BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Sabtu, 22 Desember 2018 12:16
Pemanfaatan Data Ditjen Dukcapil untuk Percepatan Pembukaan Rekening Investasi

KSEI dan 106 Pelaku Pasar Modal Lakukan Penandatanganan Kerja Sama

Dirjen Dukcapik Prif Dr Zudan Arif Fakrulloh (kiri), Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi (kedua kiri), Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi (keempat dari kiri) dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi (kelima dari kiri) bersama perwakilan pelaku industri pasar modal Indonesia saat menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Ditjen Dukcapil, Kemendagri terkait Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan dan KTP-el dalam layanan jasa pasar modal.

PROKAL.CO, dir="ltr">JAKARTA- Sebanyak 106 pelaku industri Pasar Modal Indonesia hari ini (21/12) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri terkait Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dalam layanan jasa pasar modal.

Penandatanganan tersebut dilakukan secara serentak oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh dengan perwakilan masing-masing perusahaan yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), The Indonesian Capital Market Institute (TICMI) Perusahaan Efek, Manajer Investasi, dan Agen Penjual Reksa Dana.

Turut hadir dan menyaksikan penandatanganan tersebut Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi, serta Direksi dan Komisaris Self Regulatory Organizations (SRO).

Kerja sama tersebut merupakan inisiatif KSEI sebagai salah satu upaya untuk mempercepat dan mempermudah proses pembukaan rekening di pasar modal.

 Terdapat 106 pelaku industri pasar modal Indonesia yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan Ditjen Dukcapil, yaitu 78 Perusahaan Efek, 19 Manajer Investasi, 6 Agen Penjual Reksadana, dan 3 Lembaga Penunjang Pasar Modal (BEI, KSEI dan TICMI).

Kerja sama antara Ditjen Dukcapil dan pelaku industri pasar modal telah berlangsung sejak 22 November 2016.

Saat itu 100 Pelaku Industri Pasar Modal Indonesia melakukan penandatangan bersama-sama sehingga menciptakan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Terbanyak Dalam Satu Hari. Masa perjanjian kerja sama tersebut berakhir tahun ini.

Namun, para pelaku industri pasar modal Indonesia bermaksud melaksanakan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan Ditjen Dukcapil karena banyaknya manfaat yang diperoleh, terutama untuk proses percepatan pembukaan rekening investasi dan peningkatan kualitas data investor.

KSEI telah menjalin kerja sama dengan Ditjen Dukcapil untuk pemanfaatan Data Kependudukan sejak tahun 2014.

Perpanjangan perjanjian kerja sama Ditjen Dukcapil dengan pelaku industri pasar modal ini merupakan upaya dari KSEI dengan dukungan dari pelaku pasar modal Indonesia terkait simplifikasi pembukaan rekening pasar modal.

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kerja sama para pelaku industri pasar modal dengan Ditjen Dukcapil dalam pemanfaatan data kependudukan, mempercepat proses pembukaan rekening Efek, yang sebelumnya bisa mencapai 2 minggu, sekarang menjadi kurang dari satu jam.

"Pemanfaatan basis data KTP elektronik diharapkan dapat meningkatkan kualitas data calon nasabah untuk proses KYC (Know Your Client) yang lebih baik karena pengecekan data nasabah langsung ke database KTP elektronik, jadi bisa divalidasi kebenaran identitasnya," ujarnya. 

Simplifikasi pembukaan rekening Efek dapat mengatasi kendala atas lamanya waktu pembukaan rekening Efek yang umumnya dialami oleh masyarakat di daerah, terutama di luar Jawa.

Belum banyak Perusahaan Sekuritas yang mampu membuka banyak cabang hingga ke pelosok daerah.

Pengiriman formulir dan dokumen dari daerah ke kantor pusat juga dapat menjadi kendala, karena selain memakan waktu lama, kesalahan dalam pengisian formulir dan tidak lengkapnya dokumen akan menyulitkan Perusahaan Sekuritas untuk kembali menghubungi calon nasabah.

Jumlah investor yang tercatat di industri pasar modal per 17 Desember 2018 telah mencapai 1.606.481 atau meningkat 43% sejak akhir tahun 2017.

Dari jumlah tersebut, investor di Indonesia masih terpusat di pulau Jawa sebanyak 73,57% dengan total nilai aset mencapai 96%. Investor terbanyak kedua ada di pulau Sumatera sebanyak 14%.

KSEI berharap simplifikasi pembukaan rekening investasi juga dapat membuat penyebaran investor semakin merata hingga ke seluruh daerah di Indonesia.

Dengan perpanjangan kerja sama ini, para pelaku industri pasar modal Indonesia dapat terus memanfaatkan data kependudukan untuk proses percepatan pembukaan rekening investasi dan peningkatan kualitas data investor.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal Indonesia, terutama investor individu lokal, sehingga peran pasar modal terhadap perekonomian Indonesia menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Dirjen Dukcapil Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh menyambut gembira adanya perjanjian kerja sama dengan para pelaku industri pasar modal ini. "Secara keseluruhan, sudah lebih dari 1.000 institusi yang melakukan kerja sama dengan Ditjen Dukcapil terkait pemanfaatan data kependudukan," kata Zudan.

Dalam kesempatan ini, Zudan juga menyampaikan sosialisasi terkait dengan pemanfaatan data kependudukan menggunakan KTP Elektronik yang mulai diterapkan sejak tahun 2011.

Zudan mensosialisasikan tentang teknologi face recognition, yakni identifikasi identitas penduduk dengan menggunakan foto.

Zudan mengatakan, teknologi ini juga dapat dimanfaatkan para pelaku pasar modal di masa mendatang untuk pembukaan rekening Efek dan dana, karena calon investor cukup menyampaikan foto, yang kemudian dapat diidentifikasikan data lengkapnya melalui infrastruktur Ditjen Dukcapil.

Sementara itu, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Fakhri Hilmi menyampaikan apresiasi kepada KSEI dan SRO atas inisiatif yang telah dilakukan untuk memfasilitasi terlaksananya kerja sama para pelaku di industri pasar modal dengan Ditjen Dukcapil.

Fakhri menyampaikan, perkembangan teknologi yang terus bergerak dinamis harus dapat dimanfaatkan para pelaku pasar modal. Kami sangat berterima kasih sekali dengan inisiatif ini, dan mudah-mudahan impian kita dapat tercapai, yaitu investor lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Tekanan di pasar modal bisa kita redam apabila basis investor retail sangat kuat,” kata Fakhri. (pro/one)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 16:10

Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja, PLN Resmikan Kampus Pelayanan Teknik di Balikpapan

BALIKPAPAN- Sebagai komitmen dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),…

Kamis, 17 Januari 2019 13:23

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

BALIKPAPAN- Membuka usaha kuliner tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi…

Senin, 14 Januari 2019 15:31

HCoB Budayakan Tampil Modis Tanpa Busana Ketat

BALIKPAPAN- Hijabers Community of Balikpapan (HCoB) Senior dan HCoB Junior…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:56

Hitungan Jam, Santunan Klaim Langsung Cair Diterima Ahli Waris

BALIKPAPAN-Jasa Raharja (JR) Cabang Kaltim-Kaltara kembali melakukan pembayaran santunan pada…

Selasa, 08 Januari 2019 08:52

Atasi Pemadaman Bergilir, Bangun Gardu Induk di Balikpapan

Keperluan akan energi semakin tinggi. Maka untuk memenuhi itu, PLN…

Jumat, 04 Januari 2019 16:07

PLN UIP Kalbagtim Tutup Tahun dengan Kinerja Baik

BALIKPAPAN, (3/1) – PLN UIP Kalbagtim menutup tahun dengan sangat…

Rabu, 02 Januari 2019 10:33

Pertamina MOR VI Kalimantan Berhasil Raih 4 PROPER Hijau

BALIKPAPAN- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan berhasil mendapatkan…

Kamis, 27 Desember 2018 08:16

Libatkan Ratusan Anggota Pramuka, Putra-Putri SMP 3 Juaranya

KEGIGIHAN anggota DPD RI, Muhammad Idris untuk meningkatkan peran Satuan…

Sabtu, 22 Desember 2018 12:16

Pemanfaatan Data Ditjen Dukcapil untuk Percepatan Pembukaan Rekening Investasi

JAKARTA- Sebanyak 106 pelaku industri Pasar Modal Indonesia hari ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 11:49

DIPA 2019 Lingkup KPPN Balikpapan Diserahkan Lebih Awal

DI penghujung tahun 2018, Kantor  Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan,…

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

Walikota Nilai Kebijakan Tarif Bagasi Berbayar Bisa Matikan UMKM

Perampok Beraksi di Jalan Panglima Batur! Korban Dibacok, Uang Rp 600 Juta Raib

Caleg DPRD Balikpapan yang Dipolisikan Tim Bawaslu Angkat Bicara, Ini Tanggapannya..

Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja, PLN Resmikan Kampus Pelayanan Teknik di Balikpapan

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

Siapkan Tempat Wisata Baru di Balikpapan, Disporapar Target 51 Ribu Kunjungan Wisatawan pada 2019

Pedagang Keluhkan Kebijakan Ini, Dagangannya Terancam Gulung Tikar

Caleg Diduga Kampanye di Rumah Ibadah, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya..

Kaget Anak Lompat-Lompat Dalam Mobil, Perempuan Ini Oleng dan Tabrak Tiang Listrik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*