baru (Balikpapan Selatan). Sedangkan WP ditangkap di kawasan Kelurahan Muara Rapak (Balikpapan Utara), juga di rumahnya,” lanjut perwira melati satu di pundak itu.

Namun, rupanya, menggugurkan kandungan bukan kali pertama dilakukan EP dan WY. Hal itu diketahui setelah polisi menyelidiki kasus ini lebih dalam. 

"Kami periksa ponselnya. Ternyata, ada komunikasi dengan orang lain yang diduga juga melakukan aborsi dengan menggunakan jasa mereka ini," beber Andre.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, segera saja polisi menelusuri lebih dalam soal temuannya itu. Dan, betul saja, EP dan WY juga telah menggugurkan kandungan KE, warga Balikpapan Utara. “KE kami tangkap di sebuah rumah kos di Jalan Strat V, Kelurahan Muara Rapak (Balikpapan Utara), tempat dilakukannya praktik aborsi ini,” sebutnya.

Namun, bukan hanya KE yang ditangkap. Di kos itu pula, polisi juga meringkus pacar KE, FA, dan kakak kandung KE berinisial AM. Dia membantu dan membayar jasa aborsi adiknya.  Dia juga ikut masuk ke dalam kamar saat adiknya menjalani proses aborsi.

“Total ada enam orang yang sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya. “Janin yang keguguran juga sudah dalam proses autopsi," imbuhnya.

Ditambahkan Makhfud, diduga, Esty dan Winda telah melakukan praktik haram ini selama dua tahun di Kota Minyak. “Pengakuan tersangka dua tahun. Pernah menawarkan jasa ini di medsos, Facebook dan Instagram, tapi sekarang sudah ditutup. Sekarang dari mulut ke mulut saja,” katanya. 

Akibat perbuatannya tersebut, enam tersangka itu telah meringkuk di sel tahanan Mapolres Balikpapan untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 75 ayat (1) Jo Pasal 194 UURI 36/2009, tentang Kesehatan subsider Pasal 80 ayat (3) UURI 35/2014 Jo Pasal 76C UURI 35/2014, tentang perubahan ke satu atas UURI 23/2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman penjaranya paling lama 15 tahun, atau denda paling banyak Rp 3 miliar,” pungkas Andre. (sur/pro/one) 


BACA JUGA

Minggu, 07 Juli 2019 18:25

Persiba Gagal Bawa Poin dari Manado

MANADO- Persiba harus rela pulang dengan kepala tertunduk dari Manado.…

Jumat, 05 Juli 2019 20:34

Jadi Barang Bukti Penyelidikan, Empat Unit Fire Jeep BPBD Kota Balikpapan Dikumpulkan

Balikpapan -- Sebanyak empat unit kendaraan Fire Jeep yang diduga…

Jumat, 28 Juni 2019 16:40

Tiduri Anak Umur 13 Tahun di Kos-Kosan, Agus Dilaporkan Orang Tua si Cewek ke Polisi

BALIKPAPAN- Agus Wahyudi (31) benar-benar apes. Ditawari sang pacar bersetubuh,…

Kamis, 27 Juni 2019 15:40
0

Balikpapan Perlu Badan Pengendali Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Selama ini Kota Balikpapan mengandalkan pasokan bahan pokok…

Rabu, 26 Juni 2019 23:42

Berkendara Tak Pakai Helm, Siswi SMP Tewas Lakalantas di Jalan Minyak

BALIKPAPAN- Kecelakaan lalu lintas akibat tidak memakai helm merenggut nyawa…

Selasa, 25 Juni 2019 16:47

Truk Boks vs Bus Tabrakan di Desa Batuah Loa Janan, Truk Remuk lalu Terbalik..

Kukar - Kecelakaan lalu lintas antar mobil box dengan Bus…

Senin, 24 Juni 2019 13:47

Putri Bos Hotel di Balikpapan Tewas Jatuh dari Bangunan Lantai 8

BALIKPAPAN- Seorang perempuan muda terjatuh dari bangunan hotel bintang tiga…

Minggu, 23 Juni 2019 18:50

Deklarasi Menolak Kerusuhan di Kaltim, Kapolda Tak Ingin Kejadian di Jakarta Terulang

BALIKPAPAN - Sebanyak 40 ribu peserta jalan santai menyambut HUT…

Minggu, 23 Juni 2019 09:11

KOMPAK..! Mengenakan Ikat Kepala, Warga Kaltim Deklarasi Menolak Kerusuhan

BALIKPAPAN- Puluhan ribu warga Kaltim dengan tegas menolak kerusuhan. Pernyataan…

Jumat, 21 Juni 2019 10:20

BRAAAKK..Kejadian Lagi! Truk Nabrak Motor di Turunan Rapak

BALIKPAPAN- Lakalantas terjadi lagi di Turunan Rapak, Balikpapan Utara, Jumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*