BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 22 Januari 2019 16:02
Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

Dalam Ajang London Book Fair 2019

(kiri - kanan) Dirjen Kebudayaan Kemdikbud, Hilmar Farid, Ketua Harian Panitia Pelaksana Kegiatan Indonesia Market Focus untuk LBF 2019, Laura Bangun Prinsloo dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dalam konferensi pers di Jakarta. (Foto : ist)

PROKAL.CO,  

JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF) 2018 yang akan berlangsung di  Olympia, London pada 12-14 Maret 2019, Indonesia berencana akan membawa sebanyak 450 judul buku. Buku-buku tersebut merupakan buku yang telah terseleksi dari pelaku industri penerbitan yang terdiri dari 23 penerbit buku, agen sastra, dan 10 produsen produk kreatif.

 

Ketua Harian Panitia Pelaksana  Kegiatan Indonesia Market Focus untuk LBF 2019, Laura Bangun Prinsloo mengungkapkan dalam perhelatan yang mengusung tema "17.000 Islnds of Imaginations" ini tentunya berbeda dengan pameran buku internasional lainnya. Tahun ini, kata Laura, Indonesia turut menampilkan 12 penulis yg terpilih berdasarkan atas representasi keberagaman sektor literasi Indonesia, merefleksikan keberagaman daerah, agama, genre, kualitas karya, hingga jumlah karya yang telah diterjemahkan ke bahasa Inggris serta kefasihan penulis dalam bahasa Inggris. 

 

Kedu belah penulis tersebut antara lain, Agustinus Wibowo, Clara Ng, Dewi Lestari, Faisal Oddang, Intan Paramaditha, Laksmi Pamuntjak, Leila S. Chudori, Nirwan Dewanto, Norman Erikson Pasaribu, Reda Gaudiamo, Seno Gumira Ajidarma, dan Sheila Rooswitha Putri. 

 

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan, buku memang menjadi perhatian lebih serius untuk dikenal secra internasional. "Harusnya kekayaan ini menjadi kebanggaan kita semua dan kami ingin buku menjadi hal utama yang diperhatikan dan dapat menyejahterakan mereka untuk menulis dan menerjemahakan ke berbagai bahasa sehingga bisa mengenalkan karangan  imajinasi kekayaan indoesia ke dunia internasional," jelas Triawan di Jakarta, Senin (21/1) malam. 

 

Menurutnya, kekayaan bakat literasi Indonesia sangat besar dan mampu menjadi pelopor sektor ekonomi kreatif nasional untuk bersaing di bidang ekonomi kontemporer yaitu dalam hal konten. "Ajang ini benar-benar dapat menjadi momentum penting dalam promosi dan terbukanya peluang pasar internasional. Tidak hanya untuk sub sektor penerbitan, tetapi juga sebagai kolaborasi bersama antara sektor berbasis konten film, musik, video game, makanan dan lainnya," ujarnya. 

 

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kemdikbud, Hilmar Farid menambahkan, ajang ini juga sebagai upaya untuk menghapus anggapan keliru yang menyatakan peminat buku menurun. "Perlu diketahui, beberapa tahun ini penjualan buku naik. Bahkan sekarang minat baca juga semakin meningkat terutama buku," kata Hilmar. 

 

Selain itu, Hilmar menjelaskan bahwa pameran itu merupakan kesempatan untuk memperlihatkan kekayaan literasi Indonesia kepada dunia. "Sehingga diharapkan pula ada informasi yang bisa kita bawa pulang sebagai target pengembangan di dalam negeri dan internasional. Jadi menulis bukan hanya untuk masyarakat Indonesia saja, tetapi juga seluruh dunia," pungkasnya. (*/sar/pro)

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 29 Maret 2019 01:54

Kepsek dan Pengawas Sekolah Diminta Lebih Visioner

JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa saat…

Jumat, 29 Maret 2019 01:17

WCP Dinilai Berhasil Dongkrak Publikasi Ilmiah Indonesia

JAKARTA--Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yanb sejak tahun…

Selasa, 26 Maret 2019 13:42

Perusahaan Dinilai Kurang Peduli, Banyak Karyawan Belum Terdaftar BPJSTK

CILOTO—Direktur  Jaminan Sosial, Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial…

Selasa, 26 Maret 2019 13:00

Luhut : Indonesia Darurat Sampah !

BEKASI--Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik keberadaan PLTSa Bantar…

Selasa, 26 Maret 2019 12:45

PLTSa Merah Putih Bantar Gebang Ditarget Mampu Olah Sampah 5000 Ton per Hari

BEKASI—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama dengan Badan…

Sabtu, 23 Maret 2019 12:25

Belajar Kembangkan Desa, 19 Kades Dikirim ke Tiongkok

JAKARTA--Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dna Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengirim…

Rabu, 13 Maret 2019 22:15

Pengamat : AKSI Mau Digunakan untuk Apa ?

JAKARTA--Pengamat Pendidikan, Indra Charismiadji mengkritisi adanya kabar bahwa pemerintah khususnya…

Selasa, 12 Maret 2019 12:56

Drainase Bermasalah, Pengelola Sekolah Dinilai Kurang Cermat

PONOROGO--Sebagian besar sekolah - sekolah yang mengalami kebanjiran ternyata bukan…

Senin, 11 Maret 2019 21:26

Kerusakan Tidak Parah, Siswa Korban Banjir Madiun Tetap Bisa Ikut UN

MADIUN--Bencana banjir yang melanda Kabupaten Madiun, Jawa Timur beberapa waktu…

Senin, 11 Maret 2019 20:57

Mekanisme Pencairan Bantuan Bencana Banjir Madiun Masih Dirumuskan

MADIUN -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan…

Pesan Gubernur kepada Pemenang MTQ, Teruslah Berlatih!

DPRD Berharap Bapenda Segera Dibentuk

Ketua DPRD Pertanyakan Visi Misi Bupati

Dewan Minta DPUPR Evaluasi Proyek Multiyears

Bekerja di Hari Pemilu, Karyawan RSUD Beriman Tetap Bisa Nyoblos

Warga Rutan Klas II B Nyoblos, Ada 678 Orang yang Terdata di DPT

Wali Kota Balikpapan Nyoblos ke TPS, Ini Imbauannya agar Pemilu Lancar..

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp 11 Triliun untuk Bayar Tunggakan di Rumah Sakit

Ini Penjelasan Ketua KPU dan Wali Kota Terkait Persiapan Pemilu 2019 di Balikpapan

Patroli ke TPS-TPS, Kapolres dan Anggotanya Pastikan Siap Amankan Pemilu di Balikpapan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*