BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02
Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

Link and Match dengan Kebutuhan Industri

(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada tahun 2019 mendatang masih akan fokus dalam program revitaliasi politeknik. Sekretaris Jenderal Kemristekdikti, Ainun Na’im mengungkapkan, hal ini dalam rangka mencetak lulusan yang berkompeten dan link and match dengan dunia industri.

“Di jenjang pendidikan tinggi, kami tetap miliki program revitalisasi politeknik. Artinya, kurikulumnya dan Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas dan dosennya kita revitalisasi. Kita tingkatkatkan kemampuannya. Sehingga, lulusan akan sesuai dengan kebutuhan industry,” ungkap Ainun kepada Kaltim Post saat ditemui di Universitas Islam Bandung (Unisba), Jumat (21/12).

Dari segi kurikulum, lanjut Ainun, Kemristekdikti akan mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti magang. “Misalnya, 3 semester belajar di kampus, 2 semester magang  di industri, dan 1 semester boleh di industri atau di kampus,” kata Ainun.

Kemudian, Kemristekdikti juga akan meminta masing-masing  politeknik untuk memiliki partner induistri. “Dosennya juga harus ada dari industry. Jadi tidak hanya murni akademisi saja, tapi juga ada professional dari industry,” tuturnya.

Dalam program revitaliasi politeknik ini, Kemristekdikti juga memasukkan program sertifikasi kompetensi. “Jadi lulusan poltek nanti itu punya keahlian yang diakui oleh industry,” sebutnya.

Adapun disinggung  target ke depannyam, Ainun  menyebutkan bahwa Kemristekdikti akan terus mengembangkan politeknik secara lebih massive. “Sekarang ini kan ada 12, nanti mungkin  bisa sampai 40-an,” bebernya.

Selain itu, perguruan tingginya juga akan didorong untuk punya hasil riset world class. Artinya, hasilnya bisa digunakan oleh masyaraoat internasional, menghasilkan teknololgi baru untuk meningkatkan daya saing Indonesia.  “Saat ini, produknya juga sudah jelas, salah satunya sepeda motor Gesit,” ujarnya.  (sar/pro)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Mei 2019 17:09

Jumlah Guru Rendah, Profesi Guru Kurang Diminati ?

JAKARTA--Meski pemerintah sudah mengeluarkan Undang - Undang no.14 tahun 2015…

Senin, 27 Mei 2019 17:04

PGRI Minta Peningkatan Akses Pendidikan Bermutu

JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Pesatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI),…

Sabtu, 25 Mei 2019 21:50

PTS Didorong Kembangkan Prodi Pariwisata

  LABUAN BAJO--Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad…

Sabtu, 25 Mei 2019 03:18

Duh, Anak dari Keluarga Perokok Berpeluang Menderita Stunting

JAKARTA--Banyak orangtua saat in yang tidak terlalu memperhatikan gizi anak-anaknya.…

Kamis, 23 Mei 2019 11:24

Kisruh Diklat Kepsek, Inilah 5 Kesepakatan Kemendikbud dengan Forum Rektor PTNU

  JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima masukkan dari Forum…

Rabu, 22 Mei 2019 12:49

Polri: Petugas Keamanan Dipastikan Tak Dibekali Peluru Tajam

JAKARTA- Adanya korban jiwa dalam aksi massa yang digelar sejak…

Jumat, 10 Mei 2019 20:27

Bahas DPA , Ubah Pola Pikir Masyarakat dalam Penegakan Hukum Kejahatan Korporasi

JAKARTA—Asisten Khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia , Asep N. Maulana…

Sabtu, 04 Mei 2019 22:48

Kemendikbud Gandeng Kemenag Tangkal Radikalisme

    JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan…

Jumat, 03 Mei 2019 12:15

Zonasi Pendidikan Cegah Jual Beli Kursi dan Pungli

SISTEM zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) merupakan strategi…

Kamis, 02 Mei 2019 23:49

Menristekdikti Usulkan Anggaran Riset Capai Rp 10 Triliun

  DEPOK—Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 , Menteri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*