BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Selasa, 08 Januari 2019 08:52
Atasi Pemadaman Bergilir, Bangun Gardu Induk di Balikpapan

Melihat Upaya PLN UIP Kalbagtim Meningkatkan Pelayanan Kelistrikan

JANGAN SAMPAI TERHAMBAT: Proyek pembangunan gardu induk dan SUTT di Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan.

PROKAL.CO, Keperluan akan energi semakin tinggi. Maka untuk memenuhi itu, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) melakukan sejumlah peningkatan infrastruktur kelistrikan. 

Terbaru, PLN sedang membangun Gardu Induk (GI) 150 kV dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI New Balikpapan-Inchomer 2 phi di Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan.

General Manager PLN UIP Kalbagtim Iswan Prahastono menjelaskan, Balikpapan kini menjadi pusat industri. Banyak investor yang datang dan membangun pusat ekonomi.

Sehingga sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik, PLN berkewajiban meningkatkan keandalan. Sebagai pendorong pertumbuhan pembangunan daerah.

“Kondisinya saat ini, jika GI yang ada mencapai beban puncak, kondisinya sering terjadi pemadaman listrik. Karena itu, kami lakukan pekerjaan SUTT 150 kV ini,” ujar Iswan, Senin (7/1).

Pembangunan SUTT 150 kV disebut Iswan merupakan kesatuan pekerjaan. Yakni, menyambungkan antara GI yang ada dengan GI New Balikpapan. Di mana dalam laporan terakhir, tahap pembangunan secara konstruksi telah mencapai 83,15 persen. 

Jika rampung, nantinya berfungsi mengubah tegangan. Menaikkan atau menurunkan penyaluran daya yang didistribusikan ke pelanggan. “Manfaat dari pembangunan gardu induk selain untuk mengubah tegangan, berfungsi juga untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan,” katanya.

Namun dalam prosesnya, Iswan menyebut ada hambatan. SUTT 150 kV GI New Balikpapan-Inchomer 2 phi yang menjadi satu paket pekerjaan dengan GI 150 kV New Balikpapan dengan jumlah tiga tower terlambat progresnya disebabkan akses jalan. 

Namun, sudah bisa diselesaikan. Sementara untuk GI 150 kV New Balikpapan permasalahan sosial lainnya berupa penolakan warga sekitar terkait pembangunan tiga tower yang melintasi area perumahan Balikpapan Regency.

“Kekhawatiran warga mengenai keamanan berada di bawah jalur hingga mempertanyakan perizinan yang didapat. Sementara direncanakan paket pekerjaan ini dapat dioperasikan pada triwulan I tahun ini,” jelasnya.

Perlu diketahui, untuk Kaltim dan Kaltara, jaringan transmisi yang digunakan memiliki tegangan 66–150 kV atau disebut dengan SUTT. Lain halnya dengan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang tegangannya bisa melebihi 275 kV. Oleh PLN pun telah diukur. 

Medan listrik dan medan magnet untuk SUTET ataupun SUTT milik PLN memiliki angka jauh di bawah ambang batas yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) yaitu 5 kV/m untuk medan listrik dan 0,1 mT untuk medan magnet. “Nilai ambang batas tersebut juga sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor SNI 04-6950-2003,” sebutnya.

Jadi dapat disimpulkan, konstruksi SUTET atau SUTT PLN telah memenuhi persyaratan keamanan dengan memenuhi ketentuan dalam International Radiation Protection Association (IRPA) dan WHO.

Iswan kembali menegaskan, SUTT 150 kV tidak berbahaya bagi kesehatan. Dan telah tercantum pada Rekomendasi DEPKES RI Nomor KS.01.01.i.1655 tanggal 19 September 1992.

Dia menjelaskan, ketentuan lainnya yang harus diperhatikan dan dipenuhi PLN. Untuk pekerjaan pembangunan SUTT 150 kV, dari pengadaan tanah, ketentuan mengenai jarak aman atau jarak bebas dan ruang bebas telah mengikuti petunjuk dari SNI 8151:2015, Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 18 Tahun 2015, dan SNI-04-6918-2002. “Sehingga apa saja keadaan di lingkungan infrastruktur ketenagalistrikan itu sendiri dalam kondisi aman,” tegasnya.

Ketika pekerjaan pembangunan telah selesai pun, akan dilaksanakan pengukuran untuk memastikan kembali bahwa infrastruktur ketenagalistrikan tersebut dalam kondisi aman.

Hingga peraturan yang mengatur pemberian kompensasi yaitu Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2018 tentang Kompensasi Atas Tanah, Bangunan, dan atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik menjadi acuan PLN UIP Kalbagtim dalam pelaksanaan pekerjaan.

Walaupun PLN telah mendapatkan izin sebagai pedoman dalam pengelolaan dampak lingkungan dan seluruh tahapan dilalui telah sesuai, tetapi ketika pembangunan berjalan muncul permasalahan, maka dipastikan diselesaikan secara musyawarah. Kegiatan ini disebut Iswan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan kepentingan bersama.

“Ketika proses sedang berjalan pun, jika memang ada hal yang perlu disampaikan kepada pihak PLN, kami harap langsung segera disampaikan terlebih dahulu kepada aparat setempat. Dengan begitu, segala proses pembangunan menjadi transparan,” ungkap Iswan. (*/deo/adv/pro2/one) 


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 16:10

Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja, PLN Resmikan Kampus Pelayanan Teknik di Balikpapan

BALIKPAPAN- Sebagai komitmen dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),…

Kamis, 17 Januari 2019 13:23

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

BALIKPAPAN- Membuka usaha kuliner tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi…

Senin, 14 Januari 2019 15:31

HCoB Budayakan Tampil Modis Tanpa Busana Ketat

BALIKPAPAN- Hijabers Community of Balikpapan (HCoB) Senior dan HCoB Junior…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:56

Hitungan Jam, Santunan Klaim Langsung Cair Diterima Ahli Waris

BALIKPAPAN-Jasa Raharja (JR) Cabang Kaltim-Kaltara kembali melakukan pembayaran santunan pada…

Selasa, 08 Januari 2019 08:52

Atasi Pemadaman Bergilir, Bangun Gardu Induk di Balikpapan

Keperluan akan energi semakin tinggi. Maka untuk memenuhi itu, PLN…

Jumat, 04 Januari 2019 16:07

PLN UIP Kalbagtim Tutup Tahun dengan Kinerja Baik

BALIKPAPAN, (3/1) – PLN UIP Kalbagtim menutup tahun dengan sangat…

Rabu, 02 Januari 2019 10:33

Pertamina MOR VI Kalimantan Berhasil Raih 4 PROPER Hijau

BALIKPAPAN- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan berhasil mendapatkan…

Kamis, 27 Desember 2018 08:16

Libatkan Ratusan Anggota Pramuka, Putra-Putri SMP 3 Juaranya

KEGIGIHAN anggota DPD RI, Muhammad Idris untuk meningkatkan peran Satuan…

Sabtu, 22 Desember 2018 12:16

Pemanfaatan Data Ditjen Dukcapil untuk Percepatan Pembukaan Rekening Investasi

JAKARTA- Sebanyak 106 pelaku industri Pasar Modal Indonesia hari ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 11:49

DIPA 2019 Lingkup KPPN Balikpapan Diserahkan Lebih Awal

DI penghujung tahun 2018, Kantor  Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan,…

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

Walikota Nilai Kebijakan Tarif Bagasi Berbayar Bisa Matikan UMKM

Perampok Beraksi di Jalan Panglima Batur! Korban Dibacok, Uang Rp 600 Juta Raib

Caleg DPRD Balikpapan yang Dipolisikan Tim Bawaslu Angkat Bicara, Ini Tanggapannya..

Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja, PLN Resmikan Kampus Pelayanan Teknik di Balikpapan

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

Siapkan Tempat Wisata Baru di Balikpapan, Disporapar Target 51 Ribu Kunjungan Wisatawan pada 2019

Pedagang Keluhkan Kebijakan Ini, Dagangannya Terancam Gulung Tikar

Caleg Diduga Kampanye di Rumah Ibadah, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya..

Kaget Anak Lompat-Lompat Dalam Mobil, Perempuan Ini Oleng dan Tabrak Tiang Listrik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*